
#berawal saat aku masih duduk di bangku sekolah menengah pertama ( SMP )
Hari ini di sekolah sedang ada kegiatan ekstrakurikuler coconut. aku berusaha datang tepat waktu agar aku tidak di hukum oleh Kaka pelatih ku di sekolah, saat sampai di depan gerbang sekolah aku melihat jam tangan ku telah menunjukkan pukul 13:57. "gawat, 3 menit lagi masuk kelas" gumam ku. aku panik sehingga aku menambah laju kecepatan ku dengan kecepatan turbo.
NYUUWWWW...CITTTT BRAKKK.
karena sangking lajunya. akhirnya aku tak sengaja menabrak tubuh seorang anak laki-laki yang juga sedang berusaha berlari karena takut terlambat hingga ia jatuh tersungkur, karena anak laki-laki itu memiliki badan yang begitu kurus maka ia tersungkur hingga jarak beberapa meter dari tempat kejadian saat menabrak badan ku yang cukup berisi. wk.
ia terjatuh dan aku tidak memperdulikan nya, karena aku takut terlambat jadi aku meninggalkan nya sendiri bagaikan korban tabrak lari.
"ya ampoooooon tuh badan apa buldoser sih, kalo jalan liat-liat dong.." teriak anak laki-laki tersebut. anak laki-laki yang malang itu berusaha berdiri dengan badan yang sedikit sakit setelah di tabrak.
****
saat sampai di depan pintu kelas aku melihat jam tangan ku menunjukkan pukul 14:00, dengan nafas yang terengah-engah aku berteriak kegirangan " yess ga telat, ga telat, ga telat"
namun seketika kelas hening dan aku pun terdiam saat mengetahui seluruh isi kelas memperhatikan ku " kalian kenapa kok liat nya gitu, heheh aku cantik ya ? ya ya ya makseh makaseh heheh ( sambil melambaikan tangan bagaikan Miss Indonesia ) kemudian, " ehem, ehem" terdengar suara batuk tersebut tepat ada di belakang ku, begitu nyaring sehingga aku tidak berani menoleh. "hehe nampak nya aku tau nih suara siapa" ucapku sambil tersenyum membuang malu dan mencoba menoleh secara perlahan dan.....
"BEERONAAAAAAAAAA!!! KENAPA KAMU MASIH DI DEPAN KELAS AYO MASOKKKKKK"
aku segera berlari menuju kursi kosong, penyesalan yang ku lakukan kenapa aku tidak lari lebih dahulu sebelum aku menoleh untuk memastikan siapa orang yang di belakang ku,
" kamu ngapain pake noleh segala sih, kan kamu udah tau makhluk yang memiliki suara nyaring seperti itu cuma pak Andi" ucap teman ku yang duduk di samping ku. "hehehe kan cuma mau memastikan, kali aja
ada next generation nya gitu" wkwkwk.
***
kemudian, datang lah anak laki-laki berbadan kurus mengetuk pintu kelas ( tok tok ) " permisi pak maaf saya datang terlambat"
__ADS_1
pak Andi beranjak dari kursinya dan berjalan menuju pintu " ARMANNNN KENAPA KAMU BISA TERLAMBAT ? " ( dengan suara sedikit mebentak )
" anu pak, tadi saat saya dalam perjalanan menuju kelas , saya, saya ... di tabrak buldozer" jawabannya dengan nada nyaring.
" asem aku di bilang buldozer dong " gumam ku dalam hati.
" kamu ini ada ada saja mana mungkin kamu di tabrak buldozer, kalo bener pasti kamu sudah mati" saut pak Andi heran.
" iiii benar pak buldozer, itu buldozer nya" dengan nada sedikit nyolot dan sambil menunjuk ke arah ku.
" haaa akuuu" saaut ku kaget, "jadi duta shampoo lain" di lanjutkan oleh teman di sebelah ku indah. " hahahha ha ha ha" di lanjutkan oleh pak Andi dengan nada tertawa seperti di iklan. "cukup arman, jangan membela bapak" ( mebela diri pak...!! ) saut kami serentak di kelas, " oh ya maksd bapak jangan membela diri, sebaiknya kamu segera pergi ke lapangan dan temui Kaka pelatih mu"
akhirnya anak laki-laki itu pun pergi menuju lapangan dan aku Sedikit merasa bersalah karena telah menabrak nya hingga mebuat nya terlambat. sedikit aja tapi heheh.
***
saat di lapangan Arman mendapat hukuman yaitu di suruh menyanyikan lagu-lagu kebangsaan kemudian menyanyikan balon ku ada 5 dengan akhiran O. ia menyanyikan lagu balon ku ada 5 dengan akhiran O tepat saat jam istirahat sehingga aku dapat melihatnya saat keluar kelas.
hijo, Konong, kolobo, moroh Modo dan boro
aku lewat dan tak bisa menahan tawa ku saat melihat ekspresi nya menyanyi " ahahaha makanya jangan terlambat" teriak ku Tanpa dosa hingga dapat terdengar olehnya saat ia berada dia di lapangan. " oooo liat kamu ya, nanti ku balas" saut arman dalam hati sambil melirik kearah bee yang masih asik tertawa.
" ahahaha ohok ohok ohok " sial aku kesedak mi gemes, "indah tolong aku, minta minuummmm.. ohok ohok ohok"
araman yang melihat pemandangan tersebut tertawa "ahaha makanya jangan ketawain orang pas makan", akan tetapi ia merasa iba dan kasihan saat melihat bee batuk hingga memerah wajahnya.
akhirnya Arman memutuskan untuk segera mengambil air minum yang ada di dalam tas nya kemudian ia segera berlari dan memberikannya pada bee. "ini aku ada air minum, cepat minum" ucap arman dengan nada cemas. bee langsung mengambil air minum yang di berikan Arman dan langsung meminum nya.
"hhhh Alhamdulillah makasih yah minum nya" ucapku bersyukur karena telah di bantu, "Iyah sama-sama, eh tapi kamu udah bismillah belum tadi pas mau minum" tanya Arman heran. "haaaaa lupaaaaaaa" teriak ku histeris.
__ADS_1
"ya udah ga papa lain kali bismillah dulu" Arman memberi saran. "iyahh iyahh, pak ustadz ciee perhatian... ji mayyu aku tuh hahaha" jawab ku dengan nada bercanda. "dih di kira perhatian... aku tuh cuma takut kamu kesedak lagi pas minum tadi, bukan nya selamat eh malah wafat nanti kamu" saut Arman kesal. " cie cie ada yang takut aku kehilangan aku nih kalo aku wafat hahaha" jawab ku girang dengan nada bercanda.
seperti itulah awal kami berkenalan tidak ada momen berjabat tangan, hanya sekedar tau nama dan akhirnya berteman karena ternyata kita satu frekuensi yaitu sama sama konyol dan suka bercanda heheh... ya seperti itu lah yang kami tau saat kami masih bocah hingga kami bisa berteman akrab.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
***
terimakasih banyak sudah mampir dan baca novel aku T_T
__ADS_1
aku masih penulis baru, baru mau coba coba gimna ya rasanya nulis novel juga hehe ..mohon maaf jika dalam penulisan kata-kata nya masih banyak kurang tepat.