Kembar Yatim-piatu

Kembar Yatim-piatu
kebun durian atok amat


__ADS_3

Tok,, ini kan musim durian, banyak lah durian atok,,ayok lah tok ajak badrol kepada atoknya. Iyaa tok Lim suka kali durian, Lim ikut karena kata badrol atok punya kebun durian. sore aja kita ke kebun, nih panas kali.Durian atok banyak yang hilang, dengar-dengar ada hantu durian, Lim langsung melompat memeluk badrol, apanya kamu ini? gausah jadi lah kita kesana, ucap Lim ketakutan, mana ada hantu kayak anak-anak saja kamu nih, jawab badrol gerem. Atok geleng-geleng lihat tingkah kawan badrol itu.


Sorenya pas mau ke kebun atok,Lim , badrol jumpa sama Alfa Alfi, atok mau kemana? mau ke kebun durian, mau ikut mau ikut,, bilang dulu sama nenek dan kakak, nanti mereka nyari i. baik tok tunggu yaa tok, Alfa Alfi balek pulang, pamit sama neneknya, kebetulan kakaknya tak ada dirumah, terus mereka berlari mengejar atok. Sesampai di kebun, itu lihat ada durian yang jatuh, itu lagi, kutip lah jangan ngomong saja, masuk kan dalam keranjang, pas Alfa mau ngambil durian yang jatuh itu, Alfa melihat ada binatang, yang ngak tahu binatang jenis apa, binatang itu berlari, tapi diguling-guling kannya durian itu, binatang itu senang memakan durian, Alfa Alfi karena penasaran di kejarnya, binatang itu, sampai mereka pun tersesat, tanpa atok dan yang lain sadari, Alfa Alfi sudah menghilang disitu.

__ADS_1


Sudah... sudah cukup nih, mari kita pulang,, tunggu tok, Alfa Alfi mana? ya Allah kemana mereka? tanya atok, hari sudah mau magrib. ayo kita cari nanti Nek Siti marah cucu-cucunya blom pulang, aiss merepotkan saja, jawab Lim .


Alfa.. Alfi... mereka menyarik sambil memanggil-manggil, ditengah hutan mereka menjumpai rumah, tok tunggu tok,, itu siapa tok?? kayaknya atok kenal, yok kita selidiki, diam-diam atok dan cucunya menyelidiki rumah itu, mereka mengintip dari luar, ohh mereka ini penebang liar, mereka pakai kostum kayak monster agar warga takut masuk hutan ini, jadi yang di isu-isu kan hantu durian mereka-mereka ini? mereka bekerja malam hari biar tidak di ketahui orang. besok kita gerebek mereka lagi beraksi biar ada bukti, dan kita laporkan pada pihak berwajib. atok... abang badrol... Alfa Alfi memanggil, atok dan yang Laen menoleh kebelakang, kalian kemana saja? tanya Lim , kami tadi mengejar... ucapan Alfi terpotong karena di senggal Alfa, ngak kemana-mana kami mencari durian Lo tok. yaudah mari kita pulang hari udah gelap.

__ADS_1


Durian yang dikumpulkan, di naekkan, ke becak yang dibawa atok tadi. nah udah sampai rumah kalian, bawa nih beberapa durian untuk nenek dan kak mawar, terima kasih tok,, jawab Alfa alfi.


Dirumah atok, tok jadi kita laporkan polisi besok, yaa harus timbang buat resah masyarakat, pikir orang orang sini memang hantu. tok kenyang lah makan durian ini, makan lah puas-puas besok mau atok anter tempat muthu, dia jual kolak durian, terus kawanin atok nganter tempat pak Somat, dia jualan durian di pasar. lumayan juga lah tok penghasilan dari durian ini, yaa gitu lah.. emak mu sama bibi-bibi mu tak ngirimin atok uang, yaa ini lah penghasilan atok, sama ternak ayam tuh. rambutan depan rumah itu pun, kalau panen atok jual. enak lah yaa badrol ta

__ADS_1


nah atokmu luas, iyaa tapi mereka-mereka nih tak mau tinggal di kampung.


Keesokan harinya, atok melaporkan kepolisi, dan malam nya pas para penebang liar itu bereaksi, polisi menyengap dan menangkap nya.

__ADS_1


__ADS_2