
Inilah kisah rendi
Seorang Pemuda Kaya
Yang menyamar jadi Cleaning servis
Sebelum mendengarkan ceritanya
Jangan lupa
Di subscribe dulu ya
Episode
128
Bisa nggak
Kamu jujur Dengan ku, kata pak kades
Bisa ayah
Silahkan mau tanya perihal apa
Sebenarnya siapa pak Anto itu, tanya pak kades
Maksud ayah apa
Pak Anto kan, sahabat ayah, jawab istri nya
Bukan itu maksud ayah
Tapi
Punya hubungan apa
Antara kamu
Dengan dia, di waktu dulu, kata pak kades
Yang bertanya begitu tenang
Istrinya pun terdiam
Ketika di tanya hal itu
Karena itu
Akan mengingatkan
Pada memori 25 tahun yang lalu
Kemudian
Pak kades pun
Bertanya kembali
Perihal siapa, pak Anto itu
Di masa lalu nya, sebelum menikah dengan pak kades
Lalu
Karena terus di paksa
Untuk jujur
Akhir nya
Susi pun
Jujur perihal hubungan nya, dengan pak Anto
Dengan berkata
Dia mantan kekasih ku
Dia lah
Orang yang ku tunggu tunggu itu
Ketika mendengar perihal pertunangan kita
Dia pun segera pulang
Namun
Di antara kita sudah ada ikatan, kata Susi
Oh, pantesan
Waktu itu
Kamu minta menggagalkan pernikahan itu
Jadi karena dia datang, kata Arman, atau pak kades
Susi pun diam saja
Karena Emang benar
Pada saat itu
Dia ingin menggagalkan pernikahan itu
Sebab pak Anto pulang kampung
Namun
Semuanya sudah sia sia
Meskipun dia pulang
Karena si Susi
Sudah tunangan dengan Arman
Sehingga
Pada saat itu
Si Susi meminta menggagalkan pernikahan nya
Namun
Di tolak oleh ayah nya sendiri
Sehingga
Mereka pun menikah
Dan semua nya
Seperti tidak ada apa apa
Begitu juga
Di saat Anto Hadir
di pernikahan Susi dengan Arman
Lalu
karena Susi tidak menjawab pertanyaan dirinya
Pak kades pun paham sekarang
Kenapa dulu
Si Susi ingin membatalkan pernikahan itu
Ternyata
pak Anto lah Penyebabnya
Namun
Karena pak Anto paham
Atas kesalahan dirinya
Jadi
Dia pun terima semuanya
Dengan ikhlas dan lapang dada
Bahwa dirinya
Harus merelakan Orang yang di cintai nya
Menikah dengan orang lain
Di saat saat semua terdiam
Kemudian Susi mengalihkan cerita
Dengan berkata
Pada intinya
Kenapa saya menolak
Menjodohkan putri kita
Dengan putra pak Anto
Itu karena
Aku nggak mau
Kisah masa lalu ku
Teringat kembali, kata istri nya
Sambil tersenyum manis
Dan juga
Sambil meyakinkan hati suaminya
Bahwa
Dirinya benar benar mencintai pak kades
Setelah itu
Semuanya terdiam
Dan introspeksi diri
Sementara rindu
Saat ini
Dia sedang menuju ke dapur rumah sakit
Setibanya di sana
Rindu langsung menanyakan
Perihal sarapan pagi
Yang sudah hampir jam 9 pagi
Masih belum juga
Di kirim ke ruangan ayah nya
Maaf Bu
Saya keluarga dari pasien
nomor ruangan 128
Kenapa sudah hampir jam 9 pagi
Masih belum di kirimkan juga sarapan nya
Padahal Biasanya
Jam 8 pagi sarapan itu
sudah ada di ruangan Pasien
Kok, ini telat ya, kata rindu
Iya Bu
Hari ini
Lumayan telat
Karena banyak nya pasien
Yang ada di ruangan VIP
Sehingga telat untuk
membawa makanan nya
Karena harus antri dengan
Pasien yang lain
Yang sudah duluan
Masuk ke rumah sakit ini
Karena punya ibu nomor 128
Otomatis harus ngantri ke 128 juga ya Bu, kata pihak dapur rumah sakit
Oh begitu
Baik, terimakasih banyak ya, kata rindu
__ADS_1
Iya sama-sama, kata pihak dapur
Oya
Sarapannya kami tunggu di ruangan ya, kata rindu
Baik Bu
Mohon bersabar ya
Sampai kami membawa sarapan nya
Ke ruangan ibu, kata pihak dapur
Kemudian
Rindu pun kembali lagi
Ke ruangan sebelumnya
Setibanya di ruangan ayah nya
Disitu
Dokter sedang menangani ayah nya
Sementara ibunya dan juga mang Udin
Di minta dokter
Agar menunggu di luar
Sehingga
Ibunya rindu langsung bertanya
Bagaimana nak sarapan nya
Maaf mah
Karena di sini
Banyak pasien yang
Menggunakan fasilitas VIP
Sehingga agak telat kirim sarapan nya, kata rindu
Yang menceritakan perihal
Keterlambatan sarapan pagi nya
Oh begitu
Ya sudah kita beli di luar aja
Kasihan mang Udin, kata ibunya
Nggak apa apa Bu
Kita tunggu saja
Paling sebentar lagi juga datang, kata mang Udin
Yang siap menunggu sarapan pagi
Yang di kirimkan oleh pihak rumah sakit
Oh, ya sudah deh, kalau begitu kita tunggu aja, jawab ibunya rindu
Setelah mereka berbicara panjang lebar
Tidak lama kemudian
Dokter itu pun keluar
Dari ruangan pak kades
Gimana keadaan suami saya dok
Suami ibu sudah membaik kok, jawab dokter nya
Alhamdulillah, kata ibunya rindu
Kemudian
Rindu bertanya pada dokternya
Oya dok
Kira kira kapan kami bisa pulang dok, kata rindu
Sekitar 3 sampai 5 hari lagi
Pasien bisa di bawa pulang
Untuk beberapa hari ini
Masih perlu di periksa kondisinya
Setelah semuanya stabil dan pulih
Baru bisa pulang
Agar pasien
Tidak perlu berobat jalan lagi, kata dokter nya
Baik dok, terimakasih
Iya sama sama, kata dokter
Kemudian
Dokter tersebut pun
Meninggalkan tempat tersebut
Sementara mereka bertiga
Setelah kepergian dokter
Langsung masuk ke dalam
Namun
Ketika hendak masuk
Tiba lah
Orang yang membawa sarapan pagi
Kemudian
Rindu pun mempersilahkan nya
Agar di taro
Di meja yang ada
Di ruangan tersebut
Kemudian
Maaf ibu
Ini sarapan untuk pasien
Sudah kami pisahkan
Dan ini, sarapan untuk keluarga pasien
Tapi hanya 3 orang saja
Karena rumah sakit ini
Mempersilahkan keluarga pasien
Untuk menunggui pasien
Maksimal 3 orang
Maka dari itu
Sarapan pagi pun
Hanya kami siap kan
Untuk 3 orang
Dan 1 orang pasien
Iya Bu
Kami pun ber 4 dengan pasien
Jadi sarapan pagi nya
Sudah pas kok, jawab rindu
Oh begitu
Baiklah, kalau gitu
Saya pamit undur diri
Bila ada keperluan apa apa
Dengan pihak dapur
Silahkan hubungi kami
Nomor telpon nya
Sudah tertera di dekat telpon itu, kata pengantar makanan
Sambil menunjuk ke arah telpon
Karena ruangan tersebut
Sudah di fasilitasi telpon
Dan juga Wifi gratis
Lalu rindu menyahut
Baik Bu, terimakasih banyak, kata rindu
Dan pengantar makanan pun
Pergi meninggalkan ruangan tersebut
Karena
Sudah tidak ada lagi
Yang harus dia kerjakan
Di ruangan tersebut
Setelah pengantar makanan itu
Mereka ber 4 pun
Langsung sarapan pagi
Meskipun waktu sudah menjelang siang
Untuk mempersingkat waktu
Kita lanjutkan ceritanya
Setelah Berhari-hari mereka di situ
Hari ini
Pukul 8 pagi
Tepat ke 5 hari
Berada di rumah sakit tersebut
Mereka tidak mengabari siapapun
Namun
Pak Anto mendengar kabar
Perihal sakitnya pak kades
Dari mang Udin
Karena
Mang Udin itu
Pernah pulang ke rumah
Untuk mengambilkan baju ganti
selama di rumah sakit
Hingga akhirnya
Pak Anto, beserta istri dan anaknya
Menengok pak kades
Yang sedang terbaring di rumah sakit
Mau gimana pun
Pak kades itu
Adalah sahabat dari pak Anto
Yang harus dia tengok
__ADS_1
Di saat pak kades sedang sakit
Namun
Di saat tiba di rumah sakit
Mereka ini
Malah Kesasar ke bagian administrasi nya
Karena sudah terlanjur kesasar ke situ
Akhirnya
Pak Anto pun
Bertanya perihal biaya Pasien
Yang atas nama arman
Selepas itu
Mereka mencari kembali
Dimana pak kades di rawat
Karena tadi dari bagian administrasi
Sehingga dirinya pun
Mendapatkan nomor ruangan nya
Dan tidak lama kemudian
Mereka pun melihat keluarga
Dari pak kades
Yang sedang menunggu di luar ruangan
Namun
Setibanya mendekati keluarga pak kades
Mereka ini, tidak di sambut hangat
Oleh keluarga pak kades
Di tambah lagi
Pak Anto masih belum bisa
Untuk menengok kondisi pak kades
Karena
Beliau sedang dalam pemeriksaan dokter
Dokter itu
memeriksa pak kades
Untuk yang terakhir kalinya
Di saat sebelum pulang
Setelah selesai periksa kondisi pak kades
Dokter pun
Langsung keluar dari ruangan tersebut
Lalu rindu pun langsung berkata
Oya
Bagaimana kondisi ayah saya dok
Alhamdulillah
Kondisi pasien sudah pulih
Dan Hari ini
Pasien bisa di bawa pulang, kata dokter
Kemudian
Dokter itu pun berkata kembali
Oya
Ini resep obatnya
Dan juga
Ada beberapa makanan
Yang harus di hindari oleh pasien
Semuanya sudah saya tulis
Di dalam kertas ini, kata dokter
Sambil memberikan kertas itu ke si rindu
Setelah itu
dokter itu pun pergi
meninggalkan mereka semua
selepas kepergian dokter
lalu mereka semua pun
pada masuk ke dalam
untuk menengok keadaan pak kades
Pak kades pun terkejut
Ketika melihat
Kedatangan pak Anto
Yang menengok dirinya
Kemudian Pak Anto itu
langsung menanyakan kondisi pak kades
Gimana keadaan mu
Apakah sudah membaik, tanya pak Anto
Sambil tersenyum
Ke arah pak kades
Alhamdulillah baik, jawab pak kades
Sambil membalas senyuman nya
Oya ayah
Hari ini kita pulang
Emang ayah sudah bisa pulang ya, tanya ayah nya
Iya ayah
Kata dokter
Kalau ayah itu
Hari ini sudah bisa di bawa pulang, jawab rindu
Alhamdulillah
Akhirnya bisa pulang juga, kata pak kades
Kemudian
Pak kades dan pak Anto pun
Berbicara panjang lebar
Perihal kondisinya
Dan juga
Perihal kenapa dirinya
bisa masuk rumah sakit
Bahkan
Dia juga bercerita
Perihal Rendi
Yang sudah menolongnya
Membawa ke rumah sakit tersebut
Pak Anto pun
Sedikit terdiam
Di kala pak kades
Bercerita tentang kebaikan si Rendi
Karena dirinya tau
Posisi putra nya itu
Semakin terancam
Kalau bersaing dengan rendi
Pasti Aldi itu, tidak akan mampu
Untuk mengambil hatinya rindu
Karena kondisi pak kades
Baru pulih
Pak Anto pun
Tidak membahas perihal
masalah perjodohan putra nya
Dengan Putri pak kades
Demi menjaga kondisi pak kades
Setelah berbicara kesana kemari
Selepas itu
Mereka pun berkemas
Untuk meninggalkan rumah sakit
Namun
Sebelum itu
Mereka harus menebus obat
Setibanya di bagian apotik
Rindu langsung menunjukkan kertas catatan
Yang di kasih oleh dokter
Namun
Saat ditanya berapa biaya obatnya
Pihak apotik berkata
Bahwa pasien atas nama arman
Sudah melunasi biaya
Untuk mengambil obat nya
Begitu juga
Di saat datang ke bagian administrasi
Pihak administrasi pun
Berkata sama
Bahwa semua biaya
Selama di rumah sakit
Sudah lunas
Rindu pun menjadi bingung
Siapa yang melunasi biaya nya itu
lalu
bagaimana kisah selanjutnya
subscribe channel ini
untuk mengikuti episode berikutnya
__ADS_1
terimakasih