Kembaran Tak Kasat Mata

Kembaran Tak Kasat Mata
Devi jatuh cinta


__ADS_3

kembali ke bangku SMK


Deva duduk disebuah kursi sendiri, ia memandang lingkungan sekolah nya yang indah terasa berat dihatinya jika suatu saat ia harus pergi dari sekolah ini


"Deva jangan bengong ntr kesambet" ujar Devi mengejutkan Deva


"ah kamu devi buat kaget aja" ucap Deva ketus


"ada apa sih Deva?" tanya Devi


"Devi berat banget rasanya Deva harus ninggalin sekolah ini Dev:(" ucap Deva


"perpisahan akan selalu ada jangan dijadiin sebuah beban nantik kamu kepikiran trus sakit:)" ucap Devi


tiba-tiba


sesosok laki-laki tampan lewat dihadapan Deva lebih tepatnya Deva dan Devi, laki-laki tersebut nampaknya berasal dari sebelah kelas Deva namun, Deva tak memperhatikan laki-laki itu lain dengan Devi, ia begitu terpesona dengan laki-laki tersebut. Bagaimana tidak rupa laki-laki tersebut sangat sempurna ia tinggi, bibirnya merah, putih, rambut yang dikesampingkan sehingga terlihat keren dan macho memegang sebuah ukulele dan memainkannya


"Deva siapa laki-laki itu dia tampan sekali" ucap Devi penuh kagum kepada laki-laki itu


Deva menoleh dan memandang laki-laki tersebut


"oh dia namanya renal kenapa?" tanya Deva

__ADS_1


"Deva kau masih bertanya kenapa ,dia terlihat sempurna lihatlah wajahnya yang tampan" ucap Devi masih penuh kekaguman


Deva hanya geleng-geleng kepala melihat kembaran nya yang begitu terobsesi dengan renal, yah Deva akui renal memang tampan dia merupakan laki-laki paling populer disekolah karena kegantengannya, namun Deva menganggap nya biasa saja karena Deva tau ia bukan lah tipe renal yang dapat dibilang mantannya bergelimpangan dimana-mana


"Deva bantuin aku sama dia dong*" pinta Devi


Deva memegang kening Devi yang dingin ia pun menggelengkan Kepala nya


"devi aku yang hidup aja udah dipastikan bukan tipe dia gimana kamu yang tak terlihat? kamu boleh mencintai nya tapi kalo untuk mendapatkan dirinya kumohon Devi jangan berharap lebih*" ucap Deva


mata Devi berkaca-kaca ia juga berpikir apa yang dikatakan Deva ada benarnya ia bukan lah manusia ia hanya hantu yang dikirimkan Allah untuk menjaga Deva, sehingga impian untuk mendapatkan renal tidak akan pernah terjadi dalam hidup nya


tiba-tiba muncul kak amel yang merupakan kakak tingkat Deva


"kakak ganggu gak dek soalnya asik banget kalian berdua ngobrolnya" ucap kak amel sambil tersenyum


Devi mengibas-ngibas tangannya dihadapan wajah kak amel untuk memastikan kak amel sadar atau tidak dengan kehadirannya


"kamu kenapa dek?" tanya kak amel pada Devi


"kkkk.. aa.. kkaak bisa liat Devi?" tanya Deva gugup


"heheh kakak punya indra ke enam dek jadi bisa liat kembaran kamu ini:)" ucap kak amel sambil duduk disebelah Deva

__ADS_1


"kamu istimewa, jadi jaga diri baik-baik ingat banyak orang jahat diluar sana yang ingin mencelakai kamu" ucap kak amel


"kak kenapa bicara kakak sama kayak kakek kakek waktu itu?" tanya Deva


"kakak tidak mengerti maksud kamu Deva kakek mana? siapa? kakak tidak mengenal nya pokoknya pesan kakak jangan gegabah


jaga diri Baik-baik:)" ujar kak amel kemudian pergi meninggalkan Deva dan Devi


Deva masih terdiam membisu penuh tanda tanya


"Deva aku ke kelas sebelah boleh yah pliiiis" ucap Devi sambil menyatukan kedua tangannya memohon


"mau apa devi?" mata Deva tajam memandang Devi


"ih Deva matanya jangan serem-serem dong🙄masak gatau mau ngapain sih, yah mau lihat renal dong" ucap Devi tertawa


"ih Devi bucin banget sih kamu, aku baru tau kalo ada hantu bucin" jawab Deva ketus


"ih Deva ntar kalo kamu udah jumpa pujaan hati juga pasti kayak aku hehe" Devi berlari menuju kelas renal


"hadeh Devi mentang-mentang gak keliatan sesuka hatinya ngintipin anak orang lawak banget sih🤣" Deva tertawa kemudian masuk ke kelas nya


tanpa Deva sadari sedari tadi terdapat sepasang mata yang mengintainya dari jauh memperhatikan gelagat aneh dari Deva

__ADS_1


siapakah dia??


_Bersambung❤✨_


__ADS_2