KING MAFIA & WANITA BERCADAR

KING MAFIA & WANITA BERCADAR
PERMAINAN BARU DI MULAI


__ADS_3

Hallo guys Author come back, dua kali up satu hari karena saya moodnya lagi bagus, di tambah banyak yang konwel jadi saya lebih semangat.


Alhamdulillah saya sekarang lagi libur, jadi leluasa buat nulis cerbungnya.


Tanpa banyak bac*t lagi yu mulai baca...


***


Nissa yang sedang memasak terkejut kala Alvin tiba-tiba memeluknya dari belakang.


"Sayang," panggil Alvin sambil mencium pipi Nissa lembut.


"Kakak! Ilmy lagi masak jangan ganggu!" kesal Ilmy namun tak di gubris oleh Alvin.


Alvin membalikan badan Nissa dan otomatis pandangan mereka bertemu.


'Ya ampun jantung diam kamu, jangan sampai copot, benarkan Kak Alvin itu manusia super yang bisa nyetrum.' batin Nissa.


"Kakak itu manusia super ya?" tanya Nissa polos.


"Pfft buahahaha... Kamu ini bicara apa sayang hahaha..." tawa Alvin meledak kala Nissa berbicara ngawur seperti itu.


"Kok Kakak bisa nyetrum aku sih?" tanya Nissa dengan wajah tanpa dosa.


"Bukan nyetrum, tapi kamu itu cinta sama cogan suami kamu ini." ucap Alvin percaya diri.


Nissa tertawa terbahak-bahak ketika mendengar Alvin memuji dirinya sendiri.


"Tampan itu di akui bukan mengakui, SUAMIKU." ucap Nissa geram dengan menekan kata suamiku, kemudian dia cengengesan sendiri.

__ADS_1


"Aku itu ganteng bukan tampan, jadi bedalah, tampan di akui kalau ganteng mengakui." jelas Alvin.


"Sudahlah Kak, perutku sudah sakit tertawa terus." pinta Nissa.


"Kita jalan-jalan yu! Ke pantai." ajak Alvin


"Ayo Kak!" Nissa langsung nyelonong pergi dari hadapan Alvin, namun segera di cegat.


"Bentar sayang kamu belum pakai niqob, nanti wajah barbie kamu terlihat orang, itu melanggar undang-undang dasar istri cogan."


"Aku lupa, bentar ya Kak." Nissa pun berlari menuju ke kamar untuk mengambil niqobnya.


***


"Sayang yu turun." Alvin langsung menggenggam tangan Nissa erat seperti orang takut kehilangan.


Mereka berdua berlarian seperti anak kecil yang tanpa beban, melupakan lelahnya dunia dan menyambut datangnya kegembiraan.


"Ayo Kak, tapi bentar,"


"Aku kayak kenal orang itu." ucap Nissa sambik menunjuk perempuan di depan sana.


"Kita samperin yu kak!" ajak Nissa yang diangguki oleh Alvin.


***


"Zizah!!!" Nissa kaget kala melihat orang yang ada di depannya, dia pun langsung memeluknya.


"Kamu Nissa? Benar kamu Nissa?" tanya orang itu membenarkan.

__ADS_1


Azizah, dia adalah teman sekaligus sahabat masa kecil Nissa, mereka berpelukan bagai teletubis.


"Ya Allah aku kangen banget sama kamu." ucap Nissa tak percaya.


"Aku juga."


"Ekhem!" Alvin yang merasa tidak di pedulikan pun angkat suara, dan sontak kedua wanita itu beralih menatap Alvin bersamaan.


"Kakak ganggu aja!" kesal Nissa cemberut.


"Dia siapa kamu Nis?" tanya Zizah heran.


"Eh dia suami aku Zah," ucap Nissa cengengesan.


"Alvin." ucap Alvin dingin tanpa ekspresi, kutub utaranya sudah kambuh.


"Azizah." ucap Zizah lembut dengan tersenyum manis, sama seperti wajahnya yang manis semanis gula, tapi tetap lebih cantik Nissa.


"Hmmm." Alvin langsung merangkul pinggang Nissa tanpa rasa ragu.


'Ganteng banget suami Nissa, Astagfirullah sadar Zizah.' batin Zizah.


Tanpa mereka bertiga sadari, dari tadi gerombolan orang berbaju hitam sedang mengawasi mereka dari kejauhan.


"Wanita itu menjadi sasaran kita selanjutnya, dia adalah senjata terbaik kita, catat itu! Jangan sampai misi kita kali ini gagal lagi, ini adalah peluang emas kita." ucap seorang ketua dari gerombolan orang tersebut.


"Aku akan membalasnya Alvin Alexander, PERMAINAN BARU SAJA DI MULAI!!! Hahaha..."


**Yeay selesai juga saya ngetiknya, saya nggak bisa nulis panjang guys maafin ya.

__ADS_1


Konwel biar saya semangat up tiap harinya**.


__ADS_2