
Inilah kisah rendi
Seorang Pemuda Kaya
Yang menyamar jadi Cleaning servis
Sebelum mendengarkan ceritanya
Jangan lupa
Di subscribe dulu ya
Episode
112
akhirnya
sang ibu pun berkata
Arman
sudah lah
ikhlaskan dia
suruh dia pulang
dan segera pergi meninggalkan tempat ini
Arman pun
tidak bisa berkata apa-apa
ketika ibu nya berkata seperti itu
selain berkata
pulang lah
ini demi kebaikan mu
dan juga
demi kebaikan keluarga ku
namun
gadis itu hanya terdiam
dan tidak mau pergi meninggalkan tempat tersebut
Arman pun bingung
di satu sisi
hati nya itu
sangat mencintai gadis itu
tapi
dia pun sadar diri
akan dirinya siapa
maka dengan terpaksa
mengikuti perkataan ibunya
lalu
dia pun menyuruh nya agar pergi
Ayo kita pulang
Biar aku anter sampai ke rumah mu, kata Arman
Yang mengajak gadis itu pulang
Lalu gadis itu menyahut
ini sudah malam
apa kamu nggak sayang sama aku
apa kamu nggak khawatir dengan ku
apa kamu nggak takut
kalau aku kenapa Napa, tanya gadis itu
Arman pun
jadi kebingungan
lalu Arman
langsung menoleh ke arah ibu nya
yang berada di sampingnya
namun
ibunya pun
di rundung kebingungan
serba salah
apa yang harus dilakukan nya
di saat saat semua terdiam
gadis itu berkata
saya tinggal di sini aja
saya nggak mau pergi
saya sangat mencintai mu
lalu
Arman pun ijin sama ibunya
agar gadis itu
untuk sementara
menginap di rumah nya
ibu
saya mohon sama ibu
ijin kan dia
untuk tinggal di sini
untuk sementara waktu
biar saya tidur di tempat paman saja
biar ibu
dan dia tidur di rumah ini, kata Arman
Sambil menunjuk ke gubuk nya
yang sudah reot itu
lebih baik
kamu antar dia pulang
jangan tidur Di sini
tempat ini
tidak layak untuk nya
seperti yang pak lurah katakan
tempat ini
seperti kandang kambing
tapi Bu
kasihanilah dia
dia jauh jauh kesini
jalan kaki sendiri
hingga ke tempat ini
bila harus pulang
pasti dia kelelahan Bu
aku mohon sama ibu
agar mengijinkan dia
menginap di sini
akhirnya
setelah Arman memohon mohon
sang ibu pun tidak enak hati
hingga akhirnya
ibu Arman pun mengijinkan nya
karena kasihan sama gadis itu
bila harus pulang malam
ya sudah
silahkan masuk, kata sang ibu
gadis itu pun masuk
bersama ibu Arman
ibunya Arman pun tidak enak hati
karena tempat nya
Yang kurang memadai
maaf nak
gubuk ibu ini, sangat jelek
sebenarnya
ibu nggak enak hati
bila harus tidur di sini
__ADS_1
karena gubuk ini
tidak layak untuk di tinggali
oleh orang kaya seperti mu
tidak apa apa Bu
malah saya sangat berterimakasih
sudah di ijinkan menginap di sini
sementara Arman
dia meninggalkan tempat tersebut
dan menuju ke rumah paman nya
untuk tidur di sana
biar tidak jadi bahan ocehan tetangganya
setibanya di rumah paman nya
sang paman pun terkejut
Karena kedatangan Arman ini
yang Sudah larut malam
Karena pamannya terkejut
jadi Dengan sontak
Sang paman pun menyebut namanya
Arman
tumben malam malam kesini
mana ibu mu, ujar paman nya
ibu di rumah
dan saya
pengen nginep di rumah paman, jawab Arman
oh mau nginep
ya sudah
silahkan masuk ke kamar
di kamar yang tengah ya
hanya kamar itu yang kosong
lalu silahkan segera tidur, kata paman nya
sementara gadis itu
bersama ibu Arman
dia sedang berbincang-bincang
ntah gimana jadinya
kalau saya pulang
karena saya sudah bilang
ke orang tua
bahwa saya pergi untuk kuliah
sang ibu pun terkejut
dan berkata
kenapa malah mampir kesini
kenapa nggak pergi kuliah
kalau ketahuan pak lurah
pak lurah pasti marah besar sama ibu
dan juga Arman
tapi Bu
saya sangat mencintai Arman, kata gadis itu
ketika mendengar kata kata itu
sang ibu pun
menasehatinya
agar segera melupakan Arman
dengan berkata
buang jauh jauh rasa cinta itu
karena rasa cinta mu
ada dalam cinta yang salah
bukan masalah cinta nya yang salah
tapi kurang tepatnya
dalam meletakkan cinta itu
sedangkan Arman
hanya orang miskin
untuk makan sehari-hari saja susah
kalau tidak kerja
maka kami tidak makan
hidup mu dan hidup Arman berbeda
bagaikan langit dan bumi
Yang tidak akan pernah bisa, untuk bersatu
jadi ibu mohon
belajar lah
untuk melupakan Arman
dari tingkat pendidikan saja
kalian sudah berbeda jauh
Arman hanya tamatan SMP
sedangkan kamu
saat ini, kamu sedang kuliah
jangan sia sia kan hidup indah mu
jangan kau hancurkan
keindahan hidup mu
dengan kehadiran seorang Arman
yang hanya orang biasa, kata ibu nya
Yang menjelaskan
Siapa Arman
Dan siapa gadis itu
Lalu gadis itu menyahut
tapi saya sangat mencintai Arman Bu, ujar gadis itu
Yang berulang kali
berkata seperti itu lagi
iya, ibu tau
rasa cintamu Sangat besar
tapi
berpikir jernih lah
kalian berdua itu
ibarat air dan minyak
yang berada dalam satu gelas
meskipun di persatukan
tidak akan pernah bisa menyatu
minyak akan selalu memisahkan diri dari air
meskipun
notabena nya sama sama air
sama sama basah
ketika kita genggam
tapi
tidak akan bisa menyatu
minyak tetaplah minyak
dan air tetaplah air
lalu gadis itu berkata
apa sudah tidak ada jalan
untuk kami bersatu
dan hidup bersama, tanya gadis itu
sang ibu pun menjawab
sebenarnya sudah tidak ada
tapi satu satunya jalan
berdoa lah
jika tuhan menghendaki cinta kalian
__ADS_1
maka
kalian akan bisa bersatu
dan hidup bersama, kata sang ibu
sambil tersenyum, ke arah gadis itu
Untuk menguatkan hatinya
sementara gadis itu
hanya terdiam
dan tidak berkata apa-apa
cinta yang begitu berat
untuk di jalani oleh gadis itu
bersama pujaan hatinya
harta lah
Yang menjadi penghalang
untuk cinta mereka berdua
harta itu
memang bukan sumber satu satunya kebahagiaan
akan tetapi
tanpa harta hidup menjadi hampa
karena hari semakin gelap
dan sudah larut malam
akhirnya
mereka pun tertidur
setelah adu argumen
Kemudian
Setelah Beberapa jam berlalu
hari sudah menunjukkan matahari
itu artinya
hari esok Sudah tiba
seperti biasa
Arman bekerja sebagai buruh
dia bekerja di ladang orang
dan kadang pula
Dia bekerja di sawah orang lain
yang mengharap imbalan
untuk kehidupannya sehari-hari
pagi itu Arman pergi bekerja
namun
dia tidak pulang ke rumah nya
dari rumah paman nya
dia langsung menuju ke ladang
seperti biasanya dia bekerja
di orang itu
hari demi hari pun di lewati
namun
gadis itu pun
masih menginap di gubuk Arman
Rupanya
Dia Betah tinggal di gubuk tersebut
Meskipun
Ibu nya Arman
Sudah menyuruh nya
Untuk segera
meninggalkan tempat tersebut
sementara Arman
masih tinggal di rumah paman nya
sang paman pun heran
kenapa Arman tidak pulang pulang ke rumah
hingga akhirnya
tiba lah hari Jum'at
dimana ketika hari Jum'at
Arman meliburkan diri nya
dan memfokuskan diri
untuk beribadah
lalu
Paman nya memanggil Arman
Arman
kamu sudah mau seminggu disini
bukan paman mau mengusir mu
sebenarnya ada masalah apa
sehingga
kamu nggak pulang ke rumah
Arman pun terdiam
tidak ada apa apa kok, jawab Arman
sambil tersenyum
Untuk meyakinkan pamannya
Agar paman nya percaya
kemudian Arman pun
pamit sama Paman nya
dia mau pulang ke rumah nya
dan paman nya pun mengijinkan nya
untuk pulang ke rumah
iya ar
silahkan pulang
tapi jika masih Betah di sini
silahkan
kapan pun Arman mau tinggal di sini
rumah ini
terbuka untuk Arman, kata paman nya
setelah selesai pamitan
Arman pun meninggalkan rumah tersebut
setibanya di gubuk ibu nya
ternyata
gadis itu
masih berada di rumah nya
setelah mengucapkan salam
Arman pun berkata
kok, kamu masih belum pulang juga, kata Arman
namun gadis itu
hanya terdiam saja
lalu
sang ibu yang menyahut nya
iya ar
dia tidak mau pulang
dia pengen tinggal di sini saja
padahal sudah ibu suruh pulang
tapi dia tetap tidak mau, jawab ibunya
tapi Bu
kalau ketahuan pak lurah
ini bisa bahaya bu, kata Arman
lalu
bagaimana kisah selanjutnya
subscribe channel ini
untuk mengikuti episode berikutnya
__ADS_1
terimakasih