
Keesokan harinya, Alfa Alfi lagi maen tembak-tembakan bersama kawan-kawan, mereka berlari kejar-kejaran, waktu Alfi menembak kena paman muthu dan paman muthu kesakitan," Apanya ini bocah maen-maen saja kerjanya, tak lihat kah ada jerebu?" ucap paman muthu yang sedang membuat kopi untuk atok amat, yang kebetulan atok pun berada di sana mau ngopi. "udah.. udah sana pulang udara tak sehat, banyak jerebu", "jerebu itu apa tok?" tanya Alfa. "tak lihat kah asap itu", grengggg ada kereta lewat melintasin mereka, dengan knalpot mengeluarkan asap banyak," itu juga jerebu." ucap atok." yaudah pulang-pulang sana,,, nanti sakit". "kok bisa sakit tok?" tanya ikhsan,:" jerebu bisa buat sesak nafas," uhukk uhukk ikhsan batuk-batuk," tuh kan.. cepat-cepat pulang jangan maen-maen lagi",," baik tok." jawab anak-anak serentak.
Sesampai dirumah, Alfi Alfi duduk di kursi dapur dengan lemas." Aihh cepat balek,, dah bosan maen-maen?" tanya kak mawar yang sedang masak di dapur." atok suruh pulang katanya jerebu, kakak cakap ngak dengar kan di marahin atok". "kalau jerebu makin parah, pasti libur sekolah, asyik.." gumam kak mawar pelan. "aduh garam habis pula, Alfa Alfi tolong beli kan garam", "apanya kakak nih tapi ngak boleh keluar jerebu,""nah ini pakai masker, habis beli garam langsung pulang jangan maen-maen," ucap kak mawar sambil memberikan uang dan masker.
Alfa Alfi berjalan jumpa lagi sama atok."Kan atok udah bilang jangan maen keluar"," kakak nyuruh beli garam, atok mau kemana?" mau ke kedai juga beli masker kayak kalian itu. Tok apa penyebab jerebu nih? tanya Alfi. penyebabnya karena hutan kebakaran, siapa lah yang bakar hutan itu yaa tok? entah mana lah atok tahu. setelah beli garam mereka pulang kerumah masing-masing.
__ADS_1
Di ruang tamu sama mereka lagi santai nonton TV. Alfa Alfi apa sudah ngerjain PR ? belum kak, apa ngak libur sekolah kak? cepat kerjakan sana. iyaa lah,, Alfa Alfi langsung masuk kamar ngerjain PR. " karena jerebu maka sekolah diliburkan sampai kondisi udara membaik" ucap siaran TV. "Horeee horee.." kak mawar sampai joget-joget girang, mawar macam anak kecil saja. ucap nenek, yang juga sedang menonton acara TV. hehehe mawar tertawa malu. Alfa Alfi datang karena suara recok kakaknya, kenapa ada apa kk? tanya Alfa, besok libur.... ucapan nenek terpotong, ngak ada apa apa, langsung di jawab kak mawar, yaudah ngerjain PR dan langsung tidur.
Nenekkk Alfa Alfi berteriak dan berlari kedapur,, kenapa? tanya nenek lembut. kok ngak di bangunin kami, udah jam berapa ini terlambat sekolah lah kami. Tak... libur sekolah, kak mawar tiba-tiba datang. hare.. hore.. Alfa Alfi juga kegirangan. Siang hari nya, Alfa alfi sedang bermain berdua, merasa jenuh dan bosan. Enak sekolah yaa fi bisa jumpa teman-teman, iyaa pulang sekolah bisa maen di lapangan, nih libur sekolah dirumah saja.
Seminggu berlalu, udara sudah kembali normal, mereka melakukan aktivitas seperti biasa. pulang sekolah mereka kembali maen di lapangan tempat mereka bermain. Enaknya maen apa yaa? tanya Alfa. men kelereng yock jawab darman, "ayock..." tak lama ikhsan datang membawa ikan ****** ( ikan laga ) hai kawan-kawan lihat aku bawa apa? huhhh cantik sekali,, dimana kamu beli ikhsan? tanya Alfi, Di pasar Minggu banyak dijual ikan, jawab darman. ayok FA kita aja kak mawar ke pasar, ajak Alfi dan mereka langsung berlari pulang. apanya kamu darman, mana ada jual di pasar kamu tipu-tipu yaa darman, kan aku bilang banyak jual ikan, kan ngak bilang banyak jual ikan ******. Darman.. darman.. ucap jenny.
__ADS_1
Minggu pun tiba, Alfa Alfi dan kak mawar pergi kepasar, "ikan.. ikan.. ikan.. 20rb sekilo, murah.. murah.. murah.. banyak ikan pilih.. pilih... "ucap para penjual ikan," kakak ayok kesana,"" iyaa sabar lah". "mau ikan mana?" tanya penjual ikan, mau ikan yang kecil-kecil itu, ikan teri? bukan dia ikannya hidup, tuh ikan hidup, penjual menunjukkan ikan mas yang berenang-renang. Bukan.. sangking palaknya Alfa Alfi ngak tahu jelaskan mereka berteriak di toak( pengeras suara) dan langsung lari, heee anak-anak nakal ucap penjual ikan dengan nada marah, maaf yaa buk, ikan ini sekilo, ucap kak mawar karena malu dengan tingkah adiknya, terpaksa dia beli ikan itu.
Sampai dirumah," assalamualaikum nek," ucap Alfa Alfi ." gimana dapat ikannya?" tanya nenek. "buat malu saja,,, lihat nek orang nih, berteriak di toak,, sampai marah penjual ikan tadi, lain kali ngak mau kakak ajak-ajak Kelen ke pasar." "kenapa cucu-cucu nenek coba jelasin kenapa buat seperti itu?" tanya nenek lemah lembut, habisnya uwak itu ngak tahu ikan yang kami maksud, memangnya Alfa Alfi mau ikan kayak mana? ikan kayak punya ikhsan,dia bisa dilaga-laga gitu, kata darman banyak jual di pasar. ohhh itu ikan ******, ngak ada jual di pasar, itu ada di pinggiran kali dekat sungai gitu, ayok ajak atok kesana. mereka pun langsung pergi kerumah atok.
Tok.. atok.. panggil Alfa Alfi .iyaa...jawab atok . mancing ikan yok tok, panas-panas gini ngajak mancing ikan, ayok lah tok kami mau ikan kayak ikhsan, bisa laga-laga. ohh ikan ******, ayok lah.. loh mana alat pancing nya? tanya Alfa bingung, "kalau nangkap ikan ****** gunakan tanggok," ohhh..
__ADS_1
sampai disana, mereka jumpa, darman, jenny dan izzi, "kalian ngapain disini?" tanya atok mencari ikan ******, jawab jenny, kalau mau kesini ajak orang besar tuk ngawasin, iyaa tok jawab mereka serentak. trus kalau nangkap ikan ****** bukan dengan itu,, jadi?? "lihat nih" atok nunjukin tanggoknya. ohhh jawab anak-anak seolah-olah mengerti. lihat air yang berbuih itu.. nah disitu lah tempat ikan ****** bersembunyi, lihat lah..ucap atok. wahhh saya mau tok jawab jenny, ikan ini untuk jenny warna nya pink cocok tuk perempuan, makasih atok. ini tuk Alfa, ini tuk Alfi. masing-masing satu atok ngasih tuk anak-anak itu.