
Namaku "Rheina eka putri wijaya" aku suka saat orang orang memanggilku dengan sebutan Rhein.
sore ini aku sedang duduk di sebuah cafe di kota x, menunggu cinta ku yaitu fikri ya itu dia yang tengah melambai lambai menghampiriku!
seorang laki laki luar biasa tampan baik seorang meneger hotel besar dikota ini . akupun memeluk laki laki berkaos hitam nyetrit menampilkan keseksiannya aku sangat suka dia memakai kaos itu dan itu yang membuat ku terus merindu dan ingin terus memeluknya . ya aku sangat mengagumi tubuhnya .
Maav ya aku telat rein, macet sekali !!
dan tadi sedikit ada gangguan di hotel.
dia bicara panjang lebar sambil trus ngedumel gak jelas yang intinya dia merasa bersalah.!!
sudahlah lupakan aku juga baru sampai! kamu mau pesan apa..?? tanyaku mengalihkan
sama saja sepertimu . jawabnya.
kami pun berbincang lama dan pesanan pun datang tersaji cantik diatas meja .
kami pun langsung menyantap hingga tandas dalam sekejap saja.
Rhein...! bagaimana dengan ajakan ku bulan lalu kamu bahkan belum menjawabnya?
bahkan sepertinya kamu tidak tertarik membahasnya!! aku takut rhein..
akupun teringat kejadian bulan lalu saat ia melamar ku dengan romantis yang mungkin semua wanita mengimpikannya
__ADS_1
tapi entah mengapa mulut ku selalu kelu untuk membahasnya hatiku dilema aku belum yakin sepenuhnya aku bisa menerima nya saat ini .
aku sangat mencintainya tapi sulit bagiku aku tidak bisa membohongiku bahwa aku masih terus merindukan keyfanku.
hei rein kamu kok bengong...?
ya fan ada apa ?? ehh emmm maav maksud ku fik .!!
akupun gelagapan tak karuan dibuat nya maav fik aku mau ketoilet kilahku.
fan siapa? tangannya meraih tanganku yang hendak meninggalkan meja menuju toilet!
fikri menatapku penuh selidik apa ada laki laki lain selain aku?
maav aku hanya salah sebut saja, sekedar ucapan reflek.! elak ku
makan siang pun berakhir kita pulang tanpa sepatah kata pun aku tau dia tengah kecewa di sepanjang perjalanan fikri hanya diam dan membisu aku tau aku salah aku pun mengusap lengan nya.
maavkan aku, percayalah aku mencintaimu.! aku hanya butuh sedikit waktu lagi aku ..
fikripun menepikan mobilnya dia bebalik menghadapku
aku apa ? tanyanya dingin
maav ...! ya hanya itu yang keluar.
__ADS_1
fikri pun memelukku, menciumku dan mengusap kepalaku.
diapun kembali sibuk mengemudi .
aku tahu dia sangat mencintaiku .. sepanjang perjalanan kami hanya diam dan membisu hingga akhirnya sampailah aku di depan rumahku
aku langsung ya rhein ..! ucapnya datar
gak mampir?? tanyaku
enggak aku mau balik kehotel fikri mencium keningku kemudian pergi aku diam mematung lama menatap mobilnya hingga menjauh hilang dan akupun masuk .
ahhh lelah sekli rasanya mengapa aku bisa sebodoh ini tadi aku sudah menyakitinya.
mungkin sudah saatnya aku melupakannya.
aku harus bisa memutuskan nya sekarang! mungkin sudah saat nya aku melupakan nya, toh dia sudah hilang entah kemana.
tiga bulan kemudian..
aku sudah menerima lamarannya pesta sudah di depan mata tinggal beberapa persen lagi semua nya beres.!!
Rif besok boleh aku hadir reoni sekolah?
boleh,, tapi maav aku tidak bisa mengantar!!
__ADS_1
karna aku ada meeting di luar kota.
aku gapapa kok aku bisa sendiri yang penting kamu mengijinkan ku akupun mengecup pipinya penuh cinta.