Kisah CEO Cantik Yg Dingin

Kisah CEO Cantik Yg Dingin
mau gak ya di lamar sama Rayen...


__ADS_3

hay semua saya balik lagi nih!!!😱dan ternyata urusan nya lebih cepat yg dari yg saya bayangkan uhuy senangnya.....😃bisa bertemu para reader lagi.....dan dari pada banyak bacot langsung aja kuy ke ceritanya!!!!!


*******


1bulan setelah Karla di rawat dan Leon ( anak pungut Kanaya ) sudah berumur 1 tahun, dan Rayen pun sering datang ke rumah Kanaya hanya untuk mengecek bagaimana keadaan calon anaknya dan kekasihnya. karena hingga saat ini Rayen belum memberikan jawaban dan membuat Kanaya risau dengan keadaan perut Karla yg makin lama membesar , hingga hari ini Rayen bertamu ke rumah Kanaya dengan membawa ibu , ayah dan adiknya ke rumah Kanaya dan Kanaya yg sedang menikmati hari weekendnya bersama keluarga di rumah pun kaget dengan datangnya rombongan Rayen.


Ting....tong....


anggap aja suara bel rumah Kanaya bunyi...


" Alden tolong dong bukain pintu....bi Inah kelihatannya repot deh dia kan lagi masak!!" ucap Kanaya kepada Alden yg dari tadi membuat Leon tertawa dalam pangkuan Kanaya , dan Alden pun mengumpati Kanaya


" ganggu aja nih!!!" umpat Alden kepada Kanaya dan arka hanya terkekeh yg mendengarnya


Alden pun membuka pintu dan alangkah terkejutnya melihat rombongan yg dibawa Rayen dan mempersilahkan Rayen dan keluarganya masuk.


" ayo masuk....." ucap Alden sambil berjalan duluan memimpin rombongan tersebut

__ADS_1


Kanaya dan arka pun terkejut sekali melihat kedatangan rombongan Rayen dan keluarga ke rumah Kanaya tanpa sepengetahuannya


" ayo silahkan duduk semua...." ucap Kanaya dan mereka pun langsung duduk " emm....ada apa ya?" tanya Kanaya dan arka secara bersamaan kepada rombongan Rayen


"jadi gini maksud kedatangan kami kemari adalah untuk melamar adik nona Kanaya...." ucap papa Rayen dengan tersenyum kepada Kanaya mereka pun tentu saja sudah kenal dengan Kanaya karena perusahaan Kanaya adalah inspektor di perusahaan papa Rayen


" oh astaga pak Fino tak perlu formal seperti itu berbicara nya kepada saya panggil saja Kanaya...." ucap Kanaya sambil tersenyum kepada pak Fino papa Rayen


" ah ini anak siapa Kanaya?" tanya Tante Hani ibu dari Rayen


" Oalah anak kamu ya ganteng ya mukanya.... namanya juga bagus boleh gak kalau Tante gendong...." ucap Tante Hani kepada Kanaya dan dengan senang hati Kanaya memberikan Leon untuk di gendong oleh Tante Hani


" jadi bagaimana apakah lamaran anak saya di terima oleh nak Kanaya dan nak arka?tanya pak Fino kepada Kanaya dan arka , Kanaya dan arka hanya memandang satu sama lain dan akhirnya mereka berdua mengangguk


" kalau menurut saya sebagai Kaka ipar Karla mending pak Fino bertanya langsung kepada anak yg akan di lamarnya karena saya takut jika saya mengambil keputusan tanpa Karla ketahui meskipun Karla mau sekali pun saya gak akan mengambil keputusan secara sepihak tanpa Karla karena saya bukan lah orang yg akan di lamarnya...." ucap arka tenang lalu menyuruh Kanaya untuk membawa Karla turun dari kamarnya ke ruangan tamu


" ah iya benar juga ya!!!" ucap pak Fino kepada arka sambil manggut-manggut

__ADS_1


setelah menunggu Kanaya turun dengan Karla mereka pun akhirnya turun dengan anggunnya kepada tamu yg ada dirumahnya itu, Karla pun duduk di samping Kanaya dan berhadapan dengan Rayen, Rayen tak henti-hentinya memandang wajah Karla kagum sampai dia di panggil oleh arka beberapa kali tidak menyahut.


" astaga Rayen kenapa kamu memandang adik saya seperti itu.....cih dasar bucin!!!" ucap arka yg sudah menyerah meneriaki Rayen sambil geleng-geleng kepala dan Karla yg melihatnya hanya cekikikan dengan keluarga Rayen


setelah pak Fino menepuk pundak anaknya Rayen pun tersadar dari lamunannya dan menatap bingung orang-orang yg cekikikan itu


" " ada apa sih kalian kok cekikikan?"tanya Rayen dan mereka semu hanya cekikikan terus


" bapak sih lamunin Karla Mulu sampe kakak arka ngomong gak denger....." cibir Alden kepada Rayen


sudah-sudah....." ucap pak Fino menenangkan semua orang yg sedang cekikikan itu


" jadi gini nak Karla kami kesini mau melamar kamu untuk anak kami Rayen , apa kamu bersedia....." ucap pak Fino dan dianggukki malu-malu oleh Karla dan semua orang yg ada di sana pun bertepuk tangan termasuk para pembantu di rumah Kanaya seperti mbak inem , mbak Sri , pak Wawan dll lah yg berkerja di rumah Kanaya dan arka


Rayen pun tersenyum dan langsung memasukan cincin tunangannya dengan Karla " dan acara pernikahannya akan di langsungkan 3 hari lagi dan akan di laksanakan di hotel Mega bintang....." ucap pak Fino kepada arka dan dianggukki oleh arka


" oke Dil pernikahannya di langsungkan di hotel Mega bintang dan itu tiga hari lagi....." ucap arka sambil tersenyum

__ADS_1


__ADS_2