
Dirumah atok amat lagi ada acara syukuran, makan-makan ngundang warga kampung setempat, orang berdatangan. Lagi asyik makan cemilan, ada anak yang nampak penampilan kumel, mencuri makanan setelah itu dia lari, siapa itu? kalian kenal? tanya atok amat pada Alfa Alfi dan teman-temannya, ngak pernah lihat tok, jawab Alfi. ngapain dia mencuri makanan? tanya darman, lapar mungkin, kalau lapar kan bisa tinggal mintak, malu dia, jawab Alfi. husttt jangan ngarang cerita, besok kita selidiki siapa anak itu, ucap atok lagi, setelah acara selesai mereka pun pulang kerumahnya masing-masing.
__ADS_1
Tadi nenek dengar ada ribut-ribut diluar waktu ditempat atok tadi? tanya nenek. mereka sedang santai sambil nonton TV. iya nek ada anak-anak nyuri makanan yang di hidang kan, yang anehnya setelah ngambil dia langsung lari, kan bisa minta kan nek? ucap Alfa, siapa rupanya anak itu? entah kami tak pernah melihat nya, besok mau di selidiki sama atok, kami boleh ikut kan nek? biar bisa jadi detektif gitu, ucap Alfi sambil mempraktekkan gaya detektif. Iya tapi dengar kata atok, nanti bukan selidiki orang, malah kalian yang kesasar entah kemana, siap nek. serentak Alfa Alfi mengangkat tangan beri hormat. yaudah tidur sana dah malam.
__ADS_1
Besoknya Alfa Alfi, teman-teman, dan atok berkumpul, setelah itu pergi ke tempat anak misterius itu, sesampai disana. assalamualaikum, Walaikumsalam jawab anak itu. anak itu melihat kami ketakutan, maaf.. maafkan saya, saya terpaksa melakukan itu karena lapar, jangan bawa saya kepolisi. siapa Dani?? tanya sang ibu yang lagi berbaring di lantai beralaskan tikar dan tilam tipis. maaf Bu boleh kami masuk, ucap atok amat, iyaa boleh masuk lah, begini Bu kami kesini cuma mau mengantar ini, ini ada sedikit uang untuk makan dan berobat ibu yang di kumpulkan Alfa Alfi, dan teman-temannya, mohon terima yaa Bu. Alhamdulillah terima kasih banyak pak, ya Allah masih banyak orang yang baik, murah rezeki bapak dan anak-anak ini. Dani pun melihat nya dengan haru, matanya berkaca-kaca. siapa namanya nak? tanya atok kepada anak itu, Dani tok. lain kali jangan mencuri yaa itu tidak baik, lebih baik meminta, Dani tidak sekolah? kayak mana mau sekolah pak tuk makan saja susah jawab ibunya Dani, besok Dani datang kerumah atok yaa, bisa bantu-bantu atok di ternak ayam, nanti uang nya bisa tuk biaya sekolah, umur Dani Udah berapa tahun? tujuh tahun tok, bisa lah masuk kelas 1, nanti atok daftar kan. Alhamdulillah terima kasih tok, terima kasih banyak, jawab Dani sambil mencium punggung tangan atok. iyaa iyaa kami pamit dulu yaa, sekali lagi terima kasih yaa tok. Atok manggut dah itu mereka pun pulang.
__ADS_1