Kisah Pemuda Kaya Menyamar Jadi Cleaning Service | Karya Sutrisno Sakri

Kisah Pemuda Kaya Menyamar Jadi Cleaning Service | Karya Sutrisno Sakri
bagian 126 Kisah Rendi menyamar jadi cleaning service


__ADS_3

Inilah kisah rendi


Seorang Pemuda Kaya


Yang menyamar jadi Cleaning servis


Sebelum mendengarkan ceritanya


Jangan lupa


Di subscribe dulu ya


Episode


126


Yang berbicara


Sedikit terbata bata gitu


Karena masih panik dan khawatir


Dengan kondisi pak kades


serius mas, tanya rindu


dengan sedikit memastikan


iya benar sayang


tadi, pas saya lewat


ada kerumunan


hingga jalanan macet


dan kami pun


hanya bisa berjalan pelan pelan


namun


disitu saya melihat kendaraan pak kades


jadi saya pun berhenti


dan melihat kerumunan itu


untuk memastikan


mobil itu milik siapa


dan akhirnya


saya melihat pak kades


yang sedang tergeletak


dan tak sadarkan diri


lalu kami berdua


langsung mengangkat pak kades


dan membawa nya ke rumah sakit, kata Rendi


yang menceritakan


semua kejadian yang dia tau


sambil menyebut nama rumah sakit nya


rindu pun


langsung pingsan


saat mendengar cerita tersebut


karena


itu meyakinkan hati nya


bahwa ayah nya


benar benar masuk rumah sakit


Ketika ada suara


Seperti ada yang jatuh


Ibunya rindu pun


Langsung lari


Dan mendekati suara tersebut


Dan ternyata


Suara itu ada didalam kamar rindu


Bu Susi pun


Langsung memanggil rindu


Namun


Tidak ada jawaban sama sekali


Akhirnya


Bu Susi itu


Langsung membuka pintu kamar rindu


Dan terlihatlah


Rindu sedang tergeletak di tempat tidurnya


Sambil memegang HP


Suara itu


Terus memanggil nama rindu


Dia adalah rendi


Yang terus memanggilnya


Dari HP tersebut


Kemudian


Ibunya rindu pun


Mengambil HP nya


Dan berkata


Ada apa nak, tanya Bu Susi


Maaf Bu


Saya mau ngasih kabar duka


Bahwa


Pak kades, malam ini


Sedang Berada di rumah sakit, kata rendi


Suami ku kenapa


Jangan meng ada ada ya nak, kata Bu Susi


Tidak Bu


Saya memberitahukan ini


Benar benar fakta


Dan apa adanya


Jika ibu tidak percaya


Silahkan ibu datang ke rumah sakit ini, kata Rendi


Yang menyebutkan nama rumah sakit nya


Dan juga


Menyebutkan nama Blok, dan kode ruangan nya


Bu Susi pun


Langsung terduduk lemas


Sambil menjatuhkan air matanya


Kemudian


Bu Susi pun


Membangun rindu


Yang masih pingsan itu


Hingga beberapa menit kemudian


Rindu pun bangun


Dan memeluk ibunya


Sambil menangis tersedu-sedu


Dia mencoba menceritakan


Keadaan ayah nya


Informasi tersebut


Yang di dapat


Dari si Rendi


Ibunya pun tau


Dia langsung berkata


Iya anak ku


Semua yang kamu katakan benar


Ibu baru saja


Mengobrol dengan nak Rendi


Dia menceritakan, dan menyebutkan alamat lengkap


Dari rumah sakit nya


Lalu apa yang harus kita lakukan, kata rindu


Telpon mang Udin


Suruh nyetir mobil nya, perintah sang ibu


Tanpa berpikir panjang lebar


Rindu pun


Langsung menelpon mang Udin nya


Agar segera ke rumah


Untuk membawa kendaraan


Dan menuju ke rumah sakit


Mang Udin


Sekarang ada dimana, tanya rindu


Lalu mang Udin pun menjawab


Saya lagi di rumah


Ada apa gitu


Seperti nya


Ada hal penting


Sehingga malam malam gini


Bu guru nelpon saya, kata mang Udin


Iya mang


Mang Udin segera ke rumah

__ADS_1


Kita harus ke rumah sakit malam ini juga, kata rindu


Mang Udin pun terkejut


Siapa yang sakit itu


Lalu rindu menyahut


Ayah mang


Ayah sekarang lagi di rumah sakit


Beliau kecelakaan tadi sore


Mang Udin pun


Tanpa permisi lagi


Dia langsung mematikan telpon nya


Dan langsung menyalakan mesin motor nya


Untuk menuju ke rumah pak kades


Tidak butuh waktu lama


Mang Udin pun tiba


Di rumah pak kades


Di situ


Mang Udin sudah di tunggu kedatangan nya


Oleh rindu dan ibunya


Yang sedang duduk


Di kursi teras


Mang Udin pun


Tidak bertanya ini itu lagi


Langsung lari ke garasi


Untuk mengambil mobil nya


Setibanya di garasi


Langsung menyetar mesinnya


Dan mendekati rindu dan ibunya


Silahkan masuk Bu, kata mang Udin


Yang terlihat


Sedikit panik gitu


Setelah semuanya masuk


Mang Udin pun berangkat


Menuju ke rumah sakit


Yang sudah di arahkan


Oleh rindu


Sementara Rendi


Dia bolak-balik tanpa arah


Karena


Dia juga memikirkan kondisi rindu


Yang kata ibunya


Kalau rindu itu


Sedang pingsan


Dan tak sadarkan diri


Setelah mendengar kabar duka tersebut


Setelah mondar mandir tidak jelas


Keluarlah seorang dokter


Yang baru saja


Menangani kondisi pak kades


Dengan kondisi panik


Rendi berkata


Dokter, dokter


Gimana kondisi pak kades itu dok, tanya Rendi


Beliau sedang tidak baik-baik saja


Karena beliau


Banyak mengeluarkan darah


Sehingga saat ini


Beliau kekurangan darah


Apakah disini


Ada keluarga nya, tanya dokter


Rendi pun terdiam


Karena dirinya


Bukan keluarga dari pak kades


Lalu pak iman pun bertanya


Emang nya kenapa dok


Kalau memang ada apa apa


Silahkan kasih tau kami saja


Akan kami tanggung sepenuhnya, kata pak iman


Sembari meyakinkan dokternya


Bukan masalah biaya pak


Baik gini saja


Kalau keluarganya datang


Silahkan beritahu mereka


Agar segera datang ke ruangan saya


Soalnya


keadaannya sedang darurat, kata dokternya


Baik dok, jawab Rendi


Kemudian


Dokter tersebut pun pergi


Meninggalkan pak iman dan Rendi


Sementara rindu


Saat ini


Baru saja tiba


Di rumah sakit


Yang di beritahu oleh rendi


Merekapun


Langsung mendekati resepsionis nya


Dan menanyakan letak nomor ruangan


Yang di informasikan oleh rendi


Namun


Resepsionis itu pun


Tidak langsung memberitahukan nya


Karena ini


Kode etik rumah sakit


Untuk kelas VIP


Tidak sembarangan orang


Bisa masuk ke tempat tersebut


Karena kelas VIP


Semacam ruangan rahasia


Yang tidak boleh sembarang orang bisa masuk


Lalu resepsionis tersebut pun


Menanyakan


Nama si penanya tersebut


Maaf bu


Bisa menyebut kan nama ibu


Nama saya rindu pujawati


Dan ini ibu saya, jawab rindu


Baik Bu, terimakasih


Ibu rindu ini


Mau bertemu dengan pasien rumah sakit ini ya


Iya Bu, Jawab rindu


Oya


Kalau boleh saya tau


Siapa Nama pasien nya


Rindu pun langsung menjawab


Namanya pak Arman


Kira kira kapan masuk rumah sakit nya, tanya resepsionis itu


Masuk nya malam ini


Mungkin sekitar 3-4 jam yang lalu, jawab Bu Susi


Oh gitu, kata resepsionis


Dia ingin memastikan


Kalau kedua perempuan ini


Benar benar kenal dengan pak Arman


Atau hanya pura pura kenal


Dan ingin mencelakakan nya


Sehingga


Begitu detail nya


Pertanyaan itu


Di lontarkan kepada dua wanita tersebut


Kemudian


Resepsionis itu pun

__ADS_1


Menanyakan pertanyaan terakhirnya


Maaf Bu


Kalau boleh tau


Siapa nama orang


Yang membawa pasien kesini


Lalu rindu menyahut


Namanya mas Rendi, jawab rindu


Oh, oke baik


Tunggu sebentar ya Bu


Kemudian


Resepsionis itu


Langsung menghubungi


Orang yang membawa pasien itu


Nomor telpon


Atau data identitas itu


Di dapat kan


Saat rendi mau masuk ke rumah sakit


Di situ


Rendi ini


Di minta untuk mengisi data pribadinya


Untuk memudahkan administrasi nya


Di saat Rendi terdiam


Bersama pak iman


Tiba tiba HP nya bunyi


Rendi pun


Langsung mengangkat telpon tersebut


Selamat malam pak


Iya, selamat malam juga, jawab Rendi


Maaf pak


Bapak Rendi ini


Adalah orang yang membawa pasien


Yang bernama pak Arman ya


Iya benar Bu


Emang nya ada apa, tanya Rendi


Jadi begini pak


Di depan ada 2 wanita


Yang ingin menjenguk pak Arman


Apakah bapak kenal


Dengan 2 wanita ini


Namanya siapa Bu, tanya Rendi


Dia bernama ibu rindu pujawati


Beserta ibunya


Katanya ingin menjenguk pasien, kata resepsionis itu


Oh itu


Saya kenal


Mereka berdua


Adalah keluarga pasien Bu


Kalau bisa


Tolong sampaikan


Agar segera kesini


Karena


Ada yang harus di bicarakan bersama dokter, Kata Rendi


Oke baik pak


Nanti saya sampaikan pada mereka


Maaf sudah mengganggu, kata resepsionis


Sambil mematikan telpon nya


Kemudian


Resepsionis itu pun


Menyampaikan pada rindu


Perihal letak ruangan nya


Dan juga menyampaikan


Bahwa


Kedatangan mereka berdua


Sedang di tunggu oleh rendi


Selepas itu


Rindu dan ibunya


Langsung menuju ke ruangan yang di tuju nya


Di saat Rendi duduk


Sambil memainkan HP nya


Tiba tiba


Rindu dan ibunya pun datang


Dan menghampiri Rendi


Yang sedang duduk itu


Lalu rindu langsung berkata


Gimana keadaan ayah ku mas, tanya rindu


Dokter belum menjawab sepenuhnya


Karena dokter


Meminta keluarga nya langsung


Yang ngobrol bersama nya


Oh, gitu


Kalau boleh tau


Dimana ruangan dokter nya, tanya rindu


Kemudian rendi pun


Menunjuk ke arah salah satu ruangan dokter


Yang tadi memeriksa pak kades


Lalu mereka pun pergi kesana


Ini ruangannya, kata Rendi


Rindu dan ibunya


Langsung masuk ke ruangan dokter tersebut


Maaf dok


Saya keluarga dari pasien


Yang bernama pak Arman


Oya


Bagaimana kondisinya sekarang, tanya Bu Susi


Maaf Bu


Kondisi pak Arman


Sedikit buruk


Beliau banyak kehilangan darah


Jadi sekarang


Membutuhkan banyak darah


Maaf pak


Kalau boleh tau


Golongan darah yang di perlukan itu apa, tanya rindu


Golongan darah nya AB


Kebetulan


Stok darah tersebut


Sedang kosong di rumah sakit ini


Makanya saya


Mencari keluarga pasien


Untuk menyelamatkan nyawa nya


Kira kira


Ada nggak keluarganya


Yang siap mendonorkan darah tersebut


Sebab


Kalau tidak ada darah tersebut


Sampai besok pagi


Kemungkinan besar


Pasien akan meninggal, kata dokter


merekapun menangis


karena kebingungan


sebab


di antara Mereka berdua


tidak memiliki darah tersebut


karena rindu dan ibunya


golongan darah nya B


lalu


bagaimana kisah selanjutnya


subscribe channel ini


untuk mengikuti episode berikutnya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2