Kisah Cinta Dokter Kandungan

Kisah Cinta Dokter Kandungan
reuni (2)


__ADS_3

"win jadi dateng kan?" pesan dari rosha


mata wina melotot membaca pesan tersebut.


"astaghfirullah aku lupa" ucap wina sambil mengusap wajahnya.


segera ia berlari menuju kamar mandi di dalam ruangannya tanpa membalas pesan dari rosha. untung saja wina selalu menaruh pakaian ganti di ruangannya ini untuk berjaga-jaga apabila ia kehujanan ataupun terkena noda medis. namun tentu saja pakaian yang disimpannya adalah pakaian formal untuknya bekerja.


selesai mandi ia buru-buru ganti baju.


"ah tak apalah memakai baju ini dari pada pulang ke rumah dulu gak bakalan keburu waktunya" ujar wina bicara sendiri.


ia segera memesan ojek online karena memang sedang tidak membawa sepeda motor. jam sudah menunjukkan pukul 18.15 sementara wina baru keluar dari rumah sakit. jarak perjalanan dari rumah sakit ke kafe ABC akan memakan waktu sekitar 30 menit dengan kecepatan yg lumayan tinggi namun pada jam segini biasanya macet.


masih setengah perjalanan terdengar HP wina berdering terus-menerus tanda ada panggilan masuk. nama rosha tertera pada layar hp wina. sebelum mengangkat telpon dari rosha, ia melirik jam pada pojok layar hp nya. jam sudah menunjukkan pukul 18.35.


"hallo rosha ada apa?" jawab wina setengah berteriak karena sedang di jalan


"kamu gak jadi dateng win? udah ditungguin anak-anak nih" jawab rosha


"jadi kok ros tapi telat ya ini aku masih di jalan" jawab wina

__ADS_1


"ok aku tunggu ya, bye" jawab rosha


sepuluh menit kemudian wina pun sampai di kafe ABC. segera ia masuk dan mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kafe untuk mencari keberadaan teman-temannya.


"wina sini" teriak rosha sambil melambaikan tangan dari ujung kafe tempat mereka duduk.


wina tersenyum dan berjalan ke arah rosha dan teman-teman yang lain.


sampailah wina di meja teman-temannya. mereka saling menyapa bergantian.


*deg*


detak jantung wina seolah berhenti melihat pria yang ada di depannya ini. ya, dia sang mantan pacar namanya widi.


untung saja wina bisa segera menguasai hati dan detak jantungnya.


"alhamdulillah baik, kamu gimana?" jawab wina


"cie..cie..kayaknya ada yang clbk nih" goda teman-teman wina.


wina dan widi hanya tersenyum menanggapi candaan teman-temannya.

__ADS_1


"ayo duduk win" ucap rosha


wina melihat sekeliling, hanya ada 1 kursi kosong dengan rosha di sisi kirinya dan *deg* widi di sisi kanan.


kenapa harus gini sih. apa mereka sengaja ya biar aku duduk di sebelah widi. ucap wina dalam hati


"ros, kamu pindah sini dong" ucap wina berbisik pada rosha


"ogah" jawab rosha tersenyum jahil


acara reuni pun berjalan dengan santai. mereka mengobrol, bercanda dan makan bersama. tak lupa berfoto bersama untuk kenang-kenangan.


sementara mereka semua sibuk mengobrol dan bercanda dan tertawa terbahak-bahak ada seseorang yang diam-diam memperhatikan wina dari tadi.


"win" ucap widi pelan sambil memegang tangan wina.


wina pun kaget dan reflek menarik tangannya. memang dari tadi wina serius mendengarkan lelucon teman-temannya hingga tidak sadar jika widi terus memperhatikannya.


"eh ada apa wid?" jawab wina agk canggung


"boleh minta nomor kamu gak?" jawab widi

__ADS_1


wina agak terkejut mendengar pertanyaan widi. hingga beberapa saat wina masih terdiam.


__ADS_2