
Kastil Leonhart - 16 April 537
"Jadi apa tujuanmu datang kemari Nyonya Hewiis?"
Alaric sendiri sudah memiliki beberapa kemungkinan tentang hal ini dan ia juga sudah memikirkannya dengan sebaik-baiknya
Ia mempertimbangkan segala kemungkinan yang mungkin saja akan membahayakan dirinya ataupun orang-orangnya karena itu ia sudah mempunyai jawabannya
"Sejujurnya saat ini wilayah Hewiis sedang dalam keributan setelah apa yang terjadi di Medan perang tersebar, para penduduk marah dan mencoba untuk melakukan kudeta"
Bargos memang mendapatkan dampak buruk yang cukup besar namun lebih dari itu nyatanya wilayah Hewiis lah yang terkena dampak paling besar
Count Hewiis saat itu mengikuti Bargos dengan seluruh keinginannya sendiri karena itu namanya juga ikut di cap buruk, orang-orang banyak mengira kalau Count Hewiis juga terlibat dalam pemalsuan bukti tersebut
Namun tentu saja itu hanyalah sebuah rumor tanpa bukti kebenaran dan Marquis Bargos saat ini sendiri sudah membantah rumor itu secara terang-terangan
Bukan berarti ia ingin menyelamatkan wilayah Hewiis namun Ia hanya ingin menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi karena ia tidak ingin nama Bargos semakin anggap rendah karena menarik keluarga Hewiis pada masalah ini
Tidak seperti Marquis Bargos yang sebelumnya, Marquis Bargos saat ini adalah seseorang yang realistis dan tidak suka dengan cara licik, karena itu ia tidak ingin rumor buruk tentang Bargos semakin bertambah
Terlepas dari rumor itu namun yang sudah jelas merusak keluarga Hewiis adalah bagaimana tersebarnya detail yang terjadi pada duel antara Reina dan Count Hewiis
Count Hewiis yang melakukan tindakan curang itu sudah diketahui oleh seluruh masyarakat wilayah Hewiis dan pembicaraan ini sendiri berasal dari prajurit Leonhart yang secara gamblang menyebarkannya
Tentunya Alaric tidak memerintahkan mereka untuk melakukan itu namun ia juga tidak melarang mereka untuk membicarakannya karena itu para prajurit mulai membicarakannya dengan keluarga mereka
Awalnya memang mereka lebih banyak bercerita tentang kehebatan Alaric di Medan perang lalu mereka akhirnya juga bercerita tentang duel antara Reina dan Count Hewiis
Dari sinilah kejadian itu mulai tersebar dan diketahui oleh seluruh penduduk Hewiis dan akhirnya hal itu membuat penduduk Hewiis jengkel dan berusaha untuk melakukan kudeta
Kudeta itu di pimpin oleh adik dari Count Hewiis yang sebelumnya karena baginya ini adalah kesempatan untuknya agar bisa mendapatkan wilayah Hewiis
Karena count Hewiis yang sebelumnya sudah memiliki anak laki-laki dan hal ini membuat kepemimpinan wilayah Hewiis diturunkan kepada anaknya walau saat ini anak itu masih berusia 1 setengah tahun saja
Tentunya mungkin Nyonya Hewiis yang akan memegang kendali penuh sampai anak laki-lakinya itu sudah memasuki usia dewasa yaitu di usia 15 tahun
__ADS_1
Jika mengikuti hal ini tidak ada cara untuk adik Count Hewiis yang sebelumnya bisa mengambil alih hak waris keluarga Hewiis dari keponakannya itu
Namun karena rumor yang beredar ia bisa mempengaruhi para penduduk untuk melakukan kudeta dan dengan begitu jika Nyonya Hewiis beserta anak-anaknya dijatuhkan maka otomatis wilayah Hewiis jatuh ke tangannya
"Ya aku mengetahuinya, para pedagang kami memiliki telinga yang baik"
Leora adalah kota dagang yang menghubungkan kerajaan Narva dan kerajaan serta kekaisaran tetangga, letak tempatnya yang sangat bagus membuat para pedagang dan pendatang yang datang dari kerajaan lain harus melewati Leonhart dulu sebelum mereka sampai ke ibu kota kerajaan
Selain itu wilayah Leonhart sendiri sudah menjadi pemasok pangan terbesar di kerajaan, hasil panen mereka menjadi yang terbaik, dari gandum hingga buah-buahan yang berasal dari Leonhart adalah yang terbaik yang bisa didapatkan oleh seseorang
Karena itu wilayah Leonhart adalah wilayah kaya meski berada di pelosok kerajaan, penduduk Leonhart juga bisa dikatakan cukup banyak karena selain kota yang bisa dikatakan cukup besar, terdapat beberapa desa besar dan desa kecil di setiap bagian wilayah Leonhart
Alasannya adalah karena setiap tanah di wilayah Leonhart adalah tanah subur yang bisa menghasilkan panen terbaik
'Ya tanah subur itu memang berasal dari berkah dewi'
"Karena itu saya meminta untuk tunduk pada Leonhart"
Kata Nyonya Hewiis sambil menundukkan kepalanya kepada Alaric lalu putrinya juga ikut menundukkan kepalanya juga
Itu adalah permintaan yang cukup berani karena mengingat apa yang terjadi pada perang lalu bisa saja saat ini Alaric masih menyimpan dendam pada Count Hewiis dan akhirnya ia membalaskan dendamnya kepada mereka
"Saya juga meminta hal yang sama kepada Tuanku"
Sebastian menunduk kepada Alaric
Alaric cukup terkejut karena Sebastian yang ada di sebelahnya juga meminta untuk Alaric menerima Hewiis berada di bawah kekuasaannya
Awalnya Alaric tidak mengerti mengapa Sebastian ikut menemaninya namun sepertinya inilah alasan mengapa Sebastian berada di ruangan ini
"Sebastian, hentikan kelancanganmu!"
Reina menarik pedangnya dan dengan sangat cepat pedang itu sudah berada di atas Leher Sebastian yang sedang menunduk namun Sebastian tidak menunjukkan sikap terintimidasi sedikitpun
Reina akan tanpa ragu memotong Leher Sebastian jika Alaric memerintahkannya, meski Sebastian jauh lebih tua dari pada dirinya ia tidak ragu untuk memotong leher Sebastian karena ia merasa sangat lancang bagi seorang pengikut seperti mereka meminta sesuatu kepada Tuannya
__ADS_1
"Hentikan Reina"
Dengan perintah dari Alaric, Reina menyarungkan kembali pedangnya dan Sebastian tetap dalam keadaan menunduk tanpa tergoyahkan sedikitpun
"Mari kita dengar Mengapa kau juga meminta hal itu kepadaku Sebastian?"
Alaric bertanya karena ia tidak mengerti alasan mengapa Sebastian meminta hal itu kepada Alaric, ia jujur tidak menemukan alasan atas tindakan Sebastian ini
"Sejujurnya saya sendiri berasal dari wilayah Hewiis, saya lahir dari wilayah Hewiis dan Nyonya Hewiis--"
"Tolong panggil saja Amanda seperti biasanya, Paman"
Nyonya Hewiis memotong perkataan Sebastian karena ia merasa tidak enak dipanggil dengan gelar oleh pamannya sendiri
"Paman?"
Reina dan Alaric cukup terkejut sampai-sampai Reina tanpa sadar bertanya seperti itu sedangkan bagi Alaric akhirnya ia mengetahui Alasan Sebastian
"Iya, sebenarnya Amanda adalah anak dari adik saya"
"Saya adalah adik dari Sebastian, nama Saya Reim Tuan Archduke"
Pelayan yang berada di belakang Nyonya Hewiis mulai maju sedikit dan memperkenalkan dirinya
"Begitu ya aku mengerti, jadi mengenai permintaan kalian...."
"Tuan saya---"
"Sebastian, tenanglah—"
Sebastian ingin sekali lagi memohon kepada Alaric namun Alaric menghentikannya
"—karena dari awal setelah mendengar permintaan Nyonya Hewiis aku tidak berencana untuk menolaknya—"
Mendengar perkataan Alaric yang berarti Alaric akan menerima mereka, Nyonya Hewiis dan putrinya tidak bisa menutupi perasaan senang mereka, Sebastian dan Reim juga sama perasaan lega mereka terlihat jelas dari ekspresi mereka
__ADS_1
Para prajurit yang ada di belakang Nyonya Hewiis juga terlihat lega dan senang karena jika Hewiis berada di bawah Leonhart maka mereka bisa menekan pemberontakan yang akan terjadi
"Namun apakah kau dan kedua anakmu tidak memiliki dendam kepadaku?"