Kelsya

Kelsya
BAGIAN 8


__ADS_3

"Siapa yg ngelawak sih gak ada yang ngelawak disini gak ada yg lucu disini..  Itu...  Temen gueeee...  Kenapa berbaring diam di atas kasur dan ditutupin kain kenapaaaa.... " Jelas dila sambil menangis, lalu...


Revan langsung memeluk dila,


" Udah kamu jangan sedih yah" Kata revan menenangkan dila,


"Gimana gak sedih pulang pergi sekolah suka bareng sama dia, dan kemarin lu tau kemarin dia mau pulang bareng gw tapi gw gakkk mauuu" Jawab dila langsung melepaskan pelukan revan,


"Aku tau kamu sedih tapi kamu ngga kasian liat risky dia mau kamu ada di samping dia di sana sambil membaca kan ayat ayat alquran bukan malah sedih disini dill" Jawab revan,


"Tumben lu bicara banyak" Jawab dila sambil menghapus air matanya, 


"Tapi lu benar juga gue gak boleh sedih kek gini gue gak mau liat dia sedih disana" Jawab dila lalu meninggal kan revan,


Dila langsung belari menghampiri ridha sama aisyah dan ikut gabung membaca Ayat ayat alquran,


Setelah itu semua orang mempersiapkan semuanya karna risky mau di kuburkan segera,


Dila, aisyah, ridha, kelvin, dafa berdiri di luar rumah dan duduk di taman rumah risky, 


Mereka terdiam sunyi sampai rombongan revan datang,


"Lu....  Pasti rombongan lu kan yang buat risky kek gini" Kata kelvin smbil mendekati revan,


"Vin udah ini lagi berduka gak baik vin" Pintah aisyah,


Lalu kelvin mundur...


"Gak vin bukan kita, kita gaktau apa apa ,ini aja kita tau dari dafa, "


Jelas revan,


"Kalo bukan lu siapa" kata kevin


"Yah gaktau ntar gue coba cari tau " Jawab revan,


Lalu Revan menghubungi semua anggota geng nya dan ia minta akan kumpul tetapi setelah acara pemakamanya risky,


"Waktu itu kenapa aku gak larang risky pulang," ucap kia dalam hati,


Lalu mereka bersiap siap untuk mengiringi mobil risky dan ketika mereka sampai di pemakaman mereka melihat langsung seorang sahabat mereka benar benar telah beristirahat di tempat terakhir nya,


Setelah itu mereka mengirim kan doa untuk risky lalu mereka pulang, mereka masih larut dalam kesedihan masih tidak menyangka akan semua yang terjadi kepada mereka,


..."Hujan aja mendadak apalagi kematian", ...


...****************...


Hari hari berlalu setelah beberapa minggu kemudian setelah mereka melewati kejadian kejadian kemarin, mereka sekolah seperti biasa di pagi hari mereka slalu kumpul di depan pagar,


Di depan pagar sudah ada kelvin kia, dafa ida, dan dafa akan menggantikan posisi nya si risky tapi tidak di hati mereka, di hati mereka risky tetep risky tidak ada ganti,


"Haii " Sapa dila menuju ke arah mereka,


"Hai juga dill" Jawab mereka serempak,


"Ya udah yu ke kelas " Pintah kelvin,


Mereka masuk ke dalam kelas lalu mereka duduk di kelas dan berbincang,


"Hai nay ada PR gak? " Tanya dila,


"Lu mah nanya PR mulu " Sindir kelvin,


"Iya nih" Jawab ridha,


"Gak ada PR dill" Jawab kia,

__ADS_1


"Iya gak ada" Jawab nayla,


"Alhamdulillah deh kalo gak ada syukur banget duh cape gue" Jawab dila sambil duduk,


"Cape ngapain lu, cape berharap sama bg revan " Kata ridha,


"Mana ada anjyr gak gak ada ngapain lu manggil dia bg dia itu sama kaya kita gak perlu panggil panggil dia bg jiji gue" Jawab dila


"Bagus deh kalo lo jiji gue gak perlu bersaing sama lo" Jawab sela yg masuk ke dalam kelas dila,


"Oh ya, gw juga gak mau bersaing sama lo ga level banget" Jawab dila, lalu berdiri,


"Wah belagu banget " Kata renatha yang datang menuju ke arah dila,


"Dil udah" Kata ridha,


"Iya orang waras ngalah " Kata aisyah,


"Udah dil gak usah di dengerin" Kata kelvin,


"Udah diem kalian gw tau cara menghadapi mereka" Bisik dila,


Lalu dila keluar dari bangku nya dan mendekati renatha and the geng,


"Jadi cwe gak usah belagu so so an gak mau sama bg revan padahal loh mau kan" Kata renatha smbil mendorong bahu dila,


"Iya so so an jiji lagi hadehhh" Kata sela,


"Iya so jual mahal banget si lu " Kata lisa,


"gakpp jual mahal tetapi tidak mengemis cinta sama orang" Jawab dila santai,


"Maksud loh apa nyindir gue loh" Jawab renatha panass,


"Lo mau main main sama kita " Jawab sela,


"Hmm" Jawab dila,


"Apaan ham hem ham hem lo mau gue tampar" Kata renatha mendekati dila,


"Sama sama makan nasi kenapa harus takut " Jawab dila santai,


Karna renatha benar benar kesal dan renatha mengangkat tangannya dan ketika ia ini menampar dila,


"Aww" Kata renatha


"turun kan tangan mu atau" Kata revan, yang tiba tiba datang,


"Oke baik bg" Jawab renatha lembut lalu menunduk,


"Bg ko lu malah bela ni anak di banding kita si " Kata sela,


"kalian pergi dari sini " Pintah revan,


Lalu mereka pergi dari tempat itu dan kembali ke kelasnya,


"Gak usah sok mau bela gue, gue gak butuh loh gue bisa sendiri" Jawab dila lalu pergi,


"Duh maaf ya van atas tingkah laku dila " Kta kelvin,


"Iya makasih yah" Kata aisyah,


Lalu revan keluar dari kelas itu dan memasuki kelas renatha,


"Maksud loh apa kek gitu " Tanya renatha,


"Salah dia duluan bg" Kata renatha,

__ADS_1


"Ia bg dia pake bilang dia jiji benci sama abg" Kata sela,


"Iya bg kita ngga akan berulah kalo dia gak duluan" Jelas lisa


"Ngga usah ikut campur urusan gw" kata revan,


Setelah itu revan kembali ke kelasnya, dan ya bell istirahat berbunyi lalu mereka semua pada ke kantin, tetapi dila,


"Ih mereka gak nungguin aku" Omel dila sendirian,


Lalu saat dila menyusul ke kantin di pertengahan kantin dila di tarik revan ke belakang sekolah,


"Eh eh apaan ni" Kata dila,


"Ikut gw" Pintah revan,


Ketika sampai di belakang sekolah,


"Lu ngapain bawa gw kesini? " Tanya dila,


"Gue tau lo gak suka sama gw, tapi gak usah umbar sana sini, oke fine gw akan menghilang dari lo, itu yang lo maukan" Jawab revan lalu meninggal dila sendirian,


"Kalo lo mau menghilang silakan bukan urusan gw" Teriak dila,


Lalu revan berhenti dan menoleh ke belakang terus revan menoleh kedepan lagi dan meninggal kan dila disana sendirian,


"Ngapain ngajak gw kesini kalo ujungnya gue di tinggal sendirian " Omel dila, lalu meninggalkan tempat itu,


Ketika dila di kantin dila memikirkan apa kata revan tadi, sampai dia gak mesen apa pun sampai bell masuk, setelah bell masuk dia di dalam kelas masih melamun dan memikirkan perkataan revan tadi,


Sampai bell pulang sekolah ketika di parkiran dila masih bingung dan ia


"Dil, da duluan" Kata kelvin dn aisyah


Lalu dafa datang,


"Dah Lok kita duluan yah" Kata ridha,


"Duh ngapin gue masih disini sih pulang ah" Kata dila bicara sndiri,


Lalu dila dan yang lainya pulang sampai di rumah,


Bff


Dafa


Udah sampe kalian?


Ridha


Udah keknya mereka,


Aisyah


Maaf mendadak kalian bisa kerumah kan


Ridha


Ada acara apa


Dafa


Lu siap siap gue jemput


Oke gw otw


______________________________________

__ADS_1


__ADS_2