Kisah Rheina

Kisah Rheina
Bab 21


__ADS_3

sudah ya sayang nangisnya,, aku mau bermesraan denganmu malam ini. kilah fikri


padahal dalam hatinya dia sangat sakit dia tidak tahan melihat istrinya terus menangis sesenggukan .


udah dong bumil aku jangan sedih! fikripun melepas pelukanku, berjongkok membelai perutku .


sayang bilang sama mama jangan nangis terus ayah sedih, fikripun mengecup perutku lembut .


akupun tersenyum melihatnya


entah sudah berapa lama kami saling meluapkan emosi dalam pelukan menumpahkan segalanya dalam diam


sayang merem donk pinta fikri lagi akupun menurutinya


dan kurasakan tengkukku geli.


mas ngapain si geli tau


udah sekarang buka ucapnya


akupun melihat kalung berliontin mutiara di leherku.


mas ini cantik sekali ucapku senang, makasih ya aku suka akupun mengecup kening, pipi kanan kiri dan bibir mas fikri sementara mas fikri hanya terdiam membiarkanku bertingkah .


ku remas junior yang mengeras dibawah sana


membuat mas fikri tersentak kaget dan menggendongku ala bridal style menuju kamar.


mas aku lapar !!!


aku lebih lapar ..!!!

__ADS_1


kamu sudah sangat keterlaluan dari awal, sekarang kamu nikmati saja ya . dengan seringai mesumnya


gimana ini mati gue batin ku


akupun mengelus perutku, dengan lembut . menapilkan wajahku ke mode melas semelasnya .


sabar ya sayang ayah gak mau kasih kita makan ucapku dibuat sedrama mungkin .


nak ayah bukan gak mau makan, tapi ayah mau jenguk kamu dulu di dalam. ucapnya terkekeh


akupun semakin sedih frustasi usahaku gagal lagi batinku.


ehh kok balik lagi mas ..saat fikri hendak memutar arah kembali ke dapur.


oh jadi kamu lebih tertarik dengan saranku kali ini ?? tanyanya .


ah enggak mas, terimakasih ya ... aku lapar hehhe.


nak ayah mu baik yah pujiku sambil mengelus perutku sambil terkekeh penuh kemenangan dalam hati.


selesai makan seperti biasa aku hendak merapikannya tapi mas fikri melarangku sepertinya malam ini dia benar ingin menjadikanku ratu.


makasih ya mas aku berjanji aku akan terus mencintaimu dan setia sama ku dalam hati.


maafkan mas sayang mungkin mas terlalu egois, mas cuma mau kamu hanya untuk mas .


hatikamu hidup kamu dan semuanya.


mungkin dengan cara ini, tidak akan membuatmu sepenuhnya mencintaiku.


tapi aku hanya mau hidupmu bergantung padaku hingga kamu tidak akan pergi meninggalkan mas .

__ADS_1


mas mau bahagia bersama mu dan anak anak kita itu aja.


capek juga ya bengong terus ngeliatin mas fikri dan bibi kerja hehe


mas...! panggilku


sebentar ya sayang udah mau selesay tanggung nih .


akupun kembali menunggunya lima menit kemudian mas fikri datang menghampiriku


dan membelai kepala ku.


capek ya? sudah mau istirahatkah ucapnya .


enggak, aku kan cuma diam aja capek darimana coba .


ohh berarti kamu bosan ya tanyanya lagi .


aku hanya tersenyum


yaudah yuk mas ke kamar aku pengen dengerin kamu ngaji heheh


akupun menunaikan ibadahku yang tertunda karna makan malam.


setelah solat kuraih tangan mas, kucium punggung tangannya.


ahh tenang nya gumamku .


padahal ini sudah seperti rutinitas, tapi tetap saja rasanya menenangkan hatiku.


akupun tiduran menghadap perut mas fikri, dan menjadikan pahanya sebagai bantal.

__ADS_1


kuresapi setiap ayat yang keluar dari lisannya .


mas fikri membaca penuh penghayatan sambil mengelus perutku yang semakin membesar , berharap janin yang ku kandung sehat dan akan menjadi anak yang baik kelak .


__ADS_2