Kisah CEO Cantik Yg Dingin

Kisah CEO Cantik Yg Dingin
percobaan pembunuhan.....


__ADS_3

tibanaya di Indonesia....Kanaya pun sampai didepan rumah kakeknya yg disambut kakeknya dan mertua , sama calon suami


" kakek..." ucap kanaya dingin


" Naya..." ucap kakeknya girang


" nona...." ucap Rio


" hmmm..." ucap Kanaya


" nona bagai mana dengan Blac....." ucap Rio yg terpotong karena injakan kaki kanaya


" black..." ucap arka calon suami Kanaya


" maksud saya bagaimana dengan minuman yg anda pesan..." ucap Rio gugup


" iya tuh bener...." ucap Kanaya sambil tatapan pembunuh kepada Rio


" ayo dong masuk , Kanaya pegel nih berdiri...." ucap Kanaya


" nona perlu kursi..." ucap Rio


" ga perlu...." ucap Kanaya


" katanya pegel..." ucap Rio


" dasar bodoh..." ucap Kanaya sambil melangkah masuk kedalam rumah


merekapun duduk dan mendiskusikan pakaian pernikahan...


" gimana kalau kanaya sekarang aja pilih baju pengantinnya...." ucap kakek arka


" oh , ga usah tuan saya sudah memiliki pakaian pengantin..." ucap Kanaya


" nona...." ucap Rio


" apa..." ucap kanaya ke pada Rio


Rio pun membisikan sesuatu kepada kanaya...


" APA...." ucap Kanaya teriak


" ada apa Nay...." ucap arka calon suami Kanaya.


" oh , maaf ya..." ucap Kanaya sambil tersenyum palsu


ga lama kemudian ada seorang pelayan baru yg sedang membawakan minuman untuk Kanaya , arka , kakek Rudi , dan kakeknya dan dia juga sudah memasukan racun kedalam minuman mereka...


" permisi nona..." ucap pelayanan tersebut

__ADS_1


" sebentar, sepertinya aku baru lihat kamu nona..." ucap Kanaya


" iya nona saya baru 1minggu di sini nona..." ucap pelayanan itu


calon suami, kakek Rudi, dan kakeknya mau meminum minumannya dihalangi oleh Kanaya


" kalian ga boleh minum itu..." ucap Kanaya


" kenapa..." ucap kakeknya


" apa nona , mencurigai ku..." ucap pelayanan itu


" sepertinya begitu...." ucap Kanaya


ucapan dan tatapan kanaya membuat pelayanan baru itu takut dan salah tingkah


" saya tidak memasukkan racun pada minuman kalian..." ucap pelayanan itu


" hohoho , teryata kecurangan ku benar ya bahwa kamu memadukan racun kedalam minuman kami..." ucap Kanaya


" tidak..." ucap pelayanan itu


" kalau tidak, bolehkan kamu buktikan pada ku wahai nona bela..." ucap Kanaya dengan tatapan pembunuh


" tidak mau..." ucap bela


" oke baiklah akan ku buktikan dengan menyiram air minum yg diberikan nona kepada tanaman ini...." ucap Kanaya


" lihat lah nona...." ucap Kanaya


" aku....aku.....tidak bermaksud begitu Kanaya" ucap bela


" to the point aja , kamu di suruh siapa bela..." ucap Kanaya


" aku ga akan kasih tau kamu..." ucap bela


" oh begitu kah...." ucap Kanaya yg mengambil pistol miliknya yg diarahkan kepala bela


" baiklah aku kan kasih tau kamu..." ucap bela


" dia adalah Kimberly...." ucap bela


" Kimberly..." ucap arka


" kamu mengenalnya...." ucap Kanaya


" dia mantan pacar aku..." ucap arka


" oh gitu...." ucap Kanaya

__ADS_1


" kamu di bayar berapa sama dia...." ucap Kanaya


" 1 miliar...." ucap bela


" demi uang kamu berani meracuni keluarga ku , lihat besok markas mu akan hancur...." ucap kanaya yg berbisik kepada bela


" maaf , maafkan saya...." ucap bela


" maaf katamu , tidak akan...." ucap Kanaya


dor...dor...dor...


" Rio bereskan mayat dia..." ucap Kanaya


" apa saya harus membuangnya...." ucap Rio


" pertanyaan yg sangat bagus untuk orang bodoh seperti mu..." ucap Kanaya


" maaf..." ucap Rio


" kamu tak perlu membuangnya , aku akan kasih mayat itu ke gen bos dia..." ucap kanaya


" kamu tak perlu pergi jauh-jauh ke sana...." ucap arka


" karna bosnya ada di sini..." ucap arka


" oh oke....kasih mayat itu kepada dia Rio..." ucap kanaya


" baik nona...." ucap Rio


Kanaya pun pergi ke kamarnya dan Menganti pakaiannya....tak lama kemudian Kanaya turun dari dalam kamarnya dan melempar pakaian yg kotor terkena darah....


" buang itu Rio..." ucap Kanaya


" baik nona..." ucap Rio


" kamu itu sebenarnya siapa kanaya...??? " ucap arka


" kamu ga perlu tau arka..." ucap Kanaya


" ya sudah , kapan pernikahan akan di laksanakan...." ucap Kanaya


" besok..." ucap arka


" oke , besok acaranya...." ucap Kanaya


" kalau gitu kami pamit pulang dulu..." ucap kakek Rudi


" aku tunggu besok sayang...." ucap arka

__ADS_1


" selamat malam sayang..." ucap Kanaya


" malam juga..." ucap arka


__ADS_2