Kisah CEO Cantik Yg Dingin

Kisah CEO Cantik Yg Dingin
full of problems


__ADS_3

setalah melalui beberapa rintangan yg sangat membahayakan itu akhirnya Kanaya pun sampai ke rumah sakit untuk memeriksa adiknya yg terluka. saat ini Karla sedang berada didalam ruangan UGD ,Kanaya yg dari tadi menunggu adiknya yg berada di dalam sana merasa khawatir tetapi tetap tenang dan berfikir positif , tetapi iya mengerutkan keningnya heran kepada lelaki asing yg sepertinya seumuran dengan dirinya yg dari tadi berjalan kesanah kemari yg membuat mata Kanya sakit dibuatnya, karena kesal Kanaya menegur lelaki itu.


" hey tuan " tegur Kanaya agak berteriak


" ada apa nona??" tanya Rayen kepada Kanaya


" Anda ini bisa diam sedikit tidak!!!mata saya sakit karena anda yg terus saja berjalan kesanah kemari seperti itu!!!" marah Kanaya kepada Rayen tetapi tetap duduk tenang dan memasang wajah dingin nya


" maaf nona lain kali saya akan duduk diam menunggu!!!!" ucap Rayen sopan


" jangan lain kali sekarang lakukan.... membuat pala orang pusing saja!!!" ucap Kanaya kepada Rayen dengan jutek dan akhirnya Rayen menyetujui permintaan Kanaya , dia duduk di dekat Kanaya tetapi terhalang 2 kursi


" kamu ini sebenarnya siapanya Karla?" tanya Kanaya tanpa menatap mata Rayen


" saya guru Karla , Rayendra Bautista " ucap Rayen kepada Kanaya


Kanaya pun tersenyum sinis lalu berkata


" guru ya??kenapa segitu khawatir nya kepada Karla?" tanya Kanaya kepada Rayen

__ADS_1


" tapi saya itu sedikit curiga kepada anda kenapa anda sangat peduli sekali kepada Karla sampai-sampai anda tahu tempat Karla di culik!!" ucap Kanaya mengintrogasi Rayen


" saya.....dan Karla adalah sepasang kekasih nona" ucap Rayen gugup " dan anak yg dikandung Karla adalah anak kami berdua....." ucap Rayen


Kanaya menengok ke arah Rayen lalu menepuk pundak lelaki itu dan tersenyum " jaga dia baik-baik jangan bikin dia nangis kalau udah siap mau bertanggung jawab bilang kalau gak mau gak papa tapi kamu harus pergi jauh-jauh dari sini jangan sampai kita berpapasan atau tidak kamu akan mati ditangan saya...." ucap Kanaya sambil bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah dokter sambil memasang muka datarnya


semoga dia orang yg bertanggung jawab kalau tidak habis lah dia ditangan nona besar-batin banyu


" kalau begitu bawa adik saya ke ruangan VIP" ucap Kanaya kepada dokter itu dan dokter itu hanya tersenyum


" baik nona " dokter itu pun pergi menyuruh sister yg berada dirumah sakit untuk membawa Karla ke ruang rawat VIP.


" nona bagaimana ini tuan Alden menelpon saya terus dari tadi , apa harus saya angkat....." ucap banyu kepada Kanaya saat sudah berada di dalam ruang rawat Karla


" sini hp kamu!!!" ucap Kanaya agak sedikit berteriak


Kanaya pun mengangkat telpon dari Alden di hp banyu


halo banyu kenapa kamu tidak mengangkat telpon ku dari tadi hah

__ADS_1


kamu berani berteriak kepada kakak mu ini Alden!!!


maaf kakak Alden gak tau kakak maaf!!!


ada apa kamu menelponin banyu dari tadi....?


Alden cuma mau nanyain keadaan Karla lagi pula ini juga salah Alden yg udah lalai dalam menjaga Karla....


ini bukan kesalahan kamu Alden jangan terlalu dipikirkan!!kamu masih sakit...kamu mau sakit lagi...


iya kakak tapi bagaimana keadaan Karla


dia sedang istirahat kamu tunggu saja kami akan pulang besok


tutttttttt


sambungan pun terputus kanaya langsung duduk di sofa dan memejamkan matanya dan terlelap dalam tidurnya yg indah


hay semua kalau ada saran ngomong aja ya mungkin aku bakalan nulis lebih baik lagi dari saran-saran kalian😄😄

__ADS_1


__ADS_2