
tepat jam delapan acara wisuda dimulai, fita merasa sedih di hari dia memakai toganya ibu sedang sakit dan suaminya tidak mungkin mau datang kesini untuk hal yang menurutnya sepele.
"em.. fit kamu nanti di temani siapa? "
"aku nanti sepertinya sendiri ra"
"lha ibumu gak datang? "
"enggak ibuku sedang sakit ra jadi beliau gak bisa datang"
"oh gitu ya sudah kamu yang sabar ya, nanti aku temani" sambil senyum
"maksih ya ra" sambil memeluk Naura
fita ternyata sebagai mahasiswa dengan nilai terbaik jadi dia harus maju dengan walinya, akhirnya fita maju tapi dia bingung siapa yang menjadi walinya.
setelah sampai podium fita mengatakan bahwa walinya tidak bisa hadir karena sedang sakit.
para dosen pun memaklumi dan mempersilahkan untuk memberikan sedikit sambutan untuk teman-temannya.
dan sekarang tiba saatnya untuk pemilik kampus memberikan sambutannya di depan para mahasiswa terbaiknya sekaligus untuk memberikan selamat.
tak lama pemilik kampus naik ke atas podium.
fita shock ternyata pemilik kampus itu adalah suaminya sendiri.
diakhir sambutannya Radit mengatakan bahwa dia sudah menikah.
dan dia bangga pada para mahasiswanya yang pintar.
radit menyalami mereka satu persatu saat menyalami fita radit berbisik "selamat sayang"
deg jantung fita deg degan kenceng banget dan mukanya merah merona.
apa yang barusan di dengarkan adalah kata terindah yang radit ucapkan selama dia menikah.
__ADS_1
acara wisuda akhirnya selesai kini fita diajak naura foto bersama.
"fita kita foto bareng dulu yuk"
"tapi sebentar saja ya"
"iya"
tak lama setelah foto sarah datang
"lufita.... aaa maaf ya aku terlambat"
"sarah makasih sudah datang, iya gak papa kamu kan sekarang udah jadi orang kantoran" sambil tertawa bareng
tak lam hp fita berbunyi,
"halo assalamu'alaikum"
"apa kamu tidak mau mengenalkan aku dengan tema- temanmu? "
"hah "
fita berbalik ternyata radit di belakangnya
kini radit maju ke arah fita dan dia langsung memeluk pinggang fita dengan posesif.
sarah yang sudah tau bahwa fita sudah menikah hanya diam saja berbeda dengan yang lainnya pada heboh.
"hai sayang, apa kamu masih lama foto nya? "
fita bingung harus jawab apa dia melihat ke arah sarah.
"apa kamu gak mau mereka kenal aku sayang" dengan mecium rambut fita
dalm hati fita bergemuruh ingin jawab kalau radit adalah suaminya tapi sayang mulutnya terkunci rapat seolah tidak bisa bicara.
__ADS_1
"ya sudah kalau begitu aku akan memperkenalkan diri saja"
"hai semua kenalin aku radit, aku adalah teman dekatnya fita"
fita yang tadinya mersa senang kini dia menggela nafas kecewa karena radit berkenalan sebagai teman dekat bukan suaminya.
sarah menatap fita dan matanya seolah mengatakan kamu yang sabar ya.
kini mereka sudah pada pulang ke rumah masing-masing.
fita dengan terpaksa satu mobil dengan radit karena radit mengancamnya.
sampai di rumah fita mencari iel
"sayang kamu sedang apa? "
"bunda, iel sedang belajar"
"bunda sekolahnya sudah pulang ya? "
"iya sayang, bunda sudah lulus sekolahnya"
"yeay jadi besok iel bisa main sama bunda terus.... "
"tapi sayang bulan depan buda harus kerja"
"kenapa bunda kerja, kan ayah sudah kerja!! "
"bunda janji setelah pulang kerja nanti kita main bareng"
"jadi mainnya kaya bunda sekolah? "
"iyawes sayang"
"iya deh gak apa apa" sambil berpelukan.
__ADS_1
*****
bersambung.....