Kesabaran Lufita

Kesabaran Lufita
Ingin datang


__ADS_3

satu bulan kemudian...


"pak saya hari ini izin pulang sore"


"hemm"


hari ini fita harus pulang sore karena ada gladi bersih untuk acara wisudanya besok pagi , sebenarnya fita ingin sekali memberitahu radit tapi sepertinya itu hanya angan -angan saja jangankan memberitahu ngobrol aja mereka jarang banget


jam 04.00 fita baru selesai gladi bersih


"fita besok datang pagi ya" kata naura teman sekelasnya


"iya ra"setelah itu mereka pulang kerumah masing-masing tak lama fita sampai parkiran terdengar suara gemuruh dilangit


" sepertinya mau hujan " guman fita


akhirnya fita menunggu taksi yang lewat di halte depan kampusnya tapi naas sampai jam 06.00 tidak ada taksi yang lewat


akhirnya fita memutuskan untuk naik gojek karena ini sudah maghrib jadi fita ingin cepat sampai rumah


dirumah radit sudah pulang dari jam tiga sampai dirumah radit melihat sekeliling rumah guna mencari fita tapi tetap saja tidak ketemu akhirnya radit menemani anaknya bermain


"mbok apa dari tadi iel bermain hanya sama simbok? "


"iya tuan tadi non fita sudah telfon mbok katanya pulang agak sore"


"ohhh gitu'


" ya sudah saya ke kamar dulu mbok"


"baik tuan"


tak lama setelah radit masuk ke kamar fita datang dengan basah kuyup


"assalamualaikum... "


"wa'alaikumsalam.... ya Allah non kenapa basah begini? "


"gak apa-apa bik, tadi di kampus hujan deres banget"


"ya sudah non langsung mandi ya, biar mbok bikin kan teh hangat"


"ok mbok maksih ya"

__ADS_1


fita masuk ke kamarnya tapi sebelum fita sampia kamarnya radit datang dan melihat kondisi fita yang basah.


dalam hati radit berkata " kenapa fita kalau basah begini jadi tambah cantik " sambil melihat badan fita dari atas sampai bawah.


fita yang risih diawasi pun akhirnya masuk ke kamarnya.


"shit kenapa aku jadi mikir kemana-mana sih" sambil mengacak rambutnya


"permisi tuan, makan malamnya sudah siap"


"baik mbok, tolong kamu panggil fita ya'


" baik tuan"


"tok.. "


"tok.. "


"non sudah di tunggu tuan dibawah untuk makan malam"


"iya mbok sebentar"


"maaf sudah membuat anda menunggu pak"


"hemmm"


"tuan kecil sudah tidur non"


"hah tidur mbok!!! "


"iya non"


"ya sudah mbok istirahat saja"


dalam hati fita bertanya kenapa iel jam segini sudah tidur bukan biasanya.


"kamu mau makan apa hanya memandangi makanan? "


"maaf saya akan makan pak"


akhirnya fita makan karena sebenarnya perutnya sudah lapar dari tadi.


setelah maka radit mulai bertanya

__ADS_1


"kemana saja kamu sampai malam baru pulang? "


"maaf pak tadi saya ada latihan pentas dikampus"


"pak sekalian saya mau bilang, bisakah besok napakt datang kekampus sebagai wali saya? "" aku sibuk "


"baik lah pak tapi saya besuk minta izin lagi untuk pulang sore"" memang apa yang akan kamu lakukan besok? "


"besok saya wisuda pak"


"oh baiklah"


setelah obrolan itu mereka masuk ke kamar masing-masing.


didalam kamar radit menghubungi asistennya "cari tau apa saja yang istriku kerjakan hari ini"


"baik tuan"


sedangkan didalam kamar fita sedang menangis karena besok dia wisuda hanya sendirian tidak ada walinya, ibunya di desa sedang sakit.


tak lama hp radit berbunyi


" katakan "


"baik tuan"


"tadi nona di kampus latihan seharian ini non fita gladi bersih untuk wisudanya besok"


"baiklah"


didalam kamar radit berfikir kenapa tadi aku menolaknya padahalkan sebenrnya ingin menemaninya.


pagi harinya adalah hari yang sibuk buat fita, dia berangkat jam setengah tujuh lebih pagi dari biasanya.


"maaf tuan saya tidak bisa mengantar iel ke sekolah hari ini"


"hemmm"


dalam hati "apa ni bapak satu gak ada kata lain"


"saya permisi"


dalam hati radit "lihat saja aku ada kejutan untuk kamu nanti istriku" sambil senyum smirknya.....

__ADS_1


******


bersambung


__ADS_2