Kisah Cinta Dokter Kandungan

Kisah Cinta Dokter Kandungan
ketulusan


__ADS_3

tak terasa waktu sudah berjalan 6 bulan sejak widi mengatakan ingin balikan sama wina. hubungan mereka semakin dekat. semakin lama mengenal wina semakin besar pula rasa cinta widi untuk wina. bagi widi, wina masih sama dengan wina yang dulu. wina yang pintar, baik hati, tidak sombong dan tentu saja semakin cantik.


mereka sering jalan bareng bahkan widi sering mengantar jemput wina ke rumah sakit. ia bahkan rela menunggu wina yang belum pulang karena masih ada operasi. wina senang begitu diperhatikan oleh widi. selama 6 bulan ini widi terlihat sangat tulus mencintai wina. namun wina belum tahu pasti bagaimana perasaannya pada widi saat ini. yah, hatinya masih bimbang. ia belum benar-benar bisa melupakan perkataan widi padanya meskipun telah bertahun-tahun silam lamanya.


. . .


jam sudah menunjukkan pukul 20.30 tapi widi sedang sibuk di depan laptopnya di kantor. ia harus lembur karena banyak kerjaan yang harus ia selesaikan hari ini. hp nya berbunyi tanda ada pesan masuk. widi segera meraih hp nya. ia tersenyum melihat nama si pengirim pesan.


"wid" isi pesan yg ternyata dari wina


"iya win ada apa?" balas widi secepat kilat.


widi senang bukan main karena ini pertama kalinya wina yang mengirim pesan duluan. yah selama 6 bulan ini selalu widi yang memulai mengirim pesan ataupun menelpon.


"eh gapapa kok" balas wina

__ADS_1


"lho kenapa win, ngomong aja gapapa kok gak usah malu-malu" balas widi


"ehm sebenernya aku mau minta tolong wid"


"minta tolong apa sih wina sayang" goda widi


"apaan sih wid" balas wina sambil diberi emoticon cemberut


"iya maaf, ga boleh marah gitu dong"


"aku mau ada operasi wid jadi pulangnya malem, tapi ayahku lagi gak ada di rumah. bisa nggak kamu jemput aku?" tanya wina


"kalo nggak bisa gapapa kok wid" tulis wina lagi


"insyaallah bisa kok win. emang pulang jam berapa win?" balas widi sembari melihat meja kerjanya yang masih penuh dengan berkas yang harus ia selesaikan. tapi tentu saja ia tidak bisa menolak permintaan wina karena ini pertama kalinya wina memintanya untuk menjemput wina.

__ADS_1


"kayaknya jam 11 uda selesai wid" balas wina


"ok ntar aku jemput jam 11 ya" jawab widi


"maaf ya wid ngerepotin"


"iya gapapa kok win aku seneng bisa jemput kamu"


wina tersenyum membaca pesan dari widi. begitu baiknya widi kepadanya.


widi segera melanjutkan pekerjaannya agar cepat selesai. ia tidak ingin membuat wina menunggu. sedangkan wina segera bersiap untuk operasi pasien yang akan melahirkan.


jam menunjukkan pukul 22.30 dan widi baru keluar dari kantornya. ia berjalan terburu-buru karena takut terlambat menjemput wina. ia segera mamacu sepeda motornya dengan kecepatan penuh. yah karena sudah hampir tengah malam jadi jalanan agak sepi dan widi bisa mengebut. ia sampai di rumah sakit pukul 22.55. ia berjalan menyusuri koridor rumah sakit yang sudah sepi dan gelap untuk menuju ruangan wina. ketika sudah di depan ruangan wina ia pun mengetuk pintu. namun tak ada jawaban dari dalam. pelan-pelan widi membuka pintu dan ternyata wina tidak ada di ruangannya.


apa wina udah pulang ya??

__ADS_1


__ADS_2