Kembali Kepadamu

Kembali Kepadamu
Teringat perpisahan


__ADS_3

Hari ini aku berangkat bekerja seperti biasa. Aku menaiki motor matic hasil kerjaku meskipun hanya motor second.


"Ibu, aku berangkat , doakan aku supaya rejekiku lancar hari ini" kataku sambil mencium tangan ibu


"Dia ibu menyertaimu selalu sayang"


"oh yah Bu, dimana ayah ?"


"ayah sudah berangkat pagi pagi sekali sayang, katanya supaya pekerjaannya lekas selesai"


"oh begitu, aku berangkat Bu"


"iya sayang," kata ibu


Aku berangkat dengan kecepatan sedang, aku melewati sebuah taman yang terdapat danau yang indah.


aku berhenti sesaat di pinggir jalan tepat di tempat perpisahanku dengan giandra.


flash back


Aku duduk di pinggir jalan menanti giandra datang.


Tiga puluh menit kemudian giandra datang dengan motornya, aku tersenyum penuh kebahagiaan.


"halo sayang, apa kabar, aku merindukanmu" kataku sambil memeluknya


"aku juga merindukanmu sayang, aku baik sayang seperti yang kamu lihat saat ini" membalas pelukanku


"oh sayang, ini apa ?" kataku sambil menunjuk tas ransel yang di letakkan di atas motornya.


"aku akan pergi ..." dengan wajah menunduk


"maksudmu..."


"aku akan ke kota mencari uang untuk biaya pernikahan kita" katanya


"tapi aku tak mau berpisah denganmu"


"maaf ..."

__ADS_1


kemudian giandra pergi meninggalkanku sendiri


Tiba tiba hujan turun dengan derasnya.


aku tak peduli dengan badanku yang basah kuyup, aku terus menyetir motorku mengejar giandra berharap ia mau menghentikan keinginannya pergi ke kota.


Tanpa giandra sadari aku terus mengejarnya, tapi giandra yang mengendarai dengan kecepatan tinggi membuatku sulit untuk mengikutinya.


aku kehilangan jejaknya , aku berhenti di tengah jalan.


"giandra... aku mencintaimu . kenapa kau tega meninggalkanku. apa salahku padamu?" ku menangis tanpa ku pedulikan orang di sekitarku.


flashback of


"Giandra, mungkinkah kita akan bersama, meskipun kamu telah melukaiku tapi aku tetap mencintaimu hingga kini" tanpa sadar air mata menetes membasahi pipiku.


"Ddooorrr...."


Friska dan Yohan mengagetkan lamunanku.


"hiss kalian , mengagetkanku. untung aku tidak punya riwayat penyakit jantung kalau punya aku sudah mati karena kalian"


"Aku tidak melamun, hanya saja... "


belum selesai bicara Friska menarik tanganku.


"sudahlah ayo berangkat, entar terlambat malah di omelin lagi." kata Friska


"ya sudah ayo..." kataku serempak dengan Yohan


"hhaaa. .. kompak sekali kalian. mungkinkah jodoh ??" Friska mengedipkan matanya


"tau ah ... " Aku melajukan motorku di susul kedua temanku. mereka adalah kakak adik, umur mereka juga hanya terpaut 2 tahun saja. Tapi mereka bekerja di tempat yang sama denganku hanya saja Yohan adalah seniorku dan Friska.


Kedua temanku menyusulku, tak sampai 10 menit kami sampai di supermarket tempat kami bekerja.


kami memarkirkan motor di parkiran karyawan.


"ayo Friska , Yohan kita masuk" aku menggandeng tangan kedua temanku

__ADS_1


"ayo...." Yohan dan Friska serempak


Aku bekerja dengan penuh giat, aku mulai membersihkan dan menata barang barang di supermarket ini.


Hari ini sangat banyak barang yang masuk dan harus di tata di etalase.


Aku menata Snack Snack rasa keju dan coklat mengingatkanku akan giandra.


flashback on


Hari ini hari anniversary kami yang ke 2. Aku berniat memberikan kejutan dengan menyusul giandra ke kota. sesampainya di kota aku menemuinya di kos-kosan


aku membawa hadiah dan camilan kesukaan kami berdua.


hingga aku menemukan giandra sedang bermesraan dengan teman SMA ku. Dita.


"giandra kamu ... " aku seolah tak percaya


"sayang, kamu di sini" giandra terkejut


"siapa baby..."Dita terkejut bukan main.


Aku berlari sekencang kencangnya. giandra mengejar ku . tapi aku tertangkap.


"sayang dengarkan aku ..." di peluklah aku


"aku tidak mau mendengarkanmu. aku membencimu. aku mau kita PUTUS" kataku dengan lantang


"tapi sayang... "


"sudahlah, aku mau pergi. mulai sekarang jangan pernah temui atau hubungi aku. lepaskan pelukan dramamu ini."


Giandra melepaskan pelukannya.


"Maaf... "


hanya maaf yang terucap, tak ada sedikitpun rasa penyesalan di hatinya. aku berlalu pergi meninggalkannya.


flash back of

__ADS_1


"dorrr... "


__ADS_2