
Dila pov
Saat dila membawa motor, dan dila ngga bilang sama ridha mau kemana ridha bingung karna itu bukan arah kerumah nya.
"Lok kita mau kemana," Tanya ridha,
"Tempat renatha and the geng," Jawab dila,
"Ha? Disitu kan semua nya anak anak nakal," Jawab ridha.
"Ada Allah yang jaga kita da jangan takut," Jawab dila,
Akhirnya dila dan ridha sampai di tempat tongkrongan renatha dan akhirnya, dila memarkir kan motor nya dan dia melihat ada seorang laki laki duduk di depan sebuah rumah di mana tempat mereka nongkrong, ohya nama tongkrongan nya itu Retro.
Dan dila mencoba untuk bertanya kepada laki laki itu,
"Permisi ada renatha nya ngga" Tanya dila lembut,
Laki laki tu mungkin denger cuman pura pura ngga dengar.
"Eh gue nanya ada renatha ngga" Dila ngegas,
"Gtw" Jwb dingin tu cowo,
"Lu temen nya masa gak tau lu gimana sih," Jawab dila,
"Y gw gtw," Jawab dingin tu cowo,
Dan tiba tiba renatha, lisa, sella, dan yg lain keluar dari tmpt tongkrongan itu, dan renatha bilang,
"Ada apa loh cari gue," Tanya renatha,
"Gue mau bicara sama loh tapi gak disini," Jawab dila,
Dan mereka ke sebuah taman di daerah sana, dan mereka ber3 saja, dila renatha dan ridha,
"Mau bicara apa cepatan gih" Tanya renatha,
"Maksud loh ngancem aisya seperti itu apa?," Tqnya dila,
"Ha jadi soal itu, loh kan tau kalo gue suka kelvin itu udah lama, lo juga tau kalo gue bakal lakuin apa aja kalo ada orang yg ngga mau deketin kelvin"
Jelas renatha,
"Pantesan aja yah sih kelvin ngga suka sama loh sampai kapan pun kelvin ngga akan pernah suka sama loh kalo tingkah loh seperti ini terus ren," Jawab dila,
"Lancang banget sih loh bilang, terserah gue dongg mau ngelakuin apa aja masalah buat loh," Jawab renatha,
"Emang ngga masalah buat gue, tapi ini ada sangkutan dengan sahabat gue dan loh tau dari dulu gue paling ngga suka kalo sahabat gue dia sakitin," Jawab dila,
"Kalo sahabat loh gak mau di sakitin jauhi kelvin," Jawab renatha,
"Ngga, gue gak akan suruh aisya jauhi kelvin," Jawab dila,
"Lu yah " Kata renatha smbil mengangkat tangannya,
Renatha mau mencoba menampar dila tetapi tangan renatha di tangkap oleh revan, ketua geng renatha,
__ADS_1
"Loh jangan main kasar sama dila pulang sana," pintah revan,
"Kok Bg revan jadi bela dila gitu," Tanya renatha kepada revan,
"Oh jadi nama cowo dingin ini revan, dan dia juga ketua geng,lalu kok tahu nama saya," ucap Dila dalam hati,
"Gw tadi bilang apa?," Jawab dingin revan sambil menatap dila,
"Iya iya gue pulang" Jawab lembut renatha,
Akhirnya renatha kembali ketempat tongrongan nya, si ridha hanya bisa diam dan terkejut, saat renatha sudah ngga ada lagi ridha bilang,
"Loh gkpp Lok," Jwb ridha,
"Tenang gkpp" Jwb dila,
"Gue antar pulang yah," ajak revan,
"Nggak usah gue bisa pulang sendiri lagian ridha mau di gimanain," Jawab dila,
"Ini udah malem loh gue antar pulang oke, maksud gue lo bawa motor lo sendiri gue juga gitu, gue temeni saat loh antar ridha dan kerumah loh oke," Jelas revan,
Lagian karna udah malam si dila meng iyakan, dan akhirnya saat ia menghantar kan ridha pulang, lalu si revan nemanin si dila pulang saat sampai di rumah dila,
"Terimy udah mau antar, ohya mau tanya dong ,lu tau nama gue dari mana?, " Tanya dila,
"Iya sama sama, Lo ngga perlu tau " Jwb revan,
Dan sebenarnya Revan emang sudah lama memperhatikan dila ,berawal dari cerita Renatha tentang dila dan Revan tertarik dengan sifatnya yang begitu.
"Gw revan, ya udh gue pulang dulu yah bye," Jawab revan, dan revan Pamit pulang,
"Hati hati yah," Jawab dila,
Setelah itu dila masuk ke dalam rumah dan kekamar lalu tidur,
Aisya pov
Setelah pulang dari cafe aisya langsung menuju kamar dan mencoba untuk tidur namun ia sebelum tidur ia membaca novel kesayangan nya, ia takut membuka handphone nya takut ada pesan lagi dari renatha,
"Aduh dila sama ridha udah sampe apa belum yah ini di hubungi nggak bisa," Kia bicara sendiri,
Wajar dong si dila sama ridha cape
mungkin habis debat sama renatha dan dila mungkin tidur, tetapi aisya tidak mengetahui hal tersebut.
*****
Setelah mereka masuk ke kelas dan melanjutkan belajar lalu Bell pulang berbunyi, dan saat mereka menuju ke arah parkiran dimana kelvin dan aisya sudah menuju pulang, begitu pun ridha dan daffa, lalu risky sedang di rayu sama cewe cewe, tetapi di tinggal risky pulang, dan sisa lah dila dan revan,
Saat dila menaiki motor, tiba tiba sih revan datang,
"Dill loh gua antar yah " Tanya revan,
"Ngga " Jwb dila,
lalu pergi membawa motornya dan meninggalkan revan,
__ADS_1
"Dill tunggu" Jawab revan, sambil mengendarai motornya menyusul dila,
Saat di perjalanan revan mengikuti dila, dan sambil bicara,
"Dill bawa motor jangan ngebut ngebut dong" Kata revan,
"Usah ganggu gue" Jawab dila,
Saat mereka di perjalanan dan mereka berjalan arah kerumah dila sedangkan sih kia dan kelvin,
"Vin aku takut" Kata kia, saat di perjalanan,
"Takut kenapa" Tanya kelvin,
"Renatha" Jawba kia,
"Udah ada aku, soal itu kata revan sih itu urusan dia,kamu jangan khawatir" Jelas kelvin,
"Em iya iya" Jawab kia,
Dan tidak terasa mereka sudah sampai di rumah kia, dan mereka berhenti di depan pagar rumah kia,
"Thanks yah" Kata kia,
"Eh santai aja aku kan pacar kamu" Jawab kelvin,
"Ya udah aku pulang yah assalamualaikum" Kata kelvin,
"Iya iya hati hati yah " Jwb kia,
"Iya sayang" Kata kelvin,
Lalu aisya hanya senyum senyum sendiri, dan kelvin pulang, lalu kia masuk kedalam rumah nya ia langsung, bersih bersih, dan sedangkan ridha dan daffa,
Skip rumah ridha
"Udah yah aku pulang" Kata daffa,
"Iya thanks" Jawab ridha,
Lalu mereka pulang kerumah mereka masing masing,
Skip rumah aisya
Setelah bersih bersih aisya turun untuk makan, saat aisya makan aisyah di sapa oleh bundanya,
"Kia itu yang antar pacar kamu ya?," Tanya bunda,
"Iya bun,tapi jangan kasih tau ayah dulu" Jawab kia,
"Lah kenapa" Jawab bunda,
"Kia takut bun, nanti kia akan kasih tau ayah tapi nanti bun" Jawab kia,
"Iya iya " Jawab bunda,
Lalu kia melanjutkan makan nya, setelah kia makan kia langsung menyusul bundanya yang sedang nonton tv, tetapi aisya sambil membaca novel, ketika ia membaca novel, HP Nya berbunyi.
__ADS_1