
BINTANG SEKOLAH
Pagi hari pagi yang di nanti oleh anak sekolah. Dimana pagi ini adalah pagi yang sangat berharga, lembaran baru di mulai bagi mereka yang masih bersekolah. Anak kelas satu dan dua SMA menaiki jenjang tingkat kelas di atasnya, anak kelas tiga lulus dan memasuki bangku perkuliahan, serta anak kelas tiga SMP kini menempati posisi anak baru kelas satu SMA. Antusias terasa dari setiap anak yang memasuki gerbang sekolah, tanpa terkecuali ke tujuh anak kelas atas ini. Di awal tahun ajaran baru kali ini seperti biasa mereka akan selalu menjadi perhatian siswa yang lain. Kali ini, mereka menjadi kakak kelas tertinggi di sekolah mereka, kini mereka berada di kelas tiga SMA, menjadikan mereka adalah senior tertinggi saat ini. Suara iringan mobil mewah terlihat mulai memasuki area halaman sekolah, iringan ketujuh mobil mewah yang berbaris rapi dan menawan. Roda yang hitam mengkilap yang menjalankan iringan mobil mewah mulai berhenti berbaris di halaman sekolah, semua mata menatap tanpa ingin berpaling dari pandangan mereka menyambut kedatangan barisan mobil mewah itu. Untuk angkatan kelas dua dan tiga mereka sudah tidak heran lagi dengan kejadian itu dan sudah mengetahui pasti itu adalah barisan anak kelas atas si bintang sekolah.
Bintang sekolah, ya, mereka adalah bintang di mana saja mereka berada. Kali ini sebutan bintang sekolah memang selalu melekat di diri mereka sejak masih berada di sekolah taman kanak-kanak. Memiliki predikat bintang sekolah ini, bukan hanya karena mereka terlahir sebagai anak dari kalangan kelas atas saja, tetapi setiap dari mereka memiliki kharisma dan daya tarik mereka sendiri-sendiri yang menjadi kekaguman dari siswa lainya. Kita akan mulai perkenalan dari setiap anak kelas atas ini terlebih dahulu. Kita akan memulainya dari para gadis terlebih dahulu. Yang pertama..
Nada. Nada adalah gadis cantik, paras cantik, tinggi dan memiliki postur tubuh yang indah membuat Nada menjadi satu satunya siswa di sekolahnya yang selalu terpilih menjadi model cerminan siswa perempuan di sekolahnya. Tidak hanya memiliki keberuntungan jadi model cerminan siswa saja, Nada juga terkenal sebagai penulis buku remaja yang sukses menjual beberapa karya tulisnya di luaran sana. Ini dia Nada si model cantik dan sang penulis handal dari anak kalangan kelas atas.
Yang kedua ada Raya. Raya adalah satu satunya gadis yang selalu terpilih menjadi ketua tim cheers sejak awal kemunculan dia di kelas satu SMA sebagai siswa baru. Bahkan sejak pertama bergabungnya Raya di tim Cheers sekolah, selama dua tahun berturut-turut selalu membawa juara setiap ada perlombaan antar sekolah. Kemahiran Raya dalam menentukan musik dan gerakan yang tepat dan indah membuat predikat juara selalu di raih oleh tim yang di bawahi Raya ini. Keberhasilanya membuat Raya adalah model cerminan pula untuk tim Cheers sekolah lain dan siswa lainya di sekolah.
Yang ketiga ada Silvia. Silvia adalah anak baru di sekolah itu, sebagai siswa baru Silvia termasuk sangat mencuri perhatian. Bagaimana tidak, sejak awal kemunculan Silvia di kelas dua, dia adalah anggota baru pula di kelompok anak kelas atas. Hal tersebut lantas banyak memikat hati siswa lainya ingin seperti Silvia bisa bergabung di kelompok anak kelas atas lainya. Karena keinginan siswa lainya yang ingin seperti Silvia bergabung di kelompok kelas atas, membuat sebagian siswa lainya mencoba menjadi teman baik Silvia dan menjadi anggota perkumpulan Silvia di sekolah. Karena hal itu, silvia terkenal sebagai ketua remaja wanita nomor satu di sekolah. Karena dirinya akan terlayani bagaikan ratu di kerajaan oleh sebagian anak di sekolah.
__ADS_1
Yang ke empat adalah Afila. Afila, sejak awal Afila memang mencuri perhatian bukan,,, Afila adalah anak pengusaha terkaya di wilayahnya. Dari sekian banyak anak kelas atas lainya, yang benar-benar teratas adalah Afila. Tak hanya terkenal anak orang paling kaya, namun prestasi Afila di sekolah juga patut di banggakan. Bagaimana tidak, sejak kecil Afila adalah bintang sekolah dengan peringkat nilai akademik yang selalu di posisi pertama di sekolah. Afila si anak orang kaya dan si anak paling pintar, itulah predikat bintang sekolah yang dimilikinya. Meski demikian kekuranganya adalah penampilan yang sangat kuno dan cupu di bandingkan teman yang lainya.
Pada gadis sudah di perkenalkan, kini saatnya kita memperkenalkan pada pria tampan. Pria tampan yang pertama ada Rafli. Rafli adalah anak laki-laki yang selalu jadi idola para wanita. Bagaimana tidak, memiliki badan atletis dengan tampang yang menawan sebagai atlet basket terbaik di sekolah. Pemandangan indah para kaum hawa setiap hari adalah melihat Rafli bermain basket dengan seragam basketnya dan kucuran keringat yang menetes membuat gairah para perempuan membara berapi-api. Predikat bintang sekolah yang dimiliki Rafli adalah dia si Bintang lapangan yang menjadi idola oleh para kaum hawa di sekolahnya dan sekolah lainya. Tak hanya kaum hawa saja yang mengidolakan Rafli, setiap pertandingan pasti juga selalu terdengar teriakan kaum adam, tapi kaum adam kali ini setengah hawa pastinya,,,,hehe.
Kita lanjut ke pria tampan berikutnya, Rizki. Rizki adalah pria tampan yang selalu membuat kaum hawa mabuk kepayang karena gombalan-gombalan yang sering dia ucapkan. Kelakuan konyol dan romantis selalu menjadi karakter seru yang membuat hati setiap wanita jatuh cinta padanya. Media gombalan Rizki selalu mencangkup semua aspek permusikan. Menyanyi adalah dia jagonya, suaranya yang indah selalu membuat yang mendengar jatuh hati. Tak hanya menyanyi, Rizki juga mahir memainkan berbagai alat musik. Kemahiran yang dimilikinya ini lah yang menjadikanya musisi remaja di sekolahnya. Predikat bintang panggung adalah bintang sekolah yang dimilikinya.
Pria tampan yang terakhir adalah dia dewa dari para kaum lelaki. Kalau kalian melihat artis korea, mungkin kalau di sandingkan bisa jadi kalian kira dia adalah salah satunya. Kalau kalian melihat artis Indonesia mungkin dia adalah juara dari semua artis. Dia adalah anak laki-laki yang selalu terlihat tampan dari segala arah. Karakternya yang sangat dewasa dan gagah membuat dia sangat terlihat menawan, sedikit bicara banyak bertindak, karakter yang sangat terlihat misterius bagi setiap orang yang mengenalnya, dia adalah Yaser si pangeran dari negeri dongeng. Tidak hanya bermodal ketampanan saja yang dimiliki dirinya. Seperti yang sudah di jelaskan, hubungan Afila dan Yaser sudah terlihat seperti kakak dan adik, dimana ada Yaser di situ ada Afila. Dimana peringkat satu ada Afila, pasti di peringkat dua ada Yaser. Predikat pangeran negeri dongeng dan otak jenius kedua adalah bintang sekolah yang melekat pada dirinya.
Perkenalan sudah, mari kita lanjut ke cerita.....
Tak lama, seorang siswa laki-laki muncul dengan gagah membubarkan kerumunan anak-anak yang menghalangi jalanya masuk ke kelas. Seketika siswa yang lain memberi jalan untuk anak laki-laki itu. Sesampainya di depan pintu anak laki-laki itu menatap ke arah para dewa. Kejadian tak di sangka terjadi begitu saja di saat itu.
__ADS_1
“Rafli...!!!!!!AAWWWwwwHHHH....!!!!” teriak laki-laki itu dengan nada gemulai memanggil Rafli.
Seketika semua anak yang sudah memberi jalan kepada laki-laki itu kembali merebut jalan yang di berikan dan kembali bersorak sembari mengambil foto pada dewa dan dewi.
“EEHHEEEMMMM.....!!”
“EEHHEEEMMMM....!!!” kode yang di berikan oleh seorang laki-laki mengarah kepada kerumunan siswa yang menutup pintu kelas.
“Ahhh,,,apaan si ganggu mulu. Paling temenya si Banci..!!!” sahut seorang siswa menjawab kode yang di berikan laki-laki itu.
“EEHHEEMMM....!!!!!!!!!” dengan nada yang sedikit lebih keras mendengar perkataan seorang siswa kepada laki-laki itu sembari menjewer telinga siswa itu.
__ADS_1
“AAHH,,,AAHHH,,Sakit,,,,eh Pak Yoko.!” Ujar siswa laki-laki itu melihat ke arah Pak Yoko dengan nada ketakutan.
Mendengar nama Pak Yoko di sebut, seketika semua siswa kabur berhamburan membubarkan diri. Terkecuali laki-laki yang berteriak gemulai. Dia hanya terduduk lemas di lantai dengan tampilan yang acak-acakan karena terhimpit teman teman yang lain. Melihat Pak Yoko di hadapanya, dengan tubuh yang lemas siswa itu segera meninggalkan Pak yoko dengan sedikit merangkak.