
"anu anu bilang aja kamu belum ngerjain sama sekali kan!!!"ucap Rizma yang kesal dengan kebiasaan sang adik yang selalu mengerjakan tugas saat waktu sudah mepet sekali.
"hehehe... besok dehh aku janji ya."ucap Riska mencoba untuk merayu sang kakak yang beda 1 tahun karena lahir bulan 9 ia harus 1 kelas dengan Riska.
"oke tapi kamu tidur sekarang."ucap Rizma tidak ingin Riska begadang semalaman.karena makanan yang tadinya berada di piring sudah berpindah ke perut mereka.
"oke."ucap Riska yang selalu mengubah ubah panggilan nya dengan sang kakak yang terkadang kakak,kamu,kau dan yang lain lagi.
mereka beranjak dari tempat duduk nya dan menuju wastafel untuk menaruh piring yang pasti akan dicuci sampai berkilau bersih.selesai menaruh piring mereka langsung menuju kamar pribadi yang tersedia untuk mereka.
********
__ADS_1
tak terasa malam sudah berganti pagi hari semua orang sudah siap dimeja makan menunggu seseorang yaitu Riska yang kalau dibangunin seperti kebo.saat meliha Riska datang semua hanya geleng geleng kepala meliha Riska baru datang jam segini.mereka memulai sarapan pagi dengan candaan yang membuat siapa saja yang belum mengenal mereka pasti akan mengira bahwa mereka adalah saudara.
selesai sarapan pagi yang indah dan membuat hati manjadi ceria mereka semua mengantar Victor dan David mereka melanjutkan aktivitas masing-masing.Rizma dan Riska ke perusahaan milik nya yang di pimpin oleh Abangnya yang sekarang harus memimpin 2 perusahaan sekaligus.Walau begitu Rizma tetap menjadi pemimpin di belakang layar.dengan begitu ia dapat dengan mudah melihat penilaian mereka semua terhadap diri nya.
Rizma alea Alexander,Riska Aprilia Alexander,Patra niaga Alexander , dan Herman Charlie Alexander. mereka mempunyai perusahaan sendiri sendiri karena mereka ahli waris keluarga Alexander yang dapat dikatakan keluarga paling kaya di Paris, Perancis, London, dan Singapura. perangkat terbesar mereka adalah negara Paris yang di warisi kepada Patra yang merupakan cucu pertama dari keluarga Alexander memiliki sifat dingin dan cuek kepada semua orang kecuali keluarga nya ia selalu bersikap hangat kepada keluarga nya.sedangkan Rizma selalu sederhana dan tidak seperti orang kaya umum nya yang selalu sombong dan berpakaian mewah.begitu pun dengan Riska.
saat di perjalanan menuju kampus tiba tiba mobil mereka di kepung oleh 4 mobil.dari mobil itu terlihat ada seseorang yang terlihat seperti preman.
"wooiii bangsat buka pintu nya atau gue dobra nih!!"ucap orang yang mengepung mobil mereka tadi.Riska dan Rizma sudah tahu bahwa pasti ini ujung ujungnya perkelahian.untung Rizma dan Riska pemegang sabuk hitam karate sejak usia dini lebih tepatnya saat 4 tahun usia.
"Riska kita tinggalin aja mereka semua."ucap Rizma yang tidak peduli sama sekali dengan mereka.
__ADS_1
"iya lagian waktu kita nggak banyak."sahut Riska sembari melihat jam tangannya yang menunjukan bahwa mereka tidak punya waktu banyak untuk kekampus.
"etsss... bentar."ucap Rizma membuat Riska harus berhenti saat sedang masuk mobil.sedangkan Rizma menghampiri salah seorang anggota yang menyerang nya yang.
krekkk.....
"katakan siapa yang menyuruh mu menyerang kami."
"akhhh!!!! iya iya akan saya jawab."
"gak usah basa basi cepat katakan!!!"ucap Rizma yang semakin kuat memelintir tangan orang itu.sedang kan Riska hanya diam dengan expresi senyum indah nan mengikat hati pria yang melihat nya.
__ADS_1
"Erik Gammaland!! yah itu saja yang aku tau aku mohon akhh..... tolong lepaskan tanganku."
***************