
Kanaya dan arka pun memilih untuk pulang ke Indonesia , dan saat ini dia sudah berada di bandara Soekarno-Hatta Jakarta , mereka sedang menunggu Rio.... bukanya Rio yg datang malah banyu yg datang , banyu adalah orang kepercayaan Kanaya untuk menjaga markas mereka....
" nona kanaya , saya mempunyai berita buruk untuk anda!!!" ucap banyu yg sudah berada dihadapan Kanaya
Kartika mendengar ucapan banyu Kanaya pun langsung membuka kacamatanya dan menatap bantu....
" nona , eh maaf ketua... sepertinya kita berbicara hal ini di markas saja!!!kalau disini tak aman , soalnya ini penting sekali nona!!!" ucap banyu berbisik sambil celingak-celinguk
" oke " ucap kanaya singkat dan langsung masuk kedalam mobil dan menghubungi Rio
Rio pun mengangkat telpon kanaya...
"halo ada apa nona kanaya!!" ucap Rio dari sebrang sana
" kamu sekarang datang ke markas bersama Andini , karena saya tau kalian sedang berdua!!!" ucap Kanaya kepada Rio
" maaf Kanaya , gw lupa waktu!!! " ucap Rio melas
" udah jangan banyak omong cepetan!!!!" ucap kanaya kepada Rio sedikit berteriak
" siap nona!!!" ucap Rio kepada Kanaya
tutttttttt.....
Kanya pun mematikan teleponnya secara sepihak
akhirnya mereka pun sampai di markas , Rio dan Andini agak sedikit terlambat karena macet
__ADS_1
" jadi apa berita buruknya banyu!!!" ucap kanaya kepada banyu dengan tatapan tajam
" jadi gini nona, eh ketua....tuan muda Alden disandra oleh geng ular piton , jadi dia bermaksud menolong seorang gadis yg ternyata adalah anak dari geng ular piton , wanita itu bernama Casandra , Casandra itu sengaja disuruh ayahnya untuk memancing Alden " ucap banyu kepada Kanaya
brak....
Kanya menepuk keras tangannya ke meja hingga membuat seluruh orang yg sedang berkumpul merasa takut
" bukankah saya sudah menyuruh tim kamu menjaga Alden dari jarak jauh!!!!banyu???" ucap kanaya menatap penuh amarah kepada banyu
" maafkan saya nona , geng ular piton Teleh berbuat licik dengan menaruh obat tidur pada air yg kami minum , dan alhasil kita kehilangan tuan muda Alden!!!!!" ucap banyu gugup tambah takut menatap ketua nya itu
" ayo sekarang kita serang geng ular piton!!!" ucap Kanaya penuh keyakinan
" tapi nona , tuan besar sedang kesanah menjemput tuan muda Alden " ucap banyu
" maaf nona , tuan besar mengancam kami!!!" ucap Andini berbicara
entah apa yg merasuki mu , hingga kau tega mengkhianati ku yg tulus mencintaimu
nada dering hp Rio yg terdengar kencang , seketika seluruh orang yg ada di ruangan tertawa terbahak-bahak....
"diam , semua!!!" teriak kanaya penuh amarah
mereka semua pun membungkam mulut masing-masing karena takut kepada Kanaya
" silahkan Rio angkat telepon nya terlebih dahulu!!!" ucap Kanaya yg emosi nya sedikit menurun
__ADS_1
" baik "
" halo "
"----"
" apa , oke akan saya kasih hp ini ke nona besar "
Rio pun memberi hp nya kepada Kanaya karena si penelepon ingin berbicara kepada Kanaya
" siapa Rio !!!!" tanya Kanaya
" Casandra" bisik Rio dan membuat telinga Kanaya panas
Kanaya pun mengambil Telpon milik Rio kasar dan berbicara kepada Casandra
" mau apa kamu!!" emosi Kanaya
" kakak aku mau kasih tau ke kakak bahwa kakek Kaka dan Alden sedang di Tawan oleh papa , jadi aku mau berkerja sama dengan kakak untuk menyelamatkan mereka!!!" ucap Casandra
" cik , jebakan "
" tidak , kakak aku bersungguh-sungguh "
" baiklah kalau begitu!!!" ucap Kanaya LANGSUNG menutup telponnya
bersambung....
__ADS_1
hay guys , jadi Alizan mau kasih tau ke kalian soal Alden , jadi Alden itu adik dari kanaya , mereka beda ibu , ibu Alden adalah sekertaris kantor papanya kanaya , tapi mama Alden sengaja menaruh obat perangsang kedalam minuman papah nya kanaya saat sedang dinas ke luar negri , mama Alden itu ingin memiliki harta yg melimpah , jadi dia berfikir ingin menjebak papa Kanaya , tapi mimpinya itu malah berdampak buruk , setelah mama Alden melahirkan Alden , dia dibunuh oleh kakek , dan sampai sekarang mereka hanya bilang ke Alden bahwa mereka sekandung , tapi suatu hari Alden mengetahuinya dari nenek, karena nenek tak suka kepada Alden , nenek hanya bilang bahwa Alden adalah anak dari wanita murahan , dan Alden memutuskan untuk tinggal sendiri diluar , sebagai kakak yg baik Kanaya ingat pesan ayahnya sebelum ayahnya mengalami kecelakaan pesawat , tetaplah mencintai adik mu , meskipun kalian beda ibu , dan terus pantau dia dari jauh , karena ini kado yg ayah minta dari kamu , dan semenjak itu Kanaya bertekad untuk selalu menjaga Alden meskipun dari jarak jauh