
fita sengaja izin tidak pulang dengan alasan kuliah banyak tugas tapu sebenarnya fita pulang ke kampungnya, fita dapat kabar bahwa ibunya sakit.
"ibu maaf fita baru datang"
"iya nak dak papa, mana suamimu nak? "
"mas radit sedang sibuk bu, di kantor banyak kerjaan"
"iya nak dak papa ibu sudah senang kamu datang ndok"
"ibu sakit apa? ibu jangan capek capek ya"
"iya nduk ibu dak papa"
setalah dua hari fita di desa fita merasa tenang dan ibunya juga sudah lebih baik, fita tidak tahu ibunya sakit apa karena ibunya hanya bilang kalau kecapean.
di rumah radit iel sedang sibuk belajar dan radit sibuk kerja.
"yah bunda gak telfon ya...! "
"enggak, mungkin lagi sibuk belajar"
"yah nanti selesai belajar iek boleh telfon bunda? "
"boleh. "
setelah percakapan itu mereka kembali sibuk.
"drttttt"
"drtttttt... "
"halo Assalamu'alaikum...! "
"halo wa'alaikumsalam bunda... "
"bunda kenap lama.... sekolahnya? "
"maaf ya dua hari lagi bunda pulang"
__ADS_1
"horee"
"bunda iel sayang bunda... "
"bunda juga sayang iel"
selesai telfonan iel langsung tidur. sedangkan fita menangis karena ssemua ini dia memutuskan setelah selesai kuliah fita harus kerja supaya bisa pergi dari rumah radit dan bisa merawat iel dari uangnya sendiri karena fita ingin pergi dan membawa iel.
satu minggu kemudian...
hari ini fita sidang skripsi sebenarnya fita ingin di temani radit tapi dia tidak berani ngomongnya.
"pak maaf saya mau bicara sebentar"
radit mengerutkan keningnya
"apakah bapak besok sibuk? "
"saya lumayan sibuk, memang ada apa?"
"bisakah bapak besok ke kampus? "
"besok saya sibuk."
"baik pak kalau begitu gak papa bapak gak usah datang"
"hemmmm"
radit pergi ke kantor dan fita masuk kamar. iel ada dirumah omanya selama seminggu karena hari libur.
fita memutuskan untuk mencari lowongan kerja buatnya.
pagi harinya fita sidang skripsi dan semua berjalan lancar, akhirnya fita tahun ini wisuda ya fita tahun ini lulus dengan gelar dokternya.
akhirnya kuliahnya selesai sarah sekarang sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta karena sarah sudah lulus tahun kemarin. sarah mengambil jurusan berbeda dengan fita jadi lulusnya tidak bareng.
"hallo fita gimana sidangnya lancarkan? "
"iya sar semuanya lancar, alhmdulilah"
__ADS_1
mereka sedang di kafe dekat kampus kebetulan sarah libur kerja.
"fita apa kamu masih mau melanjutkan pernikahanmu setelah lulus kuliah? "
"aku juga bingung"
"apakah sudah ada perkembangan pada rumah tanggamu? "
"tidak ada yang maju semua hanya jalan ditempat"
"kamu yang sabar ya... "
di kantor radit dengan asistennya sedang saling curhat.
"brow apa kamu gak jatuh cinta sama istrimu? '
" aku masih cinta sama Raisya "
"kamu harus sadar raisha sudah tenang disana, kamu harus move on percaya deh raisha pasti juga senang kamu bahagia dengan fita"
"tapu aku masih belum bisa lupain raisha"
"dit coba kamu buka sedikit hatimu dan jalani dengan senang aku yakin kamu pasti bisa"
"ah lupakanlah aku gak mau besok kalau iel sudah paham bahwa ibunya bukan fita aku akan ceraikan dia"
"gila kamu, apa kamu tau aku dengar dari sarah bulan depan fita wisuda!! "
"trus... ''
" apa kamu gak mau datang? "
"gak tau lah gak udah bahas dia"
"kalau kamu gak mau sama fita buat aku aja... hehehe"
"coba saja kalau berani" dengan muka merah padam
dasar radit gengsinya aja ditinggikan kata Rico dalam hati
__ADS_1
bersambung.....