
Inilah kisah rendi
Seorang Pemuda Kaya
Yang menyamar jadi Cleaning servis
Sebelum mendengarkan ceritanya
Jangan lupa
Di subscribe dulu ya
Episode
127
sebab
di antara Mereka berdua
tidak memiliki darah tersebut
karena rindu dan ibunya
golongan darah nya B
Apa lagi
Golongan darah tersebut
Sangat sulit untuk di cari
Mereka berdua pun menangis
Kemudian
Dokter tersebut pun
Mencoba untuk menenangkan nya
Sabar Bu
Pasti ada jalan
Coba hubungi kerabat ibu
Siapa tau
Salah satu di antara mereka
Ada yang golongan darah nya sama
Namun
Bu Susi pun
Terus menangis
Tiada hentinya
Karena dia tau
Di keluarganya itu
Tidak ada satupun
Yang bergolongan darah tersebut
Di saat menangis histeris
Tiba tiba Rendi berkata
Ibu, yang sabar ya
Kita berdoa untuk kesembuhan pak kades
Kebetulan, golongan darah saya
Sama dengan pak kades, kata Rendi
Benarkah mas
Mas Rendi tidak bohong kan, tanya rindu
Yang langsung menjawab perkataan si rendi
Lalu rendi menyahut
Iya, golongan darah saya juga AB
Jangan sedih lagi ya, kata Rendi
Keduanya pun
Langsung terhenti menangis nya
Ketika Mendengar
Bahwa Rendi juga
Memiliki golongan darah
Yang sama dengan pak kades
Kemudian
Rendi meminta dokter tersebut
Agar mengambil darah nya
Mas Rendi ikhlas
Dan benar benar mau donor darah, kata dokter
Iya dok
Saya mau mendonorkan darah saya
Untuk pak kades
Semoga saja
Ini jalan dari Tuhan
Untuk kesembuhan pak kades, kata Rendi
Amin
Kita berusaha ya mas, kata dokter nya
Kemudian
Dokter tersebut
Mengajak si Rendi
Ke salah satu ruangan
Untuk di ambil darahnya
Setibanya di ruangan
Dokter itu pun
Langsung mengambil darah si Rendi
Selepas semuanya selesai
Rendi dan dokter tersebut pun
Langsung menuju
Ke ruangan pak kades
Di sana sudah di tunggu
Oleh rindu dan ibunya
Setibanya di ruangan
Disitu
Hanya dokter dan suster
Yang boleh berada di dalam ruangan nya
Selain itu
Mereka menunggu di luar ruangan
Kemudian
Mereka pun berbincang-bincang di luar
Bagaimana mas
Apakah donor darah nya lancar, tanya rindu
Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar
Semoga lekas sembuh ya
Buat pak kades nya, kata Rendi
Iya mas, amin, makasih banyak ya
Lalu rendi menyahut
Iya sama sama
Oya
Karena sekarang
disini sudah ada Ibu dan juga rindu
Sebenarnya
Saya sedang terburu-buru
Ada persoalan
Yang harus segera di selesaikan
Jadi
Saya tidak bisa berlama-lama
Di tempat ini, kata Rendi
Iya benar Bu
Sebenarnya
Kami ada pekerjaan
Yang tidak bisa di tinggal kan, kata pak iman
Sambil meyakinkan ibunya Rindu
Ketika mendengar itu
Rindu jadi terdiam
Karena
Dirinya akan ditinggal kan
Oleh kekasihnya itu
Serius nak Rendi mau pergi
Ini sudah malam loh, kata ibunya rindu
Iya bu
Rendi harus pergi malam ini juga
Karena
Tidak bisa di tinggal kan
Ada sesuatu yang harus di selesaikan, jawab Rendi
Akhirnya
Ibunya rindu pun
Mengerti dengan keadaan Rendi
Yang sedang terburu-buru itu
Dia harus telat
Demi menolong suaminya
Baik deh kalau begitu
__ADS_1
Terimakasih sudah menolong keluarga kami
Sudah membawakan pak kades kesini
Dan terimakasih banyak juga
Sudah mau mendonorkan darahnya
Demi kesembuhan pak kades
Ntah bagaimana keadaan nya
Kalau nak Rendi ini
Tidak menolong pak kades
Dan juga
tidak mendonorkan darahnya
Mungkin pak kades sudah tiada
Oya
Ibu harus bagaimana
Untuk membalas semua
Kebaikan kebaikan nak Rendi ini, kata ibunya rindu
Iya bu
Sama sama
Semoga pak kades Lekas sembuh
Ibu tidak perlu membalas apapun
Karena saya ini
Menolong Pak kades dengan ikhlas, jawab Rendi
Sambil tersenyum manis
Si rindu pun
Makin cinta dan sayang saja, sama si Rendi ini
Karena tidak di sangka
Orang yang di cintai nya itu
Begitu baik pada keluarga nya
Padahal kita semua tau
Bagaimana perlakuan pak kades
Terhadap si Rendi ini
Selepas basa basi
Ini dan itu
Dan selesai pamitan
Pada rindu dan ibunya
Kemudian
Rendi dan pak iman pun
Pergi meninggalkan rumah sakit tersebut
Sebenarnya
Rindu ini, begitu berat sekali
Melepaskan kepergian Rendi
Karena saat di tanya tadi
Rendi belum bisa menentukan
Kapan bisa bertemu kembali
Karena rendi
Harus menyelesaikan permasalahan
Yang ada di perusahaan
Yang di pimpin oleh pak iman
Rindu pun
Hanya bisa meneteskan air mata
Saat melepaskan kepergian Rendi
Sudah lah anak ku
Kalau kalian berjodoh
Pasti, suatu saat
Kalian akan di pertemukan kembali
Tapi mah
Sudah, jangan menangis
Rendi orang nya baik
Dan penuh tanggungjawab
Pasti dia akan menepati janjinya
Untuk menemui mu kembali
Kok, admin jadi ikutan sedih nih, ha ha ha
Baik kita lanjutkan kembali ceritanya
Kemudian rindu pun terdiam
Tapi ibunya
Terus menerus meyakinkan putrinya
Coba kamu pikir
Mana mungkin
Dia mau menolong ayah mu
Di saat ayah mu kecelakaan
Kan ayah mu itu
Pernah bercerita
Kalau ayah mu
Pernah memeras nak Rendi
Selain memeras nak Rendi
Ayah mu juga
Begitu cuek sekali kan
Di setiap nak Rendi
Ngapel ke rumah
Tapi dia
Tidak pernah menyimpan dendam pada ayah mu
Yang dia lakukan
Terus menerus melakukan sebuah kebaikan
Terhadap keluarga kita, kata ibunya rindu
Yang terus menerus
Bercerita perihal kebaikan kebaikan si Rendi
Meskipun sering kali
Pak kades itu
Berbuat salah pada rendi
Di saat mereka asik berbicara
Tidak lama kemudian
Dokter yang menangani pak kades pun
Telah keluar
Lalu rindu dan ibunya
Langsung berkata
Maaf dok
Bagaimana kondisinya sekarang
Sabar Bu
Kondisi beliau
Sudah membaik
Kalau beliau sudah siuman
Tolong hubungi saya
Untuk saya cek kembali keadaan nya, kata dokter
Baik dok
Terimakasih banyak, kata rindu
Kemudian
Dokter tersebut pun
Pergi meninggalkan mereka
Sementara yang menjaga pak kades
Hanya mereka bertiga
Yaitu, mang Udin, rindu, beserta ibunya
Waktu pun
Menunjukkan di pagi hari
Sekitar pukul 8 pagi
Di saat mereka tertidur
Di kursi tunggu
Tiba tiba terdengar suara pak kades
Yang berkata
Aku dimana
Kenapa aku berada di sini, kata pak kades
Yang baru sadarkan diri itu
Sambil memegang perban
Yang ada di kepalanya
Suara tersebut
Membuat mereka bertiga terbangun
Dari tidur nya
Suara siapa itu, kata mang Udin
Lalu rindu pun
Mendengarkan nya
Dan langsung berkata
__ADS_1
Itu suara ayah
Kemudian mereka pun
Langsung terbangun semua
Dan melihat kondisi pak kades
Ayah, ayah nggak apa apa kan, kata rindu, dan juga ibunya
Yang berbicara berbarengan
Ayah ada dimana nih, kata pak kades
Saat ini
Ayah berada di rumah sakit, kata istri nya
Sambil menangis
Bukankah
Tadi ayah berada di rumah pak Anto, kata pak kades
Iya ayah
Setelah itu Ayah pulang
Dan ayah kecelakaan, kata rindu
Terus siapa yang bawa aku kesini, jawab pak kades
Mas rendi ayah
Dia yang membawa ayah kesini
Kemana anak itu
Ayah mau berterima kasih pada nya
Dan ayah juga
Mau minta maaf pada nya
Banyak sekali kesalahan
Yang ayah perbuat pada dia, kata pak kades
Dia sudah pergi ayah
Lalu pak kades menyahut
Pergi kemana
Apakah dia marah denganku
Sehingga langsung pergi saja, kata pak kades
Tidak marah ayah
Dia pergi itu
Katanya Ada persoalan
yang harus dia selesai kan
Sehingga
Dia tidak bisa menemani kita di sini
Bahkan
Mas Rendi mendonorkan darah nya
Untuk Kesembuhan ayah
Karena kata dokter
Kalau semalam tidak mendapatkan darah
Yang sama dengan ayah
Ayah tidak akan bisa di selamatkan
Untung mas rendi baik
Dia mau mendonorkan darahnya
Demi keselamatan ayah, kata rindu
Ketika mendengar itu
Pak kades pun
Meneteskan air matanya
Teringat ke masa masa sebelumnya
Yang sudah berbuat tidak baik
Terhadap si Rendi
Tapi si Rendi
Terus menebarkan kebaikan
Untuk dirinya
Lalu pak kades berkata
Ayah harus susul dia Sekarang, kata pak kades
Sambil beranjak bangun
Namun
Karena kondisi kurang memadai
Sehingga
Dirinya tidak bisa
Untuk bangkit dari tempat tersebut
Ayah boleh menyusulnya
Tapi ayah harus sembuh dulu
Kalau ayah sudah sembuh total
Baru ayah temui mas Rendi ya, kata rindu
Iya Putri ku, jawab pak kades
Oya mang Udin
Tolong panggil kan dokter yah
Bilang ke dokter
Kalau pak kades sudah siuman, kata rindu
Baik Bu
Saya segera menyusul pak dokter, jawab mang Udin
Sambil beranjak bangun
Dan meninggalkan ruangan tersebut
Oya anak ku
Mamah mau keluar sebentar ya
Mamah beli sarapan dulu, kata ibunya
Tidak usah mah, kata rindu
Loh, kenapa, tanya ibunya
Dengan begitu heran
Karena dirinya dilarang
Untuk membeli sarapan
Lalu rindu menyahut
Ini ruangan VIP mah
Makan dan minum
Nanti akan di antarkan kesini, kata rindu
Waduh
Berarti bayar nya mahal dong, kata istri nya
Iya mah
Pasti mahal
Tapi ya sudah lah
Yang penting ayah cepat sembuh
Masalah uang kan
Bisa kita cari lagi, jawab rindu
Sambil tersenyum
Kemudian
Karena sarapan pagi
Tidak di antar antar
Ibunya rindu pun bertanya
Nak, ini kan sudah mau siang
Tapi kok
Sarapan pagi belum di antarkan juga
Tunggu sebentar ya mah
Biar rindu kesana dulu
Untuk cek ke dapur umum rumah sakit nya
Kenapa bisa telat
Mengantarkan sarapan pagi nya, kata rindu
Iya nak
Silahkan, kata pak kades dan istrinya
Yang menjawab serempak
Setelah rindu pergi
Di ruangan tersebut
Hanya ada pak kades dan istrinya
Lalu pak kades berkata
Istri ku
Kamu selama ini
Membohongi ku kah, tanya pak kades
Loh, maksud ayah apa
Kok, berkata seperti itu, tanya istri nya
Bisa nggak
Kamu jujur Dengan ku, kata pak kades
Bisa ayah
Silahkan mau tanya perihal apa
Kemudian pak kades menyahut
Sebenarnya siapa pak Anto itu, tanya pak kades
lalu
bagaimana kisah selanjutnya
subscribe channel ini
__ADS_1
untuk mengikuti episode berikutnya
terimakasih