Kilauan Sang Penyihir: Lahir Kembali Sebagai Anak Genius

Kilauan Sang Penyihir: Lahir Kembali Sebagai Anak Genius
Bab II : Kehidupan Baru


__ADS_3

Pada malam yang gelap dan dingin, seorang bayi baru saja lahir di rumah sakit di kota kecil bernama Greenfield. Bayi perempuan itu memiliki rambut hitam pekat dan kulit putih yang halus. Namun, ada sesuatu yang berbeda dari bayi itu. Dia terlihat lebih cerdas dan waspada daripada bayi lainnya di ruang bayi. Dia bahkan tampak seolah-olah dia sudah mengetahui banyak hal tentang dunia sejak lahir.


Bayi itu diberi nama  Aria Natsuki oleh orangtuanya, pasangan muda yang bahagia yang sangat mencintai putri kecil mereka. Orangtua Aria, Hiroki Natsuki dan Ayumi Natsuki, selalu memperlakukan Aria dengan kasih sayang yang sangat besar, meskipun mereka merasa ada yang aneh dengan putri mereka. Mereka sering melihat Aria memandangi dunia dengan tatapan tajam yang tidak biasa untuk bayi sekecil itu.


Aria terbuka matanya, kebingungan dan keterkejutan terpancar dari wajahnya ketika ia menyadari bahwa ia hidup kembali. Ia berpikir bahwa ia sudah mati dan berada di dunia baru yang sekarang, namun segala sesuatunya terasa nyata dan ada di sekitarnya. Aria mengamati sekelilingnya dengan seksama, mencoba mengingat apa yang terakhir kali ia alami.


Lalu, memori itu kembali. Ia teringat insiden ledakan sihir yang mengakibatkan kematiannya. Saat itu, ia sedang mempersiapkan sihir terbaru yang baru saja ia ciptakan. Namun, sesuatu yang salah terjadi dan ledakan itu menghancurkan dirinya dan seluruh ruangan. Aria yakin bahwa ia sudah mati, tetapi bagaimana mungkin ia hidup kembali? dia masih melihiat di depan dia banyak perempuan yang mengunakan pakaian aneh serta membawa sesuatu barang ane yang aria tidak ketahui, dan melihat sekitar juga ad seorang laki laki yang memakai pakaian yang sangat mewah di jamannya dulu , Samar samar terdengan suara "Selamat bapak anak bapak perempuan" ,  " Ayumi anak kita sangat imut " "iya sayang anak kita sangat imut " ......


Aria tumbuh menjadi gadis kecil yang sangat pintar dan terampil di berbagai bidang.Dia bisa membaca dan menulis sebelum usianya mencapai 2 tahun sangat jarang terjadi di dunia saat ini karena rata rata di dunia ini sesorang bisa membaca dan menulis di usia 4-5 tahun . Dia selalu tertarik dengan segala hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sihir dasar , awal nya dia terkejut bahwa di dunia ini buku sihir banyk di temukan , namun berjalannya waktu dan sering terlihat membaca buku-buku tebal tentang dunia yang sekarang seperti  fisika, dan membaca tentang buku sejarah di dunia yang saat ini . orang tua aria sangat kebingungan dengan hal itu karena jarang terjadi ,Karena di usia tersebut seharusnya tidak bisa melakukan hal hal tersebut .


4 tahun kemudian ......


"aahh aku bosan dengan kegiatan semua ini  " ngeluh aria di kamar tidur lalu ia bergegas bangun dan keluar menuju kamar orang tuanya

__ADS_1


.


Setelah samapai di kamar orang tua nya dia membuka pintu dan mengucapkan .


"Selamat pagi ayah ibu ayo bangun kita ke kota sekarang kamu berjanji kepada ku untuk membelikan aku peralatan sihir " .


"Nanti ya sayang 1 jam lagi papah mamah masih ngantuk " ucap kedua orangtua nya


"tidak ayah sekarang lihat ayah , ibu cuaca hari ini sangat bagus " ucap aria di sertai membuka jendela kamar orangtuanya


"ok ayah ibu aria akan keluar " ucap aria di sertai berjalan menuju pintu


aria berjalan keluar dari kamar orangtua nya menuju ke ruang santai  saat dia santai tiba tiba ada ingatan dahulu di kehidupan lamanya Ia teringat insiden ledakan sihir yang mengakibatkan kematiannya. Saat itu, ia sedang mempersiapkan sihir terbaru yang baru saja ia ciptakan. Namun, sesuatu yang salah terjadi dan ledakan itu menghancurkan dirinya dan seluruh ruangan.

__ADS_1


"Bagaimana ingatan itu bisa muncul kembali ?" pikir Aria dengan bingung. serta ia meraba dadanya, untuk memastikan dan mencari bekas luka atau tanda-tanda bahwa ia telah meninggal. Namun, tak ada yang ia temukan. Tubuhnya terasa sehat dan utuh, bahkan lebih segar daripada sebelumnya


"ah sudahlah yang dahulu ya dahulu aku tidak peduli lagi " ucap dia sambil menghela nafas .......


"ayo aria mari kita jalan jalan ke kota dan membeli apa yang kamu mau hari ini " suara ibu aria dengan bernada lembut yang berjalan menuju aria duduk


tersadar dengan suara itu aria mencari suara itu ternyata ada arah dimana ayah dan ibu tidur


"Baik ibu tetapi ayah tidak ikut kita hari yang cerah ini ?" ucap aria di sertai berlari menuju ibu nya


:"Tidak aria hari ini ayah mu sedang sangat sibuk mengurus kereja yang di berikan raja keapdanya " jawab ibu aria dan mengangkap tubuh aria yang berlari menuju ia ....


Setelah itu aria yang di gendong oleh ibunya berjalan perlahan menuju kereta kuda untuk berbelanja di kota "kamu sangat berat nak" protes ibunya namun aria hanya tertawa saja , aria bersyukur di dalam hati karena dunia ini dia merasakan cinta kedua orangtua nya , di kehidupan dahulunya aria sebatang kara , orang tua nya terbunuh saat monster datang di desa nya , lalu dia di jadikan budak oleh bandit saat ia kecil ...

__ADS_1


Setelah beberapa menit dia berjalan terlihat kereta kuda yang mewah dan siap untuk berjalan menuju kota untuk berbelanja di kota


__ADS_2