Kisah Pemuda Kaya Menyamar Jadi Cleaning Service | Karya Sutrisno Sakri

Kisah Pemuda Kaya Menyamar Jadi Cleaning Service | Karya Sutrisno Sakri
bagian 127 kisah rendi pemuda kaya menyamar jadi cleaning service


__ADS_3

Inilah kisah rendi


Seorang Pemuda Kaya


Yang menyamar jadi Cleaning servis


Sebelum mendengarkan ceritanya


Jangan lupa


Di subscribe dulu ya


Episode


127


sebab


di antara Mereka berdua


tidak memiliki darah tersebut


karena rindu dan ibunya


golongan darah nya B


Apa lagi


Golongan darah tersebut


Sangat sulit untuk di cari


Mereka berdua pun menangis


Kemudian


Dokter tersebut pun


Mencoba untuk menenangkan nya


Sabar Bu


Pasti ada jalan


Coba hubungi kerabat ibu


Siapa tau


Salah satu di antara mereka


Ada yang golongan darah nya sama


Namun


Bu Susi pun


Terus menangis


Tiada hentinya


Karena dia tau


Di keluarganya itu


Tidak ada satupun


Yang bergolongan darah tersebut


Di saat menangis histeris


Tiba tiba Rendi berkata


Ibu, yang sabar ya


Kita berdoa untuk kesembuhan pak kades


Kebetulan, golongan darah saya


Sama dengan pak kades, kata Rendi


Benarkah mas


Mas Rendi tidak bohong kan, tanya rindu


Yang langsung menjawab perkataan si rendi


Lalu rendi menyahut


Iya, golongan darah saya juga AB


Jangan sedih lagi ya, kata Rendi


Keduanya pun


Langsung terhenti menangis nya


Ketika Mendengar


Bahwa Rendi juga


Memiliki golongan darah


Yang sama dengan pak kades


Kemudian


Rendi meminta dokter tersebut


Agar mengambil darah nya


Mas Rendi ikhlas


Dan benar benar mau donor darah, kata dokter


Iya dok


Saya mau mendonorkan darah saya


Untuk pak kades


Semoga saja


Ini jalan dari Tuhan


Untuk kesembuhan pak kades, kata Rendi


Amin


Kita berusaha ya mas, kata dokter nya


Kemudian


Dokter tersebut


Mengajak si Rendi


Ke salah satu ruangan


Untuk di ambil darahnya


Setibanya di ruangan


Dokter itu pun


Langsung mengambil darah si Rendi


Selepas semuanya selesai


Rendi dan dokter tersebut pun


Langsung menuju


Ke ruangan pak kades


Di sana sudah di tunggu


Oleh rindu dan ibunya


Setibanya di ruangan


Disitu


Hanya dokter dan suster


Yang boleh berada di dalam ruangan nya


Selain itu


Mereka menunggu di luar ruangan


Kemudian


Mereka pun berbincang-bincang di luar


Bagaimana mas


Apakah donor darah nya lancar, tanya rindu


Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar


Semoga lekas sembuh ya


Buat pak kades nya, kata Rendi


Iya mas, amin, makasih banyak ya


Lalu rendi menyahut


Iya sama sama


Oya


Karena sekarang


disini sudah ada Ibu dan juga rindu


Sebenarnya


Saya sedang terburu-buru


Ada persoalan


Yang harus segera di selesaikan


Jadi


Saya tidak bisa berlama-lama


Di tempat ini, kata Rendi


Iya benar Bu


Sebenarnya


Kami ada pekerjaan


Yang tidak bisa di tinggal kan, kata pak iman


Sambil meyakinkan ibunya Rindu


Ketika mendengar itu


Rindu jadi terdiam


Karena


Dirinya akan ditinggal kan


Oleh kekasihnya itu


Serius nak Rendi mau pergi


Ini sudah malam loh, kata ibunya rindu


Iya bu


Rendi harus pergi malam ini juga


Karena


Tidak bisa di tinggal kan


Ada sesuatu yang harus di selesaikan, jawab Rendi


Akhirnya


Ibunya rindu pun


Mengerti dengan keadaan Rendi


Yang sedang terburu-buru itu


Dia harus telat


Demi menolong suaminya


Baik deh kalau begitu

__ADS_1


Terimakasih sudah menolong keluarga kami


Sudah membawakan pak kades kesini


Dan terimakasih banyak juga


Sudah mau mendonorkan darahnya


Demi kesembuhan pak kades


Ntah bagaimana keadaan nya


Kalau nak Rendi ini


Tidak menolong pak kades


Dan juga


tidak mendonorkan darahnya


Mungkin pak kades sudah tiada


Oya


Ibu harus bagaimana


Untuk membalas semua


Kebaikan kebaikan nak Rendi ini, kata ibunya rindu


Iya bu


Sama sama


Semoga pak kades Lekas sembuh


Ibu tidak perlu membalas apapun


Karena saya ini


Menolong Pak kades dengan ikhlas, jawab Rendi


Sambil tersenyum manis


Si rindu pun


Makin cinta dan sayang saja, sama si Rendi ini


Karena tidak di sangka


Orang yang di cintai nya itu


Begitu baik pada keluarga nya


Padahal kita semua tau


Bagaimana perlakuan pak kades


Terhadap si Rendi ini


Selepas basa basi


Ini dan itu


Dan selesai pamitan


Pada rindu dan ibunya


Kemudian


Rendi dan pak iman pun


Pergi meninggalkan rumah sakit tersebut


Sebenarnya


Rindu ini, begitu berat sekali


Melepaskan kepergian Rendi


Karena saat di tanya tadi


Rendi belum bisa menentukan


Kapan bisa bertemu kembali


Karena rendi


Harus menyelesaikan permasalahan


Yang ada di perusahaan


Yang di pimpin oleh pak iman


Rindu pun


Hanya bisa meneteskan air mata


Saat melepaskan kepergian Rendi


Sudah lah anak ku


Kalau kalian berjodoh


Pasti, suatu saat


Kalian akan di pertemukan kembali


Tapi mah


Sudah, jangan menangis


Rendi orang nya baik


Dan penuh tanggungjawab


Pasti dia akan menepati janjinya


Untuk menemui mu kembali


Kok, admin jadi ikutan sedih nih, ha ha ha


Baik kita lanjutkan kembali ceritanya


Kemudian rindu pun terdiam


Tapi ibunya


Terus menerus meyakinkan putrinya


Coba kamu pikir


Mana mungkin


Dia mau menolong ayah mu


Di saat ayah mu kecelakaan


Kan ayah mu itu


Pernah bercerita


Kalau ayah mu


Pernah memeras nak Rendi


Selain memeras nak Rendi


Ayah mu juga


Begitu cuek sekali kan


Di setiap nak Rendi


Ngapel ke rumah


Tapi dia


Tidak pernah menyimpan dendam pada ayah mu


Yang dia lakukan


Terus menerus melakukan sebuah kebaikan


Terhadap keluarga kita, kata ibunya rindu


Yang terus menerus


Bercerita perihal kebaikan kebaikan si Rendi


Meskipun sering kali


Pak kades itu


Berbuat salah pada rendi


Di saat mereka asik berbicara


Tidak lama kemudian


Dokter yang menangani pak kades pun


Telah keluar


Lalu rindu dan ibunya


Langsung berkata


Maaf dok


Bagaimana kondisinya sekarang


Sabar Bu


Kondisi beliau


Sudah membaik


Kalau beliau sudah siuman


Tolong hubungi saya


Untuk saya cek kembali keadaan nya, kata dokter


Baik dok


Terimakasih banyak, kata rindu


Kemudian


Dokter tersebut pun


Pergi meninggalkan mereka


Sementara yang menjaga pak kades


Hanya mereka bertiga


Yaitu, mang Udin, rindu, beserta ibunya


Waktu pun


Menunjukkan di pagi hari


Sekitar pukul 8 pagi


Di saat mereka tertidur


Di kursi tunggu


Tiba tiba terdengar suara pak kades


Yang berkata


Aku dimana


Kenapa aku berada di sini, kata pak kades


Yang baru sadarkan diri itu


Sambil memegang perban


Yang ada di kepalanya


Suara tersebut


Membuat mereka bertiga terbangun


Dari tidur nya


Suara siapa itu, kata mang Udin


Lalu rindu pun


Mendengarkan nya


Dan langsung berkata

__ADS_1


Itu suara ayah


Kemudian mereka pun


Langsung terbangun semua


Dan melihat kondisi pak kades


Ayah, ayah nggak apa apa kan, kata rindu, dan juga ibunya


Yang berbicara berbarengan


Ayah ada dimana nih, kata pak kades


Saat ini


Ayah berada di rumah sakit, kata istri nya


Sambil menangis


Bukankah


Tadi ayah berada di rumah pak Anto, kata pak kades


Iya ayah


Setelah itu Ayah pulang


Dan ayah kecelakaan, kata rindu


Terus siapa yang bawa aku kesini, jawab pak kades


Mas rendi ayah


Dia yang membawa ayah kesini


Kemana anak itu


Ayah mau berterima kasih pada nya


Dan ayah juga


Mau minta maaf pada nya


Banyak sekali kesalahan


Yang ayah perbuat pada dia, kata pak kades


Dia sudah pergi ayah


Lalu pak kades menyahut


Pergi kemana


Apakah dia marah denganku


Sehingga langsung pergi saja, kata pak kades


Tidak marah ayah


Dia pergi itu


Katanya Ada persoalan


yang harus dia selesai kan


Sehingga


Dia tidak bisa menemani kita di sini


Bahkan


Mas Rendi mendonorkan darah nya


Untuk Kesembuhan ayah


Karena kata dokter


Kalau semalam tidak mendapatkan darah


Yang sama dengan ayah


Ayah tidak akan bisa di selamatkan


Untung mas rendi baik


Dia mau mendonorkan darahnya


Demi keselamatan ayah, kata rindu


Ketika mendengar itu


Pak kades pun


Meneteskan air matanya


Teringat ke masa masa sebelumnya


Yang sudah berbuat tidak baik


Terhadap si Rendi


Tapi si Rendi


Terus menebarkan kebaikan


Untuk dirinya


Lalu pak kades berkata


Ayah harus susul dia Sekarang, kata pak kades


Sambil beranjak bangun


Namun


Karena kondisi kurang memadai


Sehingga


Dirinya tidak bisa


Untuk bangkit dari tempat tersebut


Ayah boleh menyusulnya


Tapi ayah harus sembuh dulu


Kalau ayah sudah sembuh total


Baru ayah temui mas Rendi ya, kata rindu


Iya Putri ku, jawab pak kades


Oya mang Udin


Tolong panggil kan dokter yah


Bilang ke dokter


Kalau pak kades sudah siuman, kata rindu


Baik Bu


Saya segera menyusul pak dokter, jawab mang Udin


Sambil beranjak bangun


Dan meninggalkan ruangan tersebut


Oya anak ku


Mamah mau keluar sebentar ya


Mamah beli sarapan dulu, kata ibunya


Tidak usah mah, kata rindu


Loh, kenapa, tanya ibunya


Dengan begitu heran


Karena dirinya dilarang


Untuk membeli sarapan


Lalu rindu menyahut


Ini ruangan VIP mah


Makan dan minum


Nanti akan di antarkan kesini, kata rindu


Waduh


Berarti bayar nya mahal dong, kata istri nya


Iya mah


Pasti mahal


Tapi ya sudah lah


Yang penting ayah cepat sembuh


Masalah uang kan


Bisa kita cari lagi, jawab rindu


Sambil tersenyum


Kemudian


Karena sarapan pagi


Tidak di antar antar


Ibunya rindu pun bertanya


Nak, ini kan sudah mau siang


Tapi kok


Sarapan pagi belum di antarkan juga


Tunggu sebentar ya mah


Biar rindu kesana dulu


Untuk cek ke dapur umum rumah sakit nya


Kenapa bisa telat


Mengantarkan sarapan pagi nya, kata rindu


Iya nak


Silahkan, kata pak kades dan istrinya


Yang menjawab serempak


Setelah rindu pergi


Di ruangan tersebut


Hanya ada pak kades dan istrinya


Lalu pak kades berkata


Istri ku


Kamu selama ini


Membohongi ku kah, tanya pak kades


Loh, maksud ayah apa


Kok, berkata seperti itu, tanya istri nya


Bisa nggak


Kamu jujur Dengan ku, kata pak kades


Bisa ayah


Silahkan mau tanya perihal apa


Kemudian pak kades menyahut


Sebenarnya siapa pak Anto itu, tanya pak kades


lalu


bagaimana kisah selanjutnya


subscribe channel ini

__ADS_1


untuk mengikuti episode berikutnya


terimakasih


__ADS_2