KEPOLOSAN YANG BERBAHAYA

KEPOLOSAN YANG BERBAHAYA
BAB 14


__ADS_3

" atau bagaimana jika kakak Jerry bersama Lita di sini agar kakak tidak khawatir meninggalkan Lita sendiri di sini? " kata Lita lagi yang tahu dengan kekhawatiran yang anandra rasakan.


" huff baiklah sayang, sepertinya kakak tidak bisa menghentikan mu. Kakak akan memerintahkan Jerry dan beberapa orang untuk melindungi mu " kata anandra yang menyetujui usulan dari Lita karna dia tidak bisa menang dengan keras kelapa dari adiknya itu.


" hehehe, makasih kakak. tata sayang sama kakak anandra. " kata Lita sambil memeluk anandra saking senangnya.


" sama - sama sayang, kakak juga sayang sama tata " kata anandra yang membalas perkataan sayang Lita.


...****************...


DOR DOR DOR


" Bagaimana? " kata anandra setelah sampai di markasnya dengan masuk melalui jalur rahasia.


" mereka Masi belum bisa menembus pertahanan pertama tapi jumlah mereka terus bertambah dengan seiring gugurnya teman - teman mereka yang menyerang pertama kali " kata salah satu sahabat anandra yang bernama Riki dan merupakan salah satu inti dari BLACK LOTUS FLOWER.


" Hmmm pertahankan " kata anandra yang menanggapi laporan dari Riki sambil mengawasi keadaan sekitar luar markas yang banyaknya musuh mereka berusaha untuk masuk ke dalam namun Gaga karna jebakan dari pertahanan luar markas mereka.


" habiskan, sisahkan untuk introgasi " kata anandra lagi saat melihat Masi banyak musuh mereka yang mulai berdatangan lagi.


" yah, tapi kita belum tahu berapa jumlah orang yang mereka sediakan untuk menyerang karna dari tadi mereka terus mendatangkan bala bantuan " kata Riki yang mulai kesal saat melihat musuh mereka mendatangkan bala bantuan.


" pantau, jangan bergerak dulu " kata anandra yang sebenarnya sedang berpikir keras tentang siapa yang berani berbuat semua ini.


" perkuat juga pertahanan pertama, kumpulkan anggota elit dan suruh mereka untuk siap siaga " kata anandra lagi yang memberikan perintah kepada Riki.


" gue sudah mempersiapkan mereka dari tadi, tinggal menunggu perintah untuk bergerak " kata Riki yang mengatakan jika dia sudah mempersiapkan anggota elit sedari tadi.


" bagus, dimana yang lain? " kata anandra yang baru sadar jika ke tiga temannya tidak ada.

__ADS_1


" mereka sudah menuju ke sini sejak satu jam yang lalu, tapi sedari tadi mereka belum juga datang. Sudah beberapa kali gue coba untuk menghubungi mereka tapi tidak ada satupun di antara mereka mengangkatnya " kata Riki yang sebenarnya dia sudah dari tadi khawatir dengan ke tiga temanya itu karna mereka belum sampai juga dari satu jam lebih. Anandra yang mendengar ketiga temannya belum juga datang dari satu jam yang lalu mengernyitkan keningnya.


" sepertinya ada yang tidak beres " kata anandra yang merasa ada yang ganjal dengan semua yang terjadi.


" ada apa? " kata Riki yang mulai cemas jika sahabat satunya itu mengatakan sesuatu memang suka sekali benar. Belum sempat anandra mengatakan kecurigaannya telponya berdering pertanda ada orang yang menelponnya yang ternyata adalah Lita.


" hallo, ada apa tata sayang " kata anandra setelah menggeser ikon hijau untuk menerima telpon dari Lita.


" kak, tata sedang ada di jalan menuju ke markas kakak tapi aku bertemu dengan teman - teman kakak kata kakak Jerry yang di serang jadi kami membantunya di sini, aku akan mengirimkan lokasi kami da... Kak " kata Lita yang langsung memutuskan sambungan telponnya dengan anandra setelah mengatakan apa yang dia katakan tampa mendengarkan jawaban dari ananndra.


Tut Tut Tut.


" Br**sek " kata anandra yang kesal karna Lita yang sekarang dalam bahaya bersama teman - temannya sesuai dengan apa yang dia pikirkan.


" ada apa dra? " tanya Riki yang mulai panik saat mendengar anandra mengumpat setelah mengangkat telponnya.


" mereka di serang, Lo jaga di sini " kata anandra dan lekas pergi dari sana untuk menyusul Lita serta membawa 20 orangnya.


" Lo di sini, markas butuh Lo, gue hanya sebentar " kata anandra dan lekas masuk ke dalam mobil dan membawanya dengan kecepatan tinggi.


" si*l jika para a**ing itu membuat tata terluka maka mereka akan habis di tangan gue " kata anandra yang mulai emosi jika ada yang menganggu Lita maka dia tidak akan bisa mengontrol emosinya.


Brummm Brumm Brumm Ckittt


Suara mobil spor yang di gunakan anandra dan 20 orang yang di bawanya, kedatangan mereka membuat pertarungan di sana sejenak berhenti untuk melihat siapa yang datang apakah kawan atau lawan.


Dor dor dor


Anandra dan orang - orangnya lekas menembaki musuh mereka bertepatan saat mereka keluar dari dalam mobil.

__ADS_1


" sisakan lima orang " kata anandra berteriak saat mereka sedang baku tembak dan salin serang.


" tata, kamu dimana sayang? " kata anandra yang berusaha mencari keberadaan Lita.


" aku di sini kak " kata anandra yang menyahuti panggilan anandra yang mencarinya.


" tetap di sana dan bersembunyi sayang " kata anandra yang melihat Lita sedang berada di dalam mobil yang dia buka jendelanya sedikit saat menyahuti panggilan anandra.


" sip kak " kata Lita sambil menutup kembali kaca jendela mobil, lama perkelahian sampai baka bantuan dari musu datang lebih banyak dan membawa senjata lengkap di tangan mereka.


" menyerahlah kalian sudah di kepung " kata ketua dari penyerangan itu yang memang sekarang kelompok anandra telah di kepung dengan mobil yang isinya adalah Lita di tengah dan mereka kalah jumlah.


" Br**sek lindungi tata apapun yang terjadi " kata anandra yang masi memprioritaskan Lita dari apapun.


" baik " kata mereka serentak


" kalian Masi bisa bertahan? " kata anandra lagi yang bertanya kepada ketiga temannya dan asistennya yang juga ikut terkepung di samping kanan kirinya.


" kami masi aman, tapi situasinya tidak menguntungkan bagi kita " kata Arham yang merupakan salah satu teman anandra.


" yah sepertinya mereka merencanakan penyerangan kali ini dengan matang " kata Dika salah satu teman anandra yang somplak dan suka ceplas ceplos jika bicara.


" yah kalian benar mereka memang sudah merencanakan ini dari lama karna terlihat dari strategi mereka dalam menyerang kita secara mendadak sehingga kita kelelahan seperti ini " kata Risal yang merupakan strategi perang dalam kelompok mafia mereka dan merupakan salah satu teman anandra juga.


" yah kalian benar, mereka memang sudah merencanakan ini dengan matang. Si*l Lita terlibat juga lagi " kata anandra dan langsung menatap tajam ke arah Jerry yang membawa Lita masuk ke dalam kekacauan ini. Jerry yang menyadari jika anandra menatapnya dengan tatapan tajam menelan ludahnya dengan susah karna merasa takut dengan tatapan tajam itu


" Lo berutang penjelasan jer " kata anandra dengan Masi menatap tajam ke arah Jerry.


" hahaha kalian memang pantas di musnahkan, di saat kalian di kepung dan di todong banyak senjata kalian malah Masi sempat - sempatnya berdiskusi " kata ketua dari penyerangan itu yang menyindir anandra dan teman - temannya. Perkataan dari ketua dari penyerangan itupun berhasil mengalihkan perdebatan mereka.

__ADS_1


" oh gue melupakan kalian " kata anandra dengan santainya Tampa ada rasa takut sama sekali saat di hadapkan dengan berpuluh - puluh senjata api yang mengarah kepadanya.


" hahaha tenang, kami akan membuat kalian tidak akan lupa dengan kami dan membuat ekspresi kalian itu berubah ketakutan dan menangis. " kata ketua penyerangan itu lagi yang jengkel dengan muka datar yang mereka tampilkan Tampa adanya rasa takut.


__ADS_2