Kelsya

Kelsya
BAGIAN 9


__ADS_3

Ketika sampai di rumah aisyah mereka kumpul duduk di meja tamu, si ridha dan dafa sibuk berfoto foto si dila membaca novel aisyah sibuk di kamar tanpa mereka tau apa tujuan aisyah menyuruh mereka kesini, seharusnya ini suprise buat mereka tetapi...


Tiba tiba ada bell pintu rumah aisyah berbunyi,


Dan ayah aisyah yang membuka pintu, aisyah turun dari tangga mendekati pintu, ibu aisyah yg ada di dapur segera ke arah pintu,


"Kamu" Tunjuk ayah aisyah, ke arah orang tuanya kelvin,


"Kamu" Tunjuk ayah kelvin ke arah ayah aisyah,


Lalu dila dafa dan ida mereka berdiri dan mendekati pintu juga,


"Tanpa gue sadarin bahwa anak gue berpacaran sama anak pembunuh " Kata ayah aisyah,


"Yah ada apa ini" Tanya aisyah,


"Yok om, tante masuk" Pintah aisyah,


"Gak, saya gak akan sudi memasukan seorang pembunuh kerumah saya" Jelas ayah aisyah,


"Saya juga gak akan sudi menginjakan kaki saya kerumah orang yang suka fitnah, " Jelas ayah kelvin,


"Kelvin segera kamu putuskan aisyah " Pintah ayah kelvin,


"Izinkan kelvin untuk berbicara kepada aisyah sebentar" Jawab kelvin,


"Gak mau tau kelvin sama aisyah harus putus dan saya gak akan pernah sudi anak saya sama anak anda " Jelas ayah aisyah


"Tapi yah" Jawab aisyah,


"Berikan mereka waktu untuk berbicara mana yang baik untuk mereka yah" Kata bunda aisyah


"Gak perlu lama hanya 5 menit dan keputusan harus putus" Jawab ibu kelvin,


"Oke vin ayo" Kata aisyah,


Lalu kelvin dan aisyah menjauh dari orang orang dan mereka berbicara hanya 4 mata,


"Vin jadi gimana? " Tanya aisyah,


"Ternyata ini yang ayah ceritakan pada malam itu" Jawab kelvin,


"Emang ayah kamu cerita apa? " Tanya aisyah


Ayah kelvin sempat cerita tentang masa lalunya waktu SMA kepada anaknya,

__ADS_1


"Kita ngga akan pernah bersatu kia sebaiknya kita sampai disini aja" Jelas kelvin, lalu menunduk dan menangis,


"Tapi kenapaa? Jelas kannn" Jawab aisyah,


"Karna ayah aku pernah menabrak orang yang ayah kamu cintai waktu SMA hingga meninggal karna itu ayah kamu membenci ayah aku sampai kapan pun " Jelas kelvin


"Vin itu udah masa lalu vin" Jawab aisyah dngn nada tekananan


"Walaupun kia " Jawab kelvin,


"Yasudah kalo itu mau kamu, mulai detik ini kita ngga ada hubungan apapun termasuk sahabatan" Jelas kia,


"Ngga gitu kia, bukan berarti kita putus persahabatan kita putus juga, kia aku sudah kehilangan 1 sahabat aku aku juga gak mau kehilangan kamu" Jelas kelvin,


"Tapi, tingkah laku kamu kek gini seperti tidak mau memperjuangkan nya lagi vin" Jawab aisyah,


"Udah 5 menit gak usah lama lama" Teriak ayah aisyah,


Lalu mereka kembali berkumpul kepada keluarga masing masing,


"Ayo kita pulang" Pintah ayah kelvin,


Aisyah menatap kepergian kelvin benar benar sedih bagi nya ia menetes kan air matanya sampai dimana kelvin memasuki mobil dan mobil itu sudah tidak terlihat lagi,


Mungkin aisyah kehilangan sahabat nya sekaligus pacarnya, tetapi ke2 sahabat aisyah masih menemaninya,


"Yang sabar ya sa" Kata ridha, menenangkan aisyah,


"Gak usah takut sa mungkin Allah  lebih siap kan yang lebih, yang sabar yah masih ada kita kok disini untuk kamu" Kata dila menenangkan sahabatnya aisyah,.


Lalu keesokan harinya dimana mereka masuk sekolah mereka seperti biasanya menunggu di depan pagar aisyah kembali seperti semula datang sekolah telat,


Di depan pagar ada dila, ridha, dan kelvin sama dafa,


Ngga lama kemudian mereka melihat aisyah turun dari sebuah mobil dan menuju ke arah mereka,


"Morning" Sapa aisyah kepada mereka,


"Morning" Sapa mereka,


"Gue duluan masuk yah dah" Kata aisyah, lalu pergi meninggalkan mereka,


"Woi kita disini nungguin lo " teriak dila,


Dila dan ridha mengerti apa yang di rasakan sahabat nya itu lalu mereka mengejar aisyah sampai di kelas,

__ADS_1


"Tega bener lu gue panas panasan nungguin lu di depan pagar seketika lu datang lu ninggalin gue, lu jangan jadi revan dong seketika hilang gk tau kemapna sekarang " Jelas dila+bucin dila,


"Apaan si ko bucin" Kata ridha sambil terkekeh kecil,


"Maaf ya gue buru buru soalnya" Jelas aisyah, sambil membaca novel,


"Sa kita gak mau lu berubah kek gini sa ayo kembali seperti aisyah yang kita kenal dulu" Jelas ridha,


"Aku gak mau kembali ke masa aku dulu" Jawab aisyah dengan tekanan, hingga di dengar kelvin,


Kelvin hanya terduduk diam saja,


..."Ikhlas itu ngga ada, yang ada terpaksa lalu terbiasa"...


...****************...


Setelah perubahan aisyah membuat mereka ber4 menjadi canggung benar benar canggung rasanya dalam hati mereka berkata "risky andai aja lu ada disini pasti lu akan menghibur kecanggungan ini" Andai aja, namun apa boleh buat itu semua sudah kehendak Allah, disini hanya merindukan nya saja bukan tidak ikhlas atas kepergian risky,


Setelah mereka melewati hari harinya dan dimasa pendidikan terakhir nya itu mereka ngelewatin masa masa sekolah nya dan mereka di nyatakan LULUS dari sekolahnya itu, ya tentu benar benar bahagia banget dan di buat lah acara perpisahan,


Sampai di buat acara perpisahan tersebut di mana hari H nya berlangsung disitu mereka bener bener campur aduk dimana masa masa sekolah nya berakhir, dan besok setelah acara ini mereka akan coret coret baju sebagai tanda kenang kenangan di masa sekolah,


"Akhirnya gue lulus hilang semua beban beban gue " Teriak dila, sampai semua orang melihat kepadanya,


"Aduh malu gue" Jawab dila lagi,


"Sa, Lok foto yu buat kenang kenangan " Tawar ridha


"Yok" Jawab aisyah dingin,


Lalu mereka berfoto bertiga dan banyak dapat potretan dqri mereka sampai,


"Vin, daf ayo sini"ajak dila,


Lalu mereka mendekat namun aisyah mau menjauh tetapi di tahan oleh dila,


" Sekali ini aja gue mohon" Kata dila memohon kepada aisyah,


Lalu mereka berfoto ber5, dan banyak lagi foto foto sama yang lain nya, dan mereka sibuk sama foto foto sama melihat acara nya, sedangkan dila,


"Revan dimna ya? Ko gak liat dia lagi aku? Aduh apa dia sakit hati dengan perkataan aku? Aku kira dia hanya bercanda untuk menghilang dari aku tetapi hampir 1 tahun aku ngga melihatnya" Batin dila,


"Kenapa gelisah? " Tanya sela dari belakang dila, karna sela melihat dila seolah olah mencari seseorang,


"Orang yang lo cari udah pindah dari sini kan katanya lo jiji" Sambung lisa,

__ADS_1


"Apaan si siapa juga yang cari revan ha? " Jawab dila dengan nada tinggi, lalu meninggal kan mereka,


Sedangkan aisyah hanya duduk di sebuah kursi yang bersampingan dengan kedua orang tua nya, dan ridha bersampingan dengan kedua orang tuanya, dila yang langsung menuju ke arah mama nya, karna papa dila ada di london,


__ADS_2