Kelsya

Kelsya
BAGIAN 20


__ADS_3

"Yaudah ayo masukkk" ajak Dilla.


Lalu mereka masuk kedalam rumah Dilla dan Revan, mereka duduk di ruang tv sembari mereka menunggu Aisyah dan rehan yang belum Dateng.


"Gede juga rumah loh Dil" ucap Kelvin, sambil melihat keliling rumah tersebut.


"Biasa aja ini mah" jawab dilla,


"Ngga sia sia Vin sibuk kemarin kemarin" sambung Ridha,


"Tapi da, pernikahan loh sama dafa impian gue tapi mau gimana lagi karna ini ngikutin alur ortu" jawab Dila,


"Iya tau, tau tau nikah, pulang dari akad langsung labuan bajo lagi" sambung Revan,


"Nah soal rumah gimana?"  Tanya kelvin ke Dafa,


"Ada kok, Ridha ngga mau tinggal disana dulu, katannya nanti tunggu ada temennya" jawab dafa.


"Bagus dehh" jawab Kelvin,


"Kalo Lo gimana Vin, masa iya nempel sama ayah ibu muluu" kata Dila,


"Lagi cari cari" jawab Kelvin,


"Tenang, nanti kalo udah ketemu jangan ngga nginep aja ya" ucap Amel yang menyambung pembicaraan mereka.


"Ohhh siappp" jawab dilla dan ridha serentak.


Mereka berbincang bincang sampai datanglah rehan dan aisyah.


"Nahhh kayanya itu Aisyah sama rehan deh" kata Dila,


"Yaudah ayo keluar" ajak Kelvin,


Lalu mereka semuanyaa keluar,


"Masuk masuk" ajak Dilla,


"Dill Kayla tidur," ucap Aisyah sambil menunjuk ke arah Kayla yang sedang di gendong oleh sus,


"Ohh yaudah bawa aja ke kamar" jawab dilla,


"Bentar ya mbaaaa mbaaaaa" teriak Dilla,


Datang seorang perempuan yang sedikit tua dari Dilla yaitu pembantunya,


"Iyaaa ada apa Bu" jawab pembantunya Dilla,


"Antarin sus sama Kayla ke kamar, ohya sebelum itu tolong bersihkan kamar itu terlebih dahulu, karna ini anak kecil harus berada di tempat yang bersih" pintah Dilla,


"Siap bu" jawab perempuan itu.


"Vin ini Raina kan, Raina ikut?" Tanya aisyah,


"Iyaa kak" jawab Raina tersenyum,


"Cantik banget Masyaallah, udah gede aja yaa" puji Aisyah,

__ADS_1


"Thanks kak" jawab Raina,


Setelah itu mereka semua masuk kedalam dan mereka duduk di ruang nonton tv semua membicarakan rute besok gimana.


"Jadi gimana?" Tanya kelvin,


"Ya begitulah Vin, kita malam ini tidur dahulu, besok pagi kita sarapan yang pasti selesai sarapan kita berangkat ketempat risky dulu, teruss setelah itu kita ke bandara" jelas rehan,


"Yaudah, jadi mau tidur dimana? Kalo mau tidur di kamar ada 4 kamar dirumah ini sudah termasuk kamar saya" jelas Dilla,


"Kamar aja dill, sus sama kay sekamar sama aku dan rehan aja" jawab Aisyah,


"Iya, Raina sekamar dengan aku sama Amel aja" sambung Kelvin,


Setelah itu mereka langsung masuk kekamar masing masing untuk istirahat.


.....


"Dill" panggil Revan,


"Apaa?" Jawab dilla, membalikkan badannya menghadap Revan.


"Mereka kok, kaya biasa aja yah" ucap rehan bingung.


"Iyaaa, yaudah kita liatin aja ntar disana kan kita 1 atap otomatis akan keliatan banget kalau ada apa apa nya kan" jelas Dilla langsung paham.


.....


"Aku tidur di kursi aja" ucap Kelvin langsung duduk di kursi,


Lalu mereka semua tertidur.


.....


Keesokan pagi yang sangat cerah, dan benar benar mendukung kegiatan mereka di hari itu.


Mereka sudah bersiap siap semua, dan tinggal memasuki mobil saja, mereka membawa 2 mobil yang nanti beriringan saja.


"Sebelum kita berangkat ada baiknya kita berdoa terlebih dahulu, berdoa di mulai" ucap Kelvin,


"Berdoa selesai" sambung Kelvin.


Setelah itu mereka memasuki mobil, yang dimana Dilla, Revan, Kelvin, Amel, Raina satu mobil, dimobil satunya ada rehan, Aisyah, Dafa, Ridha, sus dan Kayla.


....


"Raina gimana kuliah disana enak ngga?" Tanya dilla,


"Ya gitulah kak, ada enak ada ngga enaknya gitu" jawab Raina,


"Jauh dari orang tua, bukan lah suatu hal yang enakkan kak?" Tanya Raina,


"Iya Raina kamu bener, tapi kakak juga jauh dari orang tua dari SMP" ucap Dila,


"Iya Rai, orang tua Dilla ada di london, dia disini tinggal sendirian walaupun sesewaktu orang tuanya datang kesini tapi tidak lama" jelas kelvin,


"Hmmm sedihhh selama ituuu" ucap Raina langsung memeluk Dilla dari samping,

__ADS_1


"Ngga kok kakak juga melanjutkan kuliah di London jadi beberapa tahun disana, telah selesai kakak balik lagi kesini" jawab Dila sambil membalas pelukan Raina,


"Mereka apaan sih alay banget," ungkap amel dalam hati.


Udah mulai keliatan nih yah,


"Tapi kan sekarang udah ada aku hehehe" sambung Revan,


Lalu mereka tertawa,


....


Mereka telah sampai di suatu pemakaman yaitu tempat dimana risky beristirahat untuk selama - lamanya yang mereka sebut dengan rumah risky.


Mereka keluar dari mobil, lalu mereka berjalan menuju arah tempat risky,


"Assalamualaikum ky, kita datang lagi" ucap Aisyah,


"Iyaaa ky, gimana loh disana sekarang? Bahagia ngga?" Tanya dilla langsung duduk di samping Aisyah,


"Dilla risky mana bisa jawab" ucap Ridha duduk di samping Dilla,


"Kak risky, ini Raina Dateng maaf ya kak kemarin Raina sempet ngga ikut antar kakak" sambung Raina.


"Riskyyyy, Lo pasti bahagia kan disana? Kita kesini mau ngabarin ke loh ky, kalo kita udah nikah, walaupun ngga seperti apa yang Lo ramal waktu itu" ucap Kelvin langsung duduk di samping makam risky yang bertepatan langsung dengan Aisyah,


"Udah nanti aja cerita cerita nya, kita do'a aja dulu" ucap Raihan duduk samping Kelvin,


Lalu dafa dan Revan menyambung duduk menyamping berbaris dengan rehan.


Mereka berdoa untuk risky dan membacakan Yasin juga untuk risky, setelah itu mereka menghiasi makam risky menjadi sangat cantik ada banyak bunga yang telah di bawah oleh mereka,


"Cantik banget tempat Lo ky" ucap Dilla,


"Iya ky, benar kata Kelvin tadi semua tidak sesuai rencana Lo, gimana nih jadinya ramalan, kok ngga sesuai kenyataan sih ky" ucap Aisyah,


"Iya yang di ramal risky kan kalian berdua aja, aku sama Dilla ngga" sambung Ridha,


"Aku mau ngabarin ky, Aisyah udah menemukan pasangannya yaitu rehan kembaran Revan taukan ky?, bahkan udah ada anak loh ky lucuuu banget, aku juga gitu ky udah nikah juga sama Amel, bahkan ia ada disini sekarang" jelas kelvin,


"Iya ky, loh tau Dilla jodohnya sama Revan, Ridha sama dafa , doain yaa pernikahan kita semua di jauh kan dari hal hal yang buruk" sambung kia,


"Walaupun gue baru kenal Lo waktu itu ky, tapi Lo sangat berkesan bagi gue sama dafa" sambung Revan,


"Iya loh yang tenang ya disana kita baik baik aja disini" sambung Dafa,


Sekitar hampir 30 menitan mereka bercerita cerita dengan risky, walaupun tak ada jawaban sama sekali tapi itu tak membuat mereka untuk berhenti bercerita, mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju bandara.


Thanks risky, Lo orang baik banget, ada banyak momen yang kita ciptakan berapa tahun yang lalu, doain ya gais semoga risky yang asli tenang disana dan diapus kan segala dosa dosa nya, boleh ngga aku minta kalian kirim al - Fatihah ke risky yang asli tapi aku lupa nama orang tuanya ( m. rasyid bin ).


.....


Mereka sudah sampai di bandara dan mereka juga sudah berada di dalam pesawat.


Semoga sampai tujuan.


Pelajaran apa yang kalian dapat?

__ADS_1


__ADS_2