
"win, aku suka sama kamu, kamu mau nggak jadi pacar aku?"
flashback on
wina dan widi bersekolah di SMP yang sama. mereka teman sekelas saat di kelas 7B. namun tak pernah sekalipun mereka bertegur sapa atau mengobrol. wina memang anak yang pintar namun ia pendiam. sedangkan widi saat itu terlihat sangat pemilih jika berteman dengan siswa perempuan. kemudian saat kelas 8 mereka berbeda kelas. wina di kelas 8B dan widi di kelas 8D. saat kelas 9B mereka sekelas lagi karena kembali seperti kelas 7. wina duduk di bangku paling depan bersama rosha. jika kebanyakan murid lain tidak mau duduk di depan karena takut pada guru berbeda hal nya dengan wina. ia lebih suka di depan agar bisa menyimak pelajaran dengan baik.
"win kamu tau gak, si widi itu katanya di 8D jadi rebutan cewek-cewek lho." ucap rosha
"hah masak sih ros?" jawab wina tak percaya
"iya win bahkan ada yang sampai nembak juga lho tapi gak diterima"
"ya ampun,, kok bisa banyak yang suka sama widi. emang apa yang diliat dari widi?" ucap wina
"dia kan manis win, hidungnya mancung" jawab rosha
__ADS_1
wina hanya menggeleng-gelengkan kepala mendengar jawaban rosha.
sejak itu wina mulai memperhatikan widi. apa istimewanya widi sampai jadi rebutan cewek-cewek pikir wina. namun wina tak kunjung menemukan jawabannya.
jam pelajaran geografi sedang berlangsung. ibu guru memberi tugas kelompok untuk presentasi. semua murid di kelas wina sudah heboh mencari teman kelompok masing-masing. berbeda dengan wina yang masih bersantai.
"win kita sama siapa nih?" tanya rosha
"sama siapa aja boleh ros" jawab wina yang memang tidak pilih-pilih teman.
rosha menoleh melihat sekeliling. semua sudah berkelompok 4 orang.
"nggak tau" jawab rosha
"ya udah sama aku dan rahman ya" jawab widi yang ternyata juga belum dapat kelompok
__ADS_1
"ok, ya udah sini" jawab rosha
sejak saat itu setiap sore atau malam widi selalu menelpon wina dengan alasan menanyakan tugas kelompok. namun setelah tugas kelompok itu selesai widi tetap rutin menelpon wina. mereka menjadi lebih dekat. setiap hari mereka mengobrol dan bercanda di telpon kadang satu jam atau lebih. namun berbeda dengan saat di sekolah. tak sekalipun widi menyapa wina. hal itu membuat wina sedikit bingung. hingga suatu hari saat widi menelpon, wina memberanikan diri untuk bertanya.
"wid kenapa sih kamu di telpon sama di sekolah beda?" tanya wina
"beda gimana maksudnya win?"
"ya kamu kalo di sekolah diem aja gak pernah nyapa gak pernah ngajak ngobrol kayak orang gak kenal aja. tapi kalo di telpon ngomong mulu" kata wina
"eh..itu..anu win..aku malu kalo ngomong langsung" jawab widi
"malu ngapain sih orang yang lain ngobrol juga biasa aja kok"
"iya deh maaf,, besok aku nyapa kamu deh di sekolah" jawab widi
__ADS_1
. . .
sejak di komplain wina seperti itu widi mulai memberanikan diri menyapa wina. yah, hanya menyapa. sedangkan untuk mengobrol widi sepertinya belum berani kecuali kalo lagi ngobrol rame-rame. wina sebenarnya penasaran apa alasan widi selalu menelponya. wina curiga sebenarnya widi hanya ingin PDKT dengan sahabat wina anak 9A. karena beberapa kali widi sempat menanyakan sahabat wina tersebut.