Kisah Cinta Dokter Kandungan

Kisah Cinta Dokter Kandungan
masa SMP (2)


__ADS_3

sahabat wina memang sangat cantik dan juga pintar. namanya Lisa. mereka bersahabat sejak masih SD. Lisa termasuk salah satu siswi yang populer karena kecantikannya banyak siswa laki-laki yang jatuh hati dan mengejarnya. Wina dan lisa setiap hari selalu pulang bersama. mereka sangat dekat bahkan dengan kedua orang tua mereka.


karena penasaran dan tidak mau berpikir macam-macam akhirnya wina menanyakan perasaan widi saat di telpon.


"wid, kamu jujur deh sama aku, kamu suka kan sama lisa?" tanya wina


"enggak kok, kamu kok bisa bilang gitu win?" tanya widi


"ya kan kamu beberapa kali nanyain dia, kamu mau pdkt sama dia lewat aku kan?"


"enggak kok. aku emang suka sama seseorang tapi bukan dia" jawab widi


"terus siapa?"


"kamu"

__ADS_1


"aku? aku kenapa?" tanya wina pura-pura bodoh


"iya kamu, aku suka sama kamu" jawab widi malu-malu


"alaahh bo.ong kamu" jawab wina


"beneran win kamu cewek yang aku suka" jwab widi meyakinkan wina


setelah mengetahui perasaan widi hubungan mereka tetap saja tidak ada perubahan. berbulan-bulan kemudian widi baru berani menyatakan perasaannya secara langsung. mereka pun akhirnya berpacaran. hubungan mereka membuat mereka semakin bersemangat dalam belajar karena tidak ingin kalah satu dengan yang lain. mereka selalu berebut posisi pertama dan kedua di kelas. sesekali mereka jalan untuk sekedar makan bakso bersama. yah beginilah cinta monyet mereka. sampai akhirnya tibalah saat kelulusan. mereka sama-sama berhasil lulus. wina berhasil diterima di SMA negeri sedangkan widi tidak. hal itu membuat mereka sedikit bertengkar karena widi yang menginginkan wina satu sekolah bersamanya. namun tentu saja tidak bisa wina penuhi karena kedua orang tua wina sangat bahagia mengetahui wina berhasil diterima di SMA negeri. namun semua itu bisa mereka lalui.


hari sudah sore dan wina baru sampai di rumah. segera ia mandi, berganti pakaian dan kemudian makan. hp wina berdering ada panggilan masuk dari sebuah telepon umum.


"halo" jawab wina


"win kamu dimana?" terdengar suara widi panik

__ADS_1


"aku di rumah, kenapa?" tanya wina agak bingung


"tadi pulang sama siapa?" tanya widi


"bonceng heni, temennya esti"


"ya allah win kok nggak telpon aku, aku khawatir takut kamu kenapa-napa. aku kira kamu pulang jalan kaki." ucap widi


"maaf ya wid,,aku takut ngerepotin kamu jadi aku pulang sendiri" jawab wina


"ya udah gapapa yang penting kamu baik-baik aja. ya udah aku mau pulang dulu ya"


"iya makasih ya wid, hati-hati ya" jawab wina kemudian menutup telpon.


dua bulan sejak masuk SMA widi mulai berubah. kala itu widi menjemput wina dengan wajah murung. bahkan ia menyuruh wina agar duduk agak menjauh. saat wina tanya alasannya, widi mengatakan bahwa ia ketahuan pacaran dan tagihan telpon rumahnya melonjak karena setiap hari dipakai widi untuk menelpon wina.. widi di tampar oleh ayahnya yang seorang purnawirawan TNI. hubungan wina dan widi mulai merenggang. widi mulai menjauh. widi sudah dibelikan hp baru oleh ayahnya. namun komunikasi antara wina dan widi tidak membaik. sampai akhirnya,,

__ADS_1


"win lebih baik kita putus aja"


__ADS_2