KOMPLIKASI PUTIH ABU NOW AND AFTER

KOMPLIKASI PUTIH ABU NOW AND AFTER
BAB 1 ( HARMONISASI KELUARGA KELAS ATAS )


__ADS_3

HARMONISASI KELUARGA KELAS ATAS


Suara kicau burung, hembusan angin segar, dan daun yang berjatuhan adalah hiasan alam surga pagi ini. Sebuah keceriaan pagi bak surga sangat jelas terasa dalam nuansa hari ini. Kebahagiaan yang selalu menjadi impian dari setiap orang yang menyaksikan kejadian di pagi ini. Sebuah kebahagiaan yang penuh terasa keistimewaan, berbanding suasana hidup di dunia yang sedang kacau di luaran sana.



Suara pecahan gelas terdengar, seluruh mata menatap ke arah yang sama, seorang gadis remaja yang terlihat sangat polos dan lugu tanpa sengaja menjatuhkan gelas yang berada di meja. Seketika suasana ceria dan suara tertawa setiap orang di tempat itu terdiam. Tanpa menghiraukan gadis itu, semua kembali bersuka cita dan bercengkrama satu sama lain seperti sebelumnya dan mengacuhkan gadis remaja lugu itu. Hanya ada satu anak laki-laki yang bersedia membantu gadis itu, Yaser nama anak laki-laki itu. Seorang anak laki-laki seusia gadis lugu yang gugup karena menjatuhkan gelas hingga terpecah.



Melihat Yaser dengan sigap membantu Afila seketika semua anak di tempat itu ikut membantu Afila. Ya, Afila nama gadis lugu itu. Nada, Raya, dan Silvia mencoba membantu merapikan kekacauan yang terjadi. Tak lama waktu berselang, Rafli dan Rizki datang entah dari mana mereka berasal. Melihat kekacauan di hadapanya membuat pandangan mereka ikut penasaran.


“ Waw,,Waw,,Waw,,,ada apa ini...???” Seru Rizki dengan gaya tengilnya menghampiri anak yang lain


“Dimana ada Afila pasti ada keributan,,, hahahaha..!!!!!” Sahut Rafli dengan jawaban mengejek.



“ Bisa diam nggak....!! kebiasaan deh, dasar otak bocah....!!!” kesal Silvia mendengar lanturan kedua teman lelakinya itu.



“Sudah sudah,, kalau mau ikut membersihkan lakukan, kalau tidak cari kesibukan lain saja.!!”


Tegas Yaser dengan suara nada tegas sembari membersihkan pecahan-pecahan gelas.

__ADS_1


Melihat Yaser yang terlihat sangat dewasa dan bertanggung jawab membuat semua anak perempuan di sana terasa tertegun dengan sikap temanya itu. Afila yang merasa terpojokan juga merasa lebih tenang karena ada Yaser yang membela dia dan sangat sigap membantunya. Rasa bersyukur dan rasa tenang selalu Afila rasakan sejak kecil. Yaser yang selalu ada untuk membantu setiap kesusahan Afila.



Tidak selalang waktu lama suara lonceng gerbang taman terdengar. Suara yang menandakan ada seseorang yang datang. Melihat seorang wanita dan pria yang terlihat anggun dan gagah semua mata kembali teralihkan kepandangan semua orang. Afila yang melihat kedua orang itu seketika berlari menghampiri kedua orang itu yang tidak lain adalah kedua orang tua Afila. Kedatangan orang tua Afila tidak hanya di sambut oleh Afila seorang. Semua orang tua yang berada di sana juga memberi salam hangat kepada mereka. Bagaimana tidak, kedua orang tua Afila adalah pemilik perusahaan dari orang tua ke enam teman Afila bekerja saat ini. Meskipun menjadi yang terpandang, keramahan dan kebaikan ibu dan ayah Afila adalah hal yang sangat di kagumi oleh setiap orang yang mengenalnya.



Setiap anggota keluarga telah berkumpul, suasana perkumpulan kembali meriah. Para orang tua membuat arena obrolan mereka begitu pula dengan Afila dan anak anak yang lain. Candan, tawa, dan lelucon terbangun di obrolan anak-anak kelas atas ini. Dari sekian banyaknya anak dan obrolan yang terjadi, mata Afila dan Silvia selalu berfokus kepada Yaser. Ya, seperti yang terlihat dan seperti yang akan terbayangkan, kisah ini akan menjadi kisah cinta segitiga di antara Yaser, Silvia, dan Afila.



Kisah cinta Afila adalah kisah yang sudah dia bangun sejak dia masih berada di kelas satu smp, kedekatan antara dia dan kedua orang tua mereka membuat sejak dahulu Afila dan Yaser menghabiskan waktu bersama. Dianta mereka sudah seperti kakak beradik bahkan sejak dahulu mereka saling mambantu sama lainya dan melngkapi kekurangan. Kehadiran Yaser yang selalu ada untuk Afila membuat timbulnya rasa cinta terhadap Yaser. Namun tidak demikian dengan Yaser, bagi dirinya Afila hanya anggapan seorang adik perempuan, bahkan semua teman dan masing-masing orang tua mengetahui kedekatan Afila dan Yaser seperti kakak dan adik. Karena hal itulah, Afila hanya bisa memendam rasa cinta dan kekagumanya selama ini selama hampir enam tahun lamanya.




“ Hay Raya,,, ambilkan buah itu...!!” teriak Rafli kepadanya.


“ Yang mana,,,,buah apa??” jawab Raya sembari mencoba menawarkan buah kepada Rafli


“Apel saja.. apel..!!” sahut Rafli dengan nada keras dan ceria...


“Ok,,,, Tangkap.!!!” Lempar buah apel itu oleh Raya kepada Rafli.

__ADS_1


“Wohohohowwww....lemparan yang bagus,, trims.”


“aku juga Ray,,,, lemparkan satu untuk aku!!!!” teriak Yaser kepada Raya


“A.A.A.Aku saja”



“Aku saja “ Sahut Afila dan Silvia secara bersamaan berharap salah satu diantara mereka yang akan mengambilkan buah untuk Yaser.



“HoHoHowww,,, santai donk. Biar aku saja.” Sela Rizki menghalau langkah Afila dan Silvia


“ Ini pangeran ku,,,” Gombal Rizki menggoda dengan kelakuan konyolnya sembari memberi buah apel kepada Yaser dengan menyentuh dagu Yaser.


“Aiisshhh,,, Apaan si lu...” Tangkis Yaser karena terkejut atas kelakuan Rizki.


“ Wiohow,,,Santai donk, jangan baper. Nanti jatuh cinta beneran bagaimana.”


“Ddddiiihhhh,,,,Gila!!!” Kompak anak-anak yang lain menyahut perkataan Rizki.”


“Bercanda Njimmm... bercanda ya mamen..!!! sue loe pada...!!” Tegas Rizki menjelaskan.


Kebiasaan seru yang selalu tergambar diantara kalangan anak kelas atas membuat keceriaan yang di alami orang lain di luar sana serasa hanya kebahagiaan palsu. Bagaimana tidak, kebahagiaan yang selalu mereka rasakan pasti akan membuat orang lain iri hati. Kehidupan yang sangat terjamin, keinginan yang selalu terpenuhi, dan gaya hidup yang sangat mewah bagai anak dari keluarga raja yang sering menjadi impian dan angan-angan pada anak remaja di seusia mereka.

__ADS_1


__ADS_2