Kisah Rheina

Kisah Rheina
Bab 11


__ADS_3

sesampainya di vila kamipun langsung masuk menuju kamar memindahkan barang barang ke kamar merapikannya dan menata nya .


mas ini vila mu tanyaku


ia ini vila aku beli beberapa tahun yang lalu kemudian aku rombak dan kembali membangunnya sesuai seleraku


kenapa kamu suka.?


ia mas rasanya nyaman sekali disini


akupun melihat lihat setiap sudut, kamar ruang tamu ruang keluarga dapur dan lainya aku lihat dengan penuh takjub dan ada satu ruangan yang membuat ku lemas bagai di lempar ke dasar laut


satu ruangan dengan konsep penuh warna gambar banyak foto foto ku disana fotoku bersama Fikri dan bungkus hadiah yang pernah kuberikan pada Fikri


mas ini ruangan apa tanyaku antusias


karna jujur saja aku merasa sangat berdosa melihat semua ini! hal hal kecil yang pernah kuberikan padanya bahkan tiket bioskop dan struk belanja dan makan juga dia simpan dengan rapih dalam figura yang berceritakan tentang semua kejadian saat itu


ini ruang santai ku sayang


aku kalo sedang lelah sedih atau kecewa aku kesini menenangkan diri mengulang semua kenangan kita fikripun berjalan menuju kursi yang cukup nyaman kulihat layaknya kursi bioskop premier .


fikripun berjalan menuju kursi dan melambai lambaikan tangan kanannya memanggilku .


saatku hendak duduk dia menarikku dan mengajakku duduk dikursi yang sama

__ADS_1


sayang kan ada kursi nganggur tuh rengek ku manja


biarin aja aku mau sama kamu


tiba tiba gelap semua lampu mati dan senyap


sayang mati lampu ya kataku cemas


tiba tiba blarrrr .. lampu lampu redup mulai menyala menampilkan beberap slide foto dan video kenangan masa masa kami bersama sedih senang semua ada bayang bayang kenangan saat saat bersama menari nari difikiran kami masing masing hingga tiba tiba tamu tak diundang membasahi pipiku fikripun mengusap pipiku yang semakin basah karna deras nya airmataku


maavkan aku


sayang ... Fikri lirih


aku banyak dosa padamu


mas terimakasih sudah mau mencintaiku se indah ini


fikripun mengecup keningku dan semakin memeluk ku erat.


maavkan aku jika aku terkesan memaksa mu bersamaku aku terlalu mencintaimu


aku yang berterimakasih karna kamu sudah mau berjuang se berat ini sendiri kataku lirih.


sayang aku lapar ...!

__ADS_1


tapi aku maunya kamu yang masak !


kamu mau makan apa sayang ?


bukannya kamu sudah bawa bekal sebnyak itu ia sii akupun teringat dengan beberapa masakan ku yah gagal deh ngerjain mas Fikri dalem hati


yaudh yuk makan


mas aku mau nanya kamu ko kepikiran aja si buat semua ini tanyaku antusias seakaan melupakan perutku yang terus memanggil


karna aku takut


aku takut suatu saat kamu pergi dan meninggalkanku aku cuma berharap semua kenangan ini bisa menemani hari hari buruk itu tapi ternyata Tuhan lebih baik dari yang aku tahu. sekarang kamu milikku dan selamanya begitu.


kumohon jangan pernah mencoba pergi selangkah pun karna itu lebih sakit dari kau kalungkan rantai dileherku .


ia mas aku janji kita bahagia bersama ya kita hadapi semuanya bareng bareng


tapi kamu juga harus janji akan selalu mencintaiku terus perintahku!


ia sayang ia ok! yuk kita makan aku gak betah denger alunan perutmu itu ledeknya


ah ia aku sampai lupa kalo aku lapar hehe.


kamipun pergi bergegas menuju dapur dengan riang dan bahagia sambil bergandengan tangan . dan sesekali bergelayut manja ke bahunya . Rhein.

__ADS_1


terus begini mas buat aku terus merasa dicintai olehmu.


__ADS_2