
" keruangan saya sekarang " kata anandra saat sambungan telpon telah tersambung dan setelah mengatakan apa yang dia ingin katakan anandra langsung mematikan sepihak Tampa mendengarkan jawaban dari seberang telpon.
Tok tok tok
" masuk " kata anandra yang tahu jika itu adalah asistennya yaitu Jerry.
" ada yang bisa saya bantu tuan muda? " tanya Jerry setelah sampai di depan meja kerja anandra.
" bagaimana cara kerjamu jer? Kenapa kamu bisa kecolongan dengan laporan keuangan ini? " kata anandra sambil membalik laptop nya ke arah Jerry yang berdiri di depannya.
" maaf tuan muda " kata Jerry yang hanya bisa meminta maaf karna telah lalai dan menjalankan tugasnya.
" sudahlah kak, kakak pun sama saja sama - sama ceroboh, bahkan saat sistem kalian di serang saja kalian tidak sadar huh " kata Lita yang masi kesal dengan anandra yang tidak mempercayainya.
" apa maksudnya dek? " tanya Anandra yang tidak paham dengan apa yang di katakan Lita kepadanya, sehingga Anandra dan Jerry menatap Lita dengan tatapan herang dengan apa yang di katakan Lita.
" astaga benar - benar, tuh liat di laptop kakak " kata Lita sambil kembali menunjuk sesuatu di laptop yang membuat anandra dan Jerry terkejut saat melihat sebuah virus yang perlahan - lahan memasuki laptop Anandra dan mengambil sedikit demi sedikit data yang ada di dalam laptop itu.
" sial, kurang ajar siapa yang berani - beraninya melakukan semua ini. Jerry lekas ke ruang kontrol IT, kita akan menuntaskannya sampai ke akar - akarnya sekarang juga " kata anandra yang mulai geram dengan semua orang yang berusaha menjatuhkannya.
" baik tuan muda, kalau begitu saya permisi " kata Jerry dan lekas keluar dari ruangan itu setelah mendapatkan persetujuan dari Anandra.
" sabar kakak dan jangan membuat kehebohan yang membuat si penghianat menyadari jika kaka sudah tahu rencananya. Biar tata bantu kakak untuk bermain, bagaiman? " kata Lita sambil tersenyum manis ke arah Anandra dan berharap bisa menenangkan Anandra yang sedang marah.
__ADS_1
" main? Main apa dek? " kata Anandra yang tidak paham dengan perkataan Lita, bukan karna dia tidak tahu maksud main jika yang mengatakannya adalah orang - orang yang sepak terjangnya seperti Anandra tekuni di dunia bawa tapi karna Lita yang mengatanya dan dia pikir Lita tidak akan tahu maksud main yang di dunia bawa.
" yah main... Lita mau main sama mereka sebentar sebelum di eksekusi boleh yah kakak " kata Lita dengan muka polosnya seakan - akan apa yang dia katakan hanyalah hal biasa. Anandra yang mendengar apa yang di katakan Lita pun mengernyitkan keningnya tanda dia belum faham maksud dari perkataan Lita sampai menit berikutnya dia faham dan menatap Lita dengan pandangan tidak percaya dengan apa yang di katakan Lita.
" kenapa kakak menatap tata seperti itu? apakah ada yang aneh di muka tata kak? " kata Lita lagi yang herang dan karna tidak mendapatkan respon apapun dari anandra.
" kamu mau bermain dengan para penghianat itu sayang? " tanya anandra yang ingin memastikan apa yang ada di pikirannya.
" iya kak, boleh kan? " kata Lita dengan menganggukkan kepalanya semangat saat mendengar apa yang di katakan Lita dan menatap anandra dengan tatapan memohon yang menurut anandra itu sangat imut di matanya.
" boleh sayang, memangnya kamu main dengan mereka dimana dan bagaimana? " tanya anandra yang pada akhirnya menyetujui apa yang di inginkan Lita walaupun menurutnya itu aneh tapi karma melihat tatapan memohon dari Lita yang membuat anandra mengiyakan keinginan Lita.
" dimana yah? apakah kakak ada tempat rekomendasi untuk bermain dengan nyaman? " kata Lita yang tidak tahu harus bermain di mana sehingga dia meminta pendapat dari anandra.
" bagaimana jika kamu bermain di tempat kakak saja? " kata anandra yang memberikan saran kepada Lita untuk bermain di markasnya.
" baiklah, tata boleh bermain sekarang. Tapi ingat tata harus menjaga diri dan tidak boleh terluka, Faham? " kata anandra yang memberikan syarat kepada Lita agar dia tidak terluka selama dia bermain dengan menekankan perkataan terakhirnya.
" siap bos, jadi dimana Lita bisa bermain pancing dengan para penghianat itu kakak? " kata Lita yang bertanya kepada anandra dimana letak ruang IT.
" ayo kakak antar " kata anandra yang berniat untuk mengantar Lita ke ruang IT dan ingin melihat apa yang akan di lakukan Lita untuk memancing para penghianat itu untuk keluar.
" yok kak " kata Lita dengan semangat dan lekas berdiri dari kursi yang dia duduki di samping anandra.
__ADS_1
Belum sempat kedua kakak beradik berbeda gendre itu akan melangkah ke luar dari ruangan Anandra, Jerry asisten Anandra itu tiba - tiba masuk ke dalam Tampa mengetuk pintu terlebih dahulu.
BRAK
" maaf tuan muda saya sudah berlaku tidak sopan dengan tidak mengetuk pintu ruangan anda terlebih dahulu, tetapi saya mendapatkan informasi jika tiba - tiba markas di serang dan keadaan di sana tidak menguntungkan kita. " kata Jerry yang langsung mengatakan yang akan dia katakan dengan sekali tarikan nafas.
" B***sek, siapkan mobil kita akan ke sana membasmi serangga - serangga itu " kata anandra dengan lirih yang sudah tidak bisa menahan emosinya.
" baik tuan muda " kata Jerry dan lekas pergi dari sana untuk melakukan apa yang di perintahkan anandra.
" huff tata sayang, bagaimana jika bermainnya kita tunda dulu yah. " kata anandra setelah menghembuskan nafas beratnya untuk meredakan kemarahannya agar anandra tidak menampilkan muka datarnya kepada Lita.
" tidak mau, tata mau bermain kak. " kata Lita dengan merengek kepada anandra yang tidak mau waktu bermainnya di tunda.
" tapi.... " kata anandra yang terputus saat Lita memberikan solusi agar dia tetap bisa bermain.
"Atau bagaimana jika tata bermain di sini dan kakak membereskan serangga - serangga itu di sana? " kata Lita yang memberikan solusi kepada anandra agar dia tetap bisa bermain.
" tidak bisa sayang, kakak tidak mau sampai terjadi apa - apa kepada kamu " kata anandra yang khawatir jika meninggalkan Lita sendiri.
" atau bagaimana jika kakak Jerry bersama Lita di sini agar kakak tidak khawatir meninggalkan Lita sendiri di sini? " kata Lita lagi yang tahu dengan kekhawatiran yang anandra rasakan.
" huff baiklah sayang, sepertinya kakak tidak bisa menghentikan mu. Kakak akan memerintahkan Jerry dan beberapa orang untuk melindungi mu " kata anandra yang menyetujui usulan dari Lita karna dia tidak bisa menang dengan keras kelapa dari adiknya itu.
__ADS_1
" hehehe, makasih kakak. tata sayang sama kakak anandra. " kata Lita sambil memeluk anandra saking senangnya.
" sama - sama sayang, kakak juga sayang sama tata " kata anandra yang membalas perkataan sayang Lita.