Kilauan Sang Penyihir: Lahir Kembali Sebagai Anak Genius

Kilauan Sang Penyihir: Lahir Kembali Sebagai Anak Genius
Bab V : Tes Kekuatan Sang Penyihir Muda


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, Aria terbangun dengan semangat yang membara. Hari ini adalah hari yang dinanti-nantikan oleh semua penyihir muda di kota. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari ketika mereka harus melewati tes kekuatan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan sihir mereka.mnurut tradisi di dunia ini jika kalian berumur 6 tahun maka pihak gereja akan datang untuk memeriksa kekutan sihir dan memberikan berkah kekuatan yang sesuai dengan potensial sihir mereka


Namun, Aria merasa sedikit gugup. Ia tidak pernah benar-benar yakin dengan kemampuan sihirnya, terlebih lagi setelah dia menyadari bahwa dia adalah reinkarnasi seorang penyihir jenius takut dia akan di pergunakan hanyak untuk kepentingan pribadi gereja . Tapi, Aria berusaha untuk tetap tenang dan mencoba menahan diri sebisa mungkin agar tidak menonjol di mata gereja nanti ....


Dan rencana aria akan pergi ke gereja menaiki kereta kuda setelah ia makan pagi bersama ayahnya , dan jarak rumahnya ke gereja dekat kota  menempuh  perjalanan yang lumayan lama sekitar 1/2jam perejalanan karena keluarganya dia tidak mampu untuk membeli kendaraan yang lebih cepat dari pada kereta kuta ....


Setelah Aria makan pagi , Aria bergegas ke gereja dekat kota bersama pengawalnya bernama "

__ADS_1


Motokura Kyugai" dan pembantunya bernama "Chiruta Emichiko" . Aria memakai gaun putih yang sangat indah .


dan memulai perjalanan ke gereja .


Setelah dia melakukan perjalanan 2 jam perjalanan sampai lah mereka  tiba gereja dan Aria bergegas di tempat tes, suasana mulai ramai. Orang-orang dari gereja sudah berkumpul dan menyambut para penyihir muda yang datang untuk diuji. Beberapa orang yang mengenali Aria memberinya senyuman ramah, dan itu membuatnya merasa sedikit lega....


Setelah beberapa saat, Aria dan petugas gereja sepakat untuk menguji ulang kemampuan sihirnya di tempat terbuka. Aria pun mulai menunjukkan kekuatan sihirnya, dengan sedikit rasa takut karena akan ketahuan kalau dia memiliki kemampuan yang besar dengan rasa gugup ia mengeluarkan kemampuan nya ....

__ADS_1


Di tengah tes kekuatan, Aria tiba-tiba memikirkan kembali tentang kemampuan sihir Ryo, anak dari teman sahabat ibunya. Ryo memiliki kemampuan sihir yang begitu kuat untuk seumurannya, dan itu membuat Aria sangat tertarik padanya dan sekaligus ia takut kalo nanti ryo akan menjadi budak gerja ...


setelah di test ulang ternyata aria tetap mendapatkan pringkat E dan pihak gereja tidak mencurigai Aria lagi


tes kekuatan pun berakhir pada sore hari , banyak perserta yang tidak mendapatkan pringkat karena tidak memiliki mana / mana yang mereka punya sangat sedikit dan Aria merasa lega karena dia bisa menyembunyikan keukuatan nya sekaligus sedikit lelah .....


Ia kemudian kembali pulang dengan ibunya, walaupun hanya pringkat e tetapi ibu aria tetap memberikan pujian kepada anaknya karena sangat jarang yang bisa mendapatkan pringkat saat test kekuatan. Aria merasa senang dan bangga dengan dirinya sendiri, karena dia telah melewati tes kekuatan dengan sukses. Namun, di balik senyumnya, Aria masih merasa waspada dengan semua yang terjadi, karena ia merasa bahwa tes kekuatan itu bisa menjadi awal dari banyak petualangan yang menanti di masa depan.......

__ADS_1


__ADS_2