Kemelut Kisah Soraya

Kemelut Kisah Soraya
Susuk ibu


__ADS_3

Setelah kejadian dihari itu,aku merasa baikan untuk datang dihari ke 2 ibu meninggal,yah aku memang tidak di izinkan anton untuk tidak datang ke rumah ibu,sebelum badanku benar benar pulih,dan aku mau mengisi perutku yang lama kosong (tidak nafsu makan)aku pergi bersama anak anak dan suamiku,di acara ke 7 hari,semua warga setempat ikut berpartisipasi,mendoakan ibu memanjatkan doa untuk mendiang ibu.ketika yang lain sibuk mempersiapkan makanan kecil untuk sajian,aku ingin melihat kamar ibu,setidaknya bisa mengobati rasa rinduku pada ibu.


aku pun membuka pintu kamar ibu,di sebelah pintu kamar ibu ada beberapa foto aku dan ibu,rasanya baru kemarin aku berfoto dengan ibu,tapi ibu kini sudah tidak ada lagi,begitu banyak kenangan dirumah ibu,sampe sampe aku duduk pun berasa ibu ada di sebelah ku,setelah aku membuka pintu kamar tiba - tiba saja terdengar suara...


"grudukk....!grudukkk...!".ternyata tikus diatas plafon kmar Ibu,mengagetkan saja,terasa mau copot spontan aku lagsung menyalakan lamu kamar ibu.setelah aku menyalakan lampu dan melihat ketempat tidur ibu,betapa kaget nya ada sosok yang sedang berbaring ditempat tidur ibu,aku pun teercengang panik,sedikit merinding juga.aku pun ber niat mendekati sosok itu,apakah mungkin itu arwah ibu,kaki ini terasa berat sekali untuk melangkah,,dannnn....


"kemari nak,mendekat".Ternyata itu ayah,huh lega rasanya,,,


"ayah kenapa gelap- gelap pan sih".gumam ku.


"lampu kamar ibu suka kadang mati sendiri raya".ucapnya.


"ouh begitu".jawabku sambil menghampiri ayah.

__ADS_1


lalu aku mendekati ayah,sepertinya ayah sedang tidak enak badan,tanganya yang keriput terasa pnas sekali,sangat terlihat ayah begitu kehilangan ibu,matanya yang sendu dan sembab hampir menyerupai mataku yang menangis berhari hari.ayah bilang padaku,dari semenjak kepergian ibu ayah selalu memmipikan ibu,seolah ibu ingin menyampaikan sesuatu,tapi ayah tidak mengingat semua isi dalam mimpi nya.


setelah acara tahlil selesai,aku dan Anton bersiap siap untuk pulang ke rumah karena Anton sudah banyak bookingan potong rambut untuk besok.zaky dan tiara menginap dirumah ibu,tapi dila saudaraku memintaku untuk menginap dirumah ibu,,tapi anton tidak mengizinkanku,karena anton takut aku akan stres teringat ibu terus menerus kalau Aku menginap di rumah ibu.dan untung saja dila memaklumi nya,aku pun bersiap siap untuk pulang,ketika motor akan di nyalakan Anton melihat roda motor nya kempes,sedang kan untuk ke bengkel lumayan jauh,dan akhirnya aku dan anton pun menginap dirumah ibu.


malam menunjukan pukul 11.30,kami semua tidur di ruang tamu,aku tidur di tengah2 zaky dan tiara,lalu anton tidur di samping zaky,tak ada 1 orang pun yang tidur dikamar,karena mengingat tradisi di desa ibu,ketika ada Orang meninggal semua penghuni rumah harus tidur di ruang tamu semua,ga boleh ada yang tidur di kamar,aku yang sudah sdkit mengantuk pun akhirnya terlelap .


"raya,,,,,raya,,,,".


"Tolong ibu nak,,,,".


"astagfirulloh ".aku lgsung terbangun


apa itu tadi mimpi atau memang bisikan suara ibu.suaranya begitu jelas dan nyaring,aku membangun kan anton,tapi anton sama sekali tidak bangun,dan aku pun memutuskan untuk tidur kembali dan melupakan kejadian barusan,naas ketika aku mencoba tidur badanku tiba tiba saja susah untuk digerakan,aku berusaha untuk meminta bantuan tapi tidak bisa,berteriak sekencang mungkin,tapi tak ada satu orang pun yang merespon ku,,hanya ada sosok brwarna putih di sofa pojok,,yg tau keadanku saat itu,aku tidak bisa melihat wajahnya,buram dan tak jelas, dia mengisyaratkan tanganya,dia melambaikan tanganya,Aku yang semakin takut,,mencoba trus membaca doa doa,dan sosok itupun mulai mendekati ku,,aku memejamkan mataku agar tidak melihat sosok itu,tiba-tiba saja bau anyir yang menyengat sekali tercium olehku,,dan entah apa pula yang menetes di kedua tanganku,dan aku tetap tidak membuka mataku,,dan suara menyeramkam terdengar ditelingaku,suara bisikan yang bgitu menakutkan,,,

__ADS_1


"ibu mu akan jadi hantu gentayangan apa bila susuk yang tertanam di leher nya tidak di ambil".


seperti itu lah bisikan yang aku dengar,entah nyata atau tidak,sosok itu benar nyata,beruntung tiba tiba zaky menyenggolku,lalu aku pun kembali normal,dengan nafas ngos ngos san,keringat bercucuran aku membangun kan se isi rumah,dan berdiskusi tentang kejadian yang baru saja,terjadi padaku.


setelah semua setuju ke esokan hari nya,kami sepakat menggali pemakaman ibu,dan anton memanggil orang pintar untuk mengambil susuk yang ada dlm jasad ibu,setelah memakan waktu yang cukup lama,akhirnya jenazah ibu pun diangkat,,dan di buka lah tali pocong ibu dibagian lehernya,aku tak sanggup melihat jasad ibu,aku membalikan badanku ke arah anton dan memeluk anton sekencang kencang nya,sepintas aku melihat wajah ibu yang membengkak,hampir aku tak mengenalinya,,dan diambil lah susuk emas itu,,setelah selesai di ambil,jasad ibu pun kembali di kuburkan..


"maaf kan raya bu,tenang lah di alam mu yang baru".dalam batinku ber gumam.


ayah tidak ikut ke pemakaman karena kondisi ayah pun kini sedang memprihatin kan,semenjak kepergian Ibu,tidak hanya ayah tapi orang orang yang sangat sayang kepada ibu ,merasa sangat kehilangan beliau,terdengar lah dari si orang pintar tadi bahwa dulu ibu ku ketika masih bayi sudah di pasang susuk oleh kakek tepat dilehernya,kemungkinan ibu pun tidak tahu itu,bahwa ada susuk emas yang tertanam dilehernya,ayah semakin sedih mendengar itu semua,sontak kami sekeluarga menangis mengingat begitu kasian nya ibu,di usia nya yang sedang sakit sakitan waktu itu,dia mengakhiri hidupnya dengan tragis,lalu makam nya harus digali ,apa Lagi setelah ini tuhan...


malam pun tiba,seperti biassa, dirumah ibu di adakan tahlilan karena belum genap 7 hari.dan di malam itu pun Aku tertidur nyaman dan nyenyak,tak ada lagi mimpi mimpi yang begitu menakutkan,tak ada lagi rasa takut ,setelah adzan subuh berkumandang,kami semua berjama'ah bersama sama,dirumah ibu,agar rumah ibu terasa hangat,ayah pun kembali tersenyum,dan bercengkrama bersama cucu cucu nya,anton berpamitan terlebih dahulu untuk pulang,tak lupa anton pun mendarat kan ciuman hangat di keningku, .......


"mah nanti papah kesini lagi yah" .tutur nya

__ADS_1


"iya pah hati hati dijalan jangan ngebut".jawabku.


๐Ÿ˜Š


__ADS_2