
Inilah kisah rendi
Seorang Pemuda Kaya
Yang menyamar jadi Cleaning servis
Sebelum mendengarkan ceritanya
Jangan lupa
Di subscribe dulu ya
Episode
126
Yang berbicara
Sedikit terbata bata gitu
Karena masih panik dan khawatir
Dengan kondisi pak kades
serius mas, tanya rindu
dengan sedikit memastikan
iya benar sayang
tadi, pas saya lewat
ada kerumunan
hingga jalanan macet
dan kami pun
hanya bisa berjalan pelan pelan
namun
disitu saya melihat kendaraan pak kades
jadi saya pun berhenti
dan melihat kerumunan itu
untuk memastikan
mobil itu milik siapa
dan akhirnya
saya melihat pak kades
yang sedang tergeletak
dan tak sadarkan diri
lalu kami berdua
langsung mengangkat pak kades
dan membawa nya ke rumah sakit, kata Rendi
yang menceritakan
semua kejadian yang dia tau
sambil menyebut nama rumah sakit nya
rindu pun
langsung pingsan
saat mendengar cerita tersebut
karena
itu meyakinkan hati nya
bahwa ayah nya
benar benar masuk rumah sakit
Ketika ada suara
Seperti ada yang jatuh
Ibunya rindu pun
Langsung lari
Dan mendekati suara tersebut
Dan ternyata
Suara itu ada didalam kamar rindu
Bu Susi pun
Langsung memanggil rindu
Namun
Tidak ada jawaban sama sekali
Akhirnya
Bu Susi itu
Langsung membuka pintu kamar rindu
Dan terlihatlah
Rindu sedang tergeletak di tempat tidurnya
Sambil memegang HP
Suara itu
Terus memanggil nama rindu
Dia adalah rendi
Yang terus memanggilnya
Dari HP tersebut
Kemudian
Ibunya rindu pun
Mengambil HP nya
Dan berkata
Ada apa nak, tanya Bu Susi
Maaf Bu
Saya mau ngasih kabar duka
Bahwa
Pak kades, malam ini
Sedang Berada di rumah sakit, kata rendi
Suami ku kenapa
Jangan meng ada ada ya nak, kata Bu Susi
Tidak Bu
Saya memberitahukan ini
Benar benar fakta
Dan apa adanya
Jika ibu tidak percaya
Silahkan ibu datang ke rumah sakit ini, kata Rendi
Yang menyebutkan nama rumah sakit nya
Dan juga
Menyebutkan nama Blok, dan kode ruangan nya
Bu Susi pun
Langsung terduduk lemas
Sambil menjatuhkan air matanya
Kemudian
Bu Susi pun
Membangun rindu
Yang masih pingsan itu
Hingga beberapa menit kemudian
Rindu pun bangun
Dan memeluk ibunya
Sambil menangis tersedu-sedu
Dia mencoba menceritakan
Keadaan ayah nya
Informasi tersebut
Yang di dapat
Dari si Rendi
Ibunya pun tau
Dia langsung berkata
Iya anak ku
Semua yang kamu katakan benar
Ibu baru saja
Mengobrol dengan nak Rendi
Dia menceritakan, dan menyebutkan alamat lengkap
Dari rumah sakit nya
Lalu apa yang harus kita lakukan, kata rindu
Telpon mang Udin
Suruh nyetir mobil nya, perintah sang ibu
Tanpa berpikir panjang lebar
Rindu pun
Langsung menelpon mang Udin nya
Agar segera ke rumah
Untuk membawa kendaraan
Dan menuju ke rumah sakit
Mang Udin
Sekarang ada dimana, tanya rindu
Lalu mang Udin pun menjawab
Saya lagi di rumah
Ada apa gitu
Seperti nya
Ada hal penting
Sehingga malam malam gini
Bu guru nelpon saya, kata mang Udin
Iya mang
Mang Udin segera ke rumah
__ADS_1
Kita harus ke rumah sakit malam ini juga, kata rindu
Mang Udin pun terkejut
Siapa yang sakit itu
Lalu rindu menyahut
Ayah mang
Ayah sekarang lagi di rumah sakit
Beliau kecelakaan tadi sore
Mang Udin pun
Tanpa permisi lagi
Dia langsung mematikan telpon nya
Dan langsung menyalakan mesin motor nya
Untuk menuju ke rumah pak kades
Tidak butuh waktu lama
Mang Udin pun tiba
Di rumah pak kades
Di situ
Mang Udin sudah di tunggu kedatangan nya
Oleh rindu dan ibunya
Yang sedang duduk
Di kursi teras
Mang Udin pun
Tidak bertanya ini itu lagi
Langsung lari ke garasi
Untuk mengambil mobil nya
Setibanya di garasi
Langsung menyetar mesinnya
Dan mendekati rindu dan ibunya
Silahkan masuk Bu, kata mang Udin
Yang terlihat
Sedikit panik gitu
Setelah semuanya masuk
Mang Udin pun berangkat
Menuju ke rumah sakit
Yang sudah di arahkan
Oleh rindu
Sementara Rendi
Dia bolak-balik tanpa arah
Karena
Dia juga memikirkan kondisi rindu
Yang kata ibunya
Kalau rindu itu
Sedang pingsan
Dan tak sadarkan diri
Setelah mendengar kabar duka tersebut
Setelah mondar mandir tidak jelas
Keluarlah seorang dokter
Yang baru saja
Menangani kondisi pak kades
Dengan kondisi panik
Rendi berkata
Dokter, dokter
Gimana kondisi pak kades itu dok, tanya Rendi
Beliau sedang tidak baik-baik saja
Karena beliau
Banyak mengeluarkan darah
Sehingga saat ini
Beliau kekurangan darah
Apakah disini
Ada keluarga nya, tanya dokter
Rendi pun terdiam
Karena dirinya
Bukan keluarga dari pak kades
Lalu pak iman pun bertanya
Emang nya kenapa dok
Kalau memang ada apa apa
Silahkan kasih tau kami saja
Akan kami tanggung sepenuhnya, kata pak iman
Sembari meyakinkan dokternya
Bukan masalah biaya pak
Baik gini saja
Kalau keluarganya datang
Silahkan beritahu mereka
Agar segera datang ke ruangan saya
Soalnya
keadaannya sedang darurat, kata dokternya
Baik dok, jawab Rendi
Kemudian
Dokter tersebut pun pergi
Meninggalkan pak iman dan Rendi
Sementara rindu
Saat ini
Baru saja tiba
Di rumah sakit
Yang di beritahu oleh rendi
Merekapun
Langsung mendekati resepsionis nya
Dan menanyakan letak nomor ruangan
Yang di informasikan oleh rendi
Namun
Resepsionis itu pun
Tidak langsung memberitahukan nya
Karena ini
Kode etik rumah sakit
Untuk kelas VIP
Tidak sembarangan orang
Bisa masuk ke tempat tersebut
Karena kelas VIP
Semacam ruangan rahasia
Yang tidak boleh sembarang orang bisa masuk
Lalu resepsionis tersebut pun
Menanyakan
Nama si penanya tersebut
Maaf bu
Bisa menyebut kan nama ibu
Nama saya rindu pujawati
Dan ini ibu saya, jawab rindu
Baik Bu, terimakasih
Ibu rindu ini
Mau bertemu dengan pasien rumah sakit ini ya
Iya Bu, Jawab rindu
Oya
Kalau boleh saya tau
Siapa Nama pasien nya
Rindu pun langsung menjawab
Namanya pak Arman
Kira kira kapan masuk rumah sakit nya, tanya resepsionis itu
Masuk nya malam ini
Mungkin sekitar 3-4 jam yang lalu, jawab Bu Susi
Oh gitu, kata resepsionis
Dia ingin memastikan
Kalau kedua perempuan ini
Benar benar kenal dengan pak Arman
Atau hanya pura pura kenal
Dan ingin mencelakakan nya
Sehingga
Begitu detail nya
Pertanyaan itu
Di lontarkan kepada dua wanita tersebut
Kemudian
Resepsionis itu pun
__ADS_1
Menanyakan pertanyaan terakhirnya
Maaf Bu
Kalau boleh tau
Siapa nama orang
Yang membawa pasien kesini
Lalu rindu menyahut
Namanya mas Rendi, jawab rindu
Oh, oke baik
Tunggu sebentar ya Bu
Kemudian
Resepsionis itu
Langsung menghubungi
Orang yang membawa pasien itu
Nomor telpon
Atau data identitas itu
Di dapat kan
Saat rendi mau masuk ke rumah sakit
Di situ
Rendi ini
Di minta untuk mengisi data pribadinya
Untuk memudahkan administrasi nya
Di saat Rendi terdiam
Bersama pak iman
Tiba tiba HP nya bunyi
Rendi pun
Langsung mengangkat telpon tersebut
Selamat malam pak
Iya, selamat malam juga, jawab Rendi
Maaf pak
Bapak Rendi ini
Adalah orang yang membawa pasien
Yang bernama pak Arman ya
Iya benar Bu
Emang nya ada apa, tanya Rendi
Jadi begini pak
Di depan ada 2 wanita
Yang ingin menjenguk pak Arman
Apakah bapak kenal
Dengan 2 wanita ini
Namanya siapa Bu, tanya Rendi
Dia bernama ibu rindu pujawati
Beserta ibunya
Katanya ingin menjenguk pasien, kata resepsionis itu
Oh itu
Saya kenal
Mereka berdua
Adalah keluarga pasien Bu
Kalau bisa
Tolong sampaikan
Agar segera kesini
Karena
Ada yang harus di bicarakan bersama dokter, Kata Rendi
Oke baik pak
Nanti saya sampaikan pada mereka
Maaf sudah mengganggu, kata resepsionis
Sambil mematikan telpon nya
Kemudian
Resepsionis itu pun
Menyampaikan pada rindu
Perihal letak ruangan nya
Dan juga menyampaikan
Bahwa
Kedatangan mereka berdua
Sedang di tunggu oleh rendi
Selepas itu
Rindu dan ibunya
Langsung menuju ke ruangan yang di tuju nya
Di saat Rendi duduk
Sambil memainkan HP nya
Tiba tiba
Rindu dan ibunya pun datang
Dan menghampiri Rendi
Yang sedang duduk itu
Lalu rindu langsung berkata
Gimana keadaan ayah ku mas, tanya rindu
Dokter belum menjawab sepenuhnya
Karena dokter
Meminta keluarga nya langsung
Yang ngobrol bersama nya
Oh, gitu
Kalau boleh tau
Dimana ruangan dokter nya, tanya rindu
Kemudian rendi pun
Menunjuk ke arah salah satu ruangan dokter
Yang tadi memeriksa pak kades
Lalu mereka pun pergi kesana
Ini ruangannya, kata Rendi
Rindu dan ibunya
Langsung masuk ke ruangan dokter tersebut
Maaf dok
Saya keluarga dari pasien
Yang bernama pak Arman
Oya
Bagaimana kondisinya sekarang, tanya Bu Susi
Maaf Bu
Kondisi pak Arman
Sedikit buruk
Beliau banyak kehilangan darah
Jadi sekarang
Membutuhkan banyak darah
Maaf pak
Kalau boleh tau
Golongan darah yang di perlukan itu apa, tanya rindu
Golongan darah nya AB
Kebetulan
Stok darah tersebut
Sedang kosong di rumah sakit ini
Makanya saya
Mencari keluarga pasien
Untuk menyelamatkan nyawa nya
Kira kira
Ada nggak keluarganya
Yang siap mendonorkan darah tersebut
Sebab
Kalau tidak ada darah tersebut
Sampai besok pagi
Kemungkinan besar
Pasien akan meninggal, kata dokter
merekapun menangis
karena kebingungan
sebab
di antara Mereka berdua
tidak memiliki darah tersebut
karena rindu dan ibunya
golongan darah nya B
lalu
bagaimana kisah selanjutnya
subscribe channel ini
untuk mengikuti episode berikutnya
terimakasih
__ADS_1