Kisah CEO Cantik Yg Dingin

Kisah CEO Cantik Yg Dingin
duh Karla hamil!!!anak siapa nih....???


__ADS_3

Kanaya dan lainnya pun sampai di rumah almarhum Yasmin ibunda kanaya dan Karla, Kanaya masuk dengan dipeluk sang suami sampai duduk di kursi pun sama dalam keadaan di peluk.


" aduh mata ku sakit...melihat kalian seperti ini kaya pengantin baru aja deh?" keluh Alden Dangan maksud bercanda kepada Kanaya dan arka


nenek Kanaya nampak tak terima kerena keluhan Alden iya juga mengomentari Alden dengan ketus " kalau sakit jangan disini!!!" ucap nenek ketus kepada Alden


" dasar nenek tua keriput!!" gumam Alden yg bisa didengar oleh neneknya itu dan membuat tawa semua orang pecah melihat cucu dan nenek bertengkar seperti anak kecil yg tua gak mau ngalah yg muda juga gak mau ngalah sama yg tua


gelak tawa di ruangan itu pun sirna ketika Karla berbicara dengan penuh serius dan ketakutan kepada Kanaya yg membuat ruangan itu menjadi hening seketika dan mencekam.


" kakak Naya " tanya Karla agak sedikit ragu dan takut menatap mata Kanaya


" iya kenapa kar? " tanya Kanaya kepada adiknya dengan tatapan dingin


" aku....aku....aku ham--" ucap Karla terhenti karena ucapan Kanaya yg membuat wajahnya memucat dan tangannya gemetar


" kamu hamil kakak tau itu....dan pada saat itu kamu sedang mabuk atau apa dan kamu dibawa orang lain untuk bercinta, dan kamu dijebak oleh orang atau.....dan mama meninggal karena serangan jantung mendengar kabar bahwa kamu hamil dan tekanan darahnya tinggi yg membuat mama menghembuskan nafas terakhirnya saat berada di rumah sakit " prediksi Kanaya yg tepat pada sasaran


" kakak tau itu?" tanya Karla kepada Kanaya


" kakak hanya memprediksi saja!!!" ucap Kanaya tanpa Ekspresi


" Abigail!!!" panggilan Kanaya dan sosok orang yg di panggil pun menghampirinya


" ya nona..." ucap Abigail kepada Kanaya


" kamu cari tahu siapa lelaki itu dan bawa dia kemari!!" ucap Kanaya tanpa memalingkan wajahnya ke Abigail

__ADS_1


" siap nona " ucap Abigail dan langsung berjalan ke luar dan mencari tahu siapa lelaki yg telah menghamili adiknya


kakeknya pun memecah keheningan dengan menanyakan momongan dari pasangan suami istri yg sedang bermesraan itu.


" oh iya Naya , arka kapan kalian punya bayi kakek udah gak sabar mau gendong anak dari kamu dan arka " tanya kakek kepada Kanaya yg sedang meminum air dan akhirnya batuk karena kaget


Uhuk....Uhuk...


" secepatnya kek...." ucap arka sambil mengeratkan pelukannya dipanggang istrinya itu dan Kanaya hanya tersenyum menahan malu


" iya nih Alden juga mau jadi uncle nih....mau gendong bayi....biar nanti gak kaku kalau punya anak" ucap Alden sambil menirukan orang yg sedang menggendong bayi dan tersenyum geli saat iya membayangkan bagaimana jika iya menjadi ayah.


" tunggu aja ya!!" ucap Kanaya saraya tersenyum manis kepada mereka semua


tiba-tiba dari arah pintu masuk ada 2 perempuan dan 1 lelaki yg sedang berjalan masuk kedalam ruang tamu yg saat ini sedang ramai dan dia adalah Serenades Williams teman baik Kanaya yg berlari sambil Menangis itu.


" Naya I was sad to know that Aunt Yasmin died " ucap Serena sambil menagis alay dan memeluk erat Sahabat Kecil nya itu


" ishh kamu ini!!" ucap Serena sambil memukul pelan tangan Kanaya


" oh iya Naya ini Diana adik aku dan yg sampingnya Dion kakak aku dan Diana, Dion ini Kanaya sahabat aku " ucap Serena memperkenalkan orang yg iya bawa


" bagai mana kamu tahu aku disini " tanya Kanaya kepada sahabatnya itu


" itu adalah hal yg gampang untuk Serenades" ucap Serena membanggakan diri


" oh iya Rena , ini Alden dan Karla adik akoh " ucap kanaya memperkenalkan Serena Dengan adiknya

__ADS_1


" oh hay Alden dan Karla " ucap Serena sambil melambaikan tangan dan tersenyum manis kepada dua anak itu


" gimana tentang adik kamu yg laki udah dinikahin dan dibawa ke Kanada " tanya Kanaya kepada Serena


" sudah.... sebenarnya aku ini kesal sekali kepada dia udah pacarnya itu nabok gue lagi sakit nih pipi gue Nay , sumpah jurang ajar banget tuh menantu akoh " ucap Serena kepada Kanaya agak sedikit berbisik


" asik dong bentar lagi punya cucu....padahal belum nikah" ucap Kanaya sambil cekikikan


" gila Lo.... seneng banget dah hina gue karena belum punya pacar atau pun kekasih!!!" ucap Serena memelas


" ekhem..." deheman kakek yg membuat Serena sadar akan ketidak sopannanya dan Serena langsung berlari mencium tangan kakek dan nenek kanaya dan diikuti Diana dan Dion


" nih kita suruh berdiri aja gak disuruh duduk " tanya Serena yg membaut dua orang yg iya bawa menggelengkan kepalanya malu


" ayo silahkan duduk...." titah Kanaya


dan Serena pun langsung duduk dan diikuti dua orang itu


" soryy banget gak bisa hadirin pemakaman aunty Yasmin " ucap Serena kepada Kanaya


" iya gak papa!!" ucap Kanaya


" ya Allah Nay ada tamu yg datang bukanya dikasih minum malah disuruh ngomong terus kan capek " ucap Serena lagi yg membuat dua saudaranya itu menggelengkan kepalanya malu


" iya mau minum apa? " tanya Kanaya kepada Serena


" apa aje deh yg penting minum aus nih gue " ucap Serena kepada Kanaya

__ADS_1


" oh kalau gue kasih air bekas cucian piring Lo mau " ucap Kanaya kepada Serena


" gak gitu juga kali " ucap Serena memanyunkan bibirnya


__ADS_2