
...selesai memasuki mata kuliah Rizma dan Riska keluar menuju tempat parkir yang cukup luas disana terlihat sebuah mobil mewah milik Herman yang sedang menunggu seseorang."hai bang udah lama nunggu disini eh tapi tumben nunggu biasanya kami yang nunggu sampe jamuran."ucap Riska yang ketika melihat mobil Abang nya langsung ia hampiri....
..."udah cepet masuk atau Abang tinggal."ucap Herman yang kesal pada adik tengil nya satu ini yang kalau bicara suka ceplas ceplos."udah ka cepat masuk kedalam kakak udah nunggu kita buat ketemu klien nya."ucap Rizma yang mendapat kabar dari Patra tadi pagi....
..."what...!!!! ketemu klien kakak maksud nya di acara peluncuran produk lagi?"ucap Riska yang malas kalau harus memakai sepatu hak setinggi 5 centi dan itu membuat nya tak nyaman.walau ia bisa menggunakan sapatu hak namun ia tak suka mamakainya....
..."iya udah jangan banyak tanya kita harus siap siap."ucap Rizma tanpa menunggu jawaban dari Riska ia langsung menarik lengan Riska yang membuat Riska terperanjat ketika melihat lengan nya ditarik masuk kedalam mobil....
..."Abang paham kamu gak mau ikut dengan Abang dan kakak tapi ini pak Broto orang yang lumayan dekat dengan kalian selain itu juga dia investor terbesar di perusahaannya kakak."ucap Herman berusaha memberi pengertian kepada Riska agar mau ikut dengan Abang dan kakak nya ke acara pak Broto....
..."huhh...oke oke deh ka ikut."ucap Riska yang pasrah mengikuti ajakan Abang dan kakak nya yang sekali berkata mustahil dibantah....
...setelah berbincang sebentar Herman melajukan mobil dengan kecepatan sedang menuju apartemen mereka....
..."oke udah sampai ayo." ucap Herman mengajak mereka turun dari mobil.dan sepanjang jalan Riska dan Rizma terus mengoceh tentang kelakuan pak Broto yang sangat cerewet....
..." kalian masuk kekamar Abang masakin kalian ya."ucap Herman memberi instruksi pada mereka untuk masuk kekamar mereka....
__ADS_1
..."hahh....katanya kakak udah nunggu kita gimana sih Abang ini." ucap Rizma yang bingung pada Abang nya satu ini....
..."kamu kayak gak kenal Abang aja ya pasti ini tak tik untuk kita biar mau ikut kakak dan abang.Kalau aku sih udah tau dari tadi."ucap Riska yang sudah tahu hal itu dari awal....
..."hihh... Abang kebiasaan deh."ucap Rizma yang langsung kekamar nya....
..."udah cepet mandi yang wangi abis itu kita makan." tanpa menunggu jawaban dari Riska ia langsung berjalan menuju dapur untuk masak....
...Riska yang kesal langsung menyambar tasnya yang ia taruh di atas meja dan ber jalan menuju kamar nya.ketika semua orang sudah selesai mandi mereka semua berjalan menuju meja makan disana terlihat Abang nya baru duduk dan ingin memanggil mereka.namun begitu melihat mereka ia langsung memanggil Rizma dan Riska untuk makan bersama nya....
...terlihat disana banyak makanan tertata rapi yang membuat mereka curiga Abang mereka membeli makanan di toko online....
..."he he...iya tadi Abang bingung mau masak apa terus Abang bikin telor ceplok itu dan yang lain Abang beli online." ucap Herman dan memasang wajah cengengesan nya....
..."huh.. ya udah kita makan siang terus langsung berangkat.oh iya bang acaranya mulai jam berapa?" tanya Rizma....
..."jam 8 acaranya mulai ini jam berapa?" ucap Herman sedari melirik jam di dinding yang menunjukan pukul setengah tujuh artinya satu setengah jam lagiereka akan berangkat.mereka mulai duduk di kursi masing-masing mulai memindah kan isi makanan di piring ke perut mereka.tak menunggu lama makanan sudah berpindah. semua ke perut mereka semua....
__ADS_1
..."ini udah jam 7 kalian siap siap dan kita berangkat oke."ucap Herman memberi instruksi pada Rizma dan Riska.tak butuh waktu lama mereka sudah siap dengan setelan elegannya masing masing.rasanya Rizma dan Riska ingin tertawa terbahak bahak saat melihat Abang yang pernah mereka lihat saat kuliah seperti preman dan sekarang menjadi orang yang terlihat berwibawa serta tampan.ya memang mereka akui orang didepan mereka ini sangat tampan dan terlihat cool namun tengil.tak kuasa menahan tawa mereka pun tertawa terbahak bahak....
..."kenapa kalian malah tertawa liat Abang?"tanya Herman yang bingung mengapa mereka tertawa terbahak bahak seperti itu....
..."aku gak percaya Abang yang dulu kayak anak jalanan,bandel, bahkan kayak preman sekarang menjadi orang yang terlihat berwibawa serta tampan lagi hahaha..."ucap Rizma yang membuat Herman memasang wajah kesal nya ketika adik nya mengingatkannya pada saat ia menjadi preman kampus dulu....
"udah ayo kita berangkat nanti kakak ngomel lagi."ucap Riska mengalih kan perhatian mereka.
...mau tak mau mereka harus menyudahi pembicaraan karena tak mau mendapatkan tatapan tajam sang kakak.saatereka hendak ke lift ternyata di dalam juga ada Erik yang memakai setelan lengkap nya.wajah yang tadinya ceria sekarang menjadi kesal karena melihat Erik berjalan dengan wanita yang....
..."hai Erik agung jaya baru tadi pagi ketemu udah ketemu lagi mau ke acara pak Broto ya."ucap Herman dengan nada mengejek namun Erik tak menjawab ia dan yang tadi nya merangkul lengan wanita disampaing nya kini merangkul bahu wanita itu....
..."ayo Mona kita berangkat jangan hiraukan mereka."ucap Erik yang memasang wajah kesalnya niat hati ingin menunjukkan kepada Rizma kemesraan nya dengan Mona namun sang target tak menunjukkan reaksi apapun.begitu pun dengan Herman dan adik adik mereka melangka dengan elegan menuju parkiran mobil....
"ayo masuk." ucap Herman sedari membukakan pintu mobil untuk mereka.
*****
__ADS_1
hai beb dukung terus novel ini ya biar makin semangat akunya