Kembar Yatim-piatu

Kembar Yatim-piatu
sepeda baru


__ADS_3

Di lapangan tempat biasa Alfa Alfi maen, mereka sedang bermain tangkap bola, Alfa melempar bola ke Dani, Dani berusaha menangkapnya tiba-tiba ikhsan mengendarai sepada barunya datang, dengan arah berlawanan si darman juga datang naek sepeda, tanpa di sangka-sangka, waktu Dani menangkap bola, bola melambung mengenai ikhsan, sedang kan Dani menabrak darman. mereka bertiga sama-sama jatuh. Sepeda ikhsan rusak, Alfa Alfi berlari mendekati mereka bertiga, ikhsan sepedamu? iya nih gimana nih? jawab ikhsan, kamu kan anak kesayangan kan bisa tinggal mintak lagi sama deddymu, ucap Alfa, ikhsan menyorong sepeda nya pulang, sambil 😭,, Deddy sepeda ikhsan..


darman ada yang luka? tanya Dani. ngak ada anak laki-laki ngak boleh nangis, ucap darman dengan bangganya, boleh pinjam sepedamu? tanya alfi. ngak lah aku mau pulang cepat, bye bye sambil melambaikan tangan darman pun pulang. maen lagi yok ajak Dani, ngak lah, mintak sama nenek lah beli sepeda baru. kami pulang dulu yaa dan, besok maen lagi, okey... Dani membuat bulatan dijarinya menghubungkan jari jempol dan telunjuk.


Sampai dirumah, assalamualaikum kakak,, nenek mana? nenek lagi di kebun belakang, Alfa Alfi berlari untuk menemuin neneknya, nenek... ucap Alfa Alfi serentak. iyaa ada apa? nenek pengen sepeda. tapi nenek belum ada uang sekarang sayang, nanti kalau nenek udah ngambil pensiun kakek yaa. iyaa nek, jawab alfi dengan lemas, mereka ngak pernah memaksakan kehendak, kalau ngak ada yaudah ngak pernah nangis-nangis harus ada.

__ADS_1


Alfa Alfi pergi keluar rumah lagi, maen kerumah atok amat. kenapa kok mayun aja? tanya atok amat, kawan-kawan sudah punya sepeda kami belum. ohhh mau sepeda? besok pulang sekolah kesini biar atok kasih sepeda baru, benar tok benar tok? emmmm,, hore.. hore... terima kasih atok, kami pulang dulu, bye bye..



keesokan harinya habis pulang sekolah dan mengganti baju, Alfa Alfi langsung kerumah atok amat, assalamualaikum tok,, waalaikumsalam. yuk sini atok mengajak Alfa Alfi ke gudang tempat biasa atok menyimpan barang-barang lama, nahh ini lah sepedanya, tunjuk atok. ini jelek kek begini? ucap Alfi sambil menunjuk sepedanya, ehh jangan salah ini atok sudah menyiapkan semuanya, bantu atok mempermak sepeda ini seperti baru.

__ADS_1




Hari ini hari Minggu, habis sarapan Alfa Alfi berpamitan sama neneknya ketempat atok amat, nek kami ke rumah atok yaa, kami di kasih atok sepeda baru, huss ngak enak sama atok kalian kok minta-minta gitu, sepeda kan mahal harganya, tidak Lo nek, ada sepeda usang punya atok, terus kami permak seperti baru, keren Lo nek, ohhh nenek kira kalian minta-minta gitu ke atok. dahh nek kami pergi dulu, sampai dirumah atok. assalamualaikum tok, waalaikumsalam tuh sepedanya, ucap atok, sepedanya sudah di keluarkan atok dari gudang, fi.. tunggu Alfa di depan Alfa kan Abang, Al- lah beda 5 Menit ja.

__ADS_1


Mereka menaiki nya menuju lapangan, disana udah ada ikhsan,darman, izzi, Dani memang ngak punya sepeda, bunyi klekson Alfa Alfi,, kringg kringg krinnngg,, pinggir.. pinggir.. pinggir.. pengeran mau lewat, ucap Alfa dengan bangganya, waww keren kali sepeda Kalian, beli dimana? kalah punya ikhsan, ucap izzi, membuat ikhsan mengerem. Ini tidak di beli, atok amat bagi, ucap Alfi. enak kali kami juga mau lah. mereka beramai-ramai kerumah atok amat, atok.. atok... atok... kami mau sepeda seperti Alfa Alfi, atok yang melihat hanya bisa memukul jidatnya.


__ADS_2