
Setelah sepekan ibu sakit, 4 saudara ku dari kota pulang untuk menjenguk ibu, kami bergilir untuk menjaga ibu pada waktu itu,ketika aku sedang dalam giliran untuk menjaga ibu,ibu terlihat sangat bahagia, dan aku semakin yakin ibu akan lekas membaik.
"rayaku yang malang"tuturnya
Aku pun merasa tertegun, mendengar kalimat ibu.
"emmm ibu bilang apa barusan "? Ucap ku dengan rasa penasaran
" raya kau sekarang sudah menjadi seorang ibu "Jawabnya.
Entah bagaimana perasaan ibu dikala itu, rasanya ibu ingin menyampaikan apa yang dia pendam selama ini, tapi apa? Aku pun sendiri bingung,dan ibu ingin aku memasak pepes tahu untuk makan siang nya, entah lah tiba tiba saja ibu ingin menu itu, aku pun mencari beberapa bahan untuk membuat pepes tahu, ke warung terdekat rumah ibu,
Aku meminta tolong kepada ayah untuk mengambil kan daun pisang, untuk membungkus si tahu nanti,
"Ayah raya minta tolong ambilkan daun pisang yah, "suruh ku dengan naada manja kepada ayah.
Lalu ayah menjawab" untuk apa raya,?
"ga tau ibu yah tiba tiba saja ingin menu makan siang nya sama pepes tahu "Jawab ku.
__ADS_1
Seketika tiba-tiba raut muka ayah berubah menjadi aneh, dia nampak kesal, marah semarah marah nya ,dan aku tidak pernah melihat ayah se marah itu sebelumnya, why kenapa ayah, dalam hatiku bergumam, ada yang salah kah dengan ucapan ku, sehingga ayah memberi balasan senyum ku dengan menakutkan.
"tidak usah kau ladeni ke inginan ibu mu yang satu ini "teriak nya,sambil menuju dapur, karena kami berdua awal ada di belakang rumah,
" tapi,,,, knp "jawab ku
Dan ayah pun tak menjawab , menoleh kepada ku pun tidak. Semakin aku takut dengan keadaan disaat itu.tak lama aku mendengar teriak kan ayah, sepertinya dari kamar ibu,
" kenapa harus kaya gini bu "teriak ayah.
" ini kah yang ibu mau? Menghancurkan hati raya? "tambah nya
" maafkan ibu yah, maafkan ibu, ibu sudah tidak bisa menyembunyikanya, "ucap ibu sambil menangis histeris,
Aku semakin bingung dan tertegun melihat momen yang begitu menegangkan, melihat mereka berdua.
" sebenarnya ada apa sih "kenapa dengan raya"? Tolong jelaskan ke raya" sambil aku panik campur takut.
"Soraya maafkan ibu mu yang hina ini nak"ucap ibu sambil mengalir air mata nya.
__ADS_1
"ibu cukup bu jangan diteruskan lagi'"tegur ayah.
Aku makin bingung kenapa hanya karena pepes tahu terjadi pertengkaran hebat,dan ayah begitu keras suara nya membetak ibu, rasa penasaran ku semakin memuncak.
Dan ayah pun pergi begitu saja, karena tidak bisa menahan ibu, ayah pergi sambil menangis,.
"soraya sebenarnya kamu"tuturnya sambil tersedu sedu,.
"aku? Raya knp bu? "tegas ku
" Kamu sebenarnya bukan anak dari ayah mu nak" jawab ibu
Rasa bingung ku makin menjadi jadi. Apa maksud dari kata kata ibu barusan.
"maksud ibu apa bu apa"? Teriak ku.
"ibu hamil oleh kakek mu raya,,dan ayah mu menikahi ibu agar menjaga martabat keluarga kakekmu"ucap ibu sambil mulutnya bergetar ketakutan.
Seketika hatiku terkoyak dengan ucapan ibu yang mungkin sedang ngelantur, akibat ibu sedang sakit, nafasku tiba-tiba terasa sesak, sesak sekali, aku memandang ibu, dengan raut muka yang begitu kaget, aku yang tadinya penasaran pun, sekejap semua otot otot ku lemas dan tak mampu bicara satu patah kata pun ..
__ADS_1
((Hai guys ingin tahu kelanjutan nya,, tunggu episode berikutnya nya yah, like komen, dan vote yah, trimakasih))