Kuat Demi Status

Kuat Demi Status
niat tari sudah bulat


__ADS_3

"ibu tenang saja ya,aku akan baik baik saja...dengan niat baikku dan doa dari semua keluarga..tidak mungkin Allah membiarkanku sendirian berjuang."ucapku


Semua ucapan ku semata mata untuk menenangkan ibu,dan memberi izin untukku bekerja.


Saat itu terlintas difikiranku dengan ijazah sekolah menengah pertama ku, pekerjaan apa yang mau menerima ku..dengan modal niat aku mencoba melamar pekerjaan disebuah toko jamu herbal...


"bismillahirrahmanirrahim,semoga niat baikku membuahkan hasil".doa ku sebelum berangkat..


"aku berangkat ya Bu, doakan aku betah ditempat kerja yang menerima ku nantinya."pamitku kepada ibu


"Aminnn,ibu hanya bisa berdoa supaya kamu sehat dan sabar terus ya nduk."ucap ibu sambil mencium pipiku


Selepas aku memasuki bus yang akan mengantarku ketempat bekerja,tak hentinya aku berfikir... Apa aku bisa...apa aku bisa...apa aq bisa...


bermodalkan niat dan tekat aku lanjut berangkat dengan semua niatku dari rumah.


Sesampainya didepan toko jamu,tanpa ada sapaan dari pemilik toko...aku langsung disuruh untuk mengangkat beberapa barang dari gudang dibawa ke etalase depan.


Dengan hariku yang masih semangat aku terus melanjutkan semua perintah dari bos ku yang baru...


Tak terasa jam tanganku menunjukkan pukul 12.00 tepat,adzan dhuhur berkumandang...aku meminta izin untuk beristirahat dan juga menunaikan kewajiban ku sebagai umat muslim...


"setelah sembahyang,makan siang dulu baru kembali ke toko depan ya mbak." perintah bos ku yang perempuan


"baik ci'."ucapku ,sebutan untuk beliau yang masih keturunan cina...


Begitu banyak pekerjaan yang aku kerjakan hari ini membuat badanku sedikit pegal pegal..


Semua pekerjaan dialihkan kepadaku,yaa mungkin dikarenakan aku karyawan baru..


jam tangan ku sudah menunjukkan pukul 15.00...cepet banget rasaku,udah sore aja...


lagi lagi aku meminta izin untuk sholat ashar... Alhamdulillah bos ku memberikan waktu untukku sembahyang,sekalipun mereka 1keluarga non muslim..

__ADS_1


Aku bekerja sekuat tenaga ku dengan harapan bisa meringankan beban keluarga..


Saat setelah aku menyelesaikan semua pekerjaan ku,,dan saatnya untuk pulang..aku berpamitan dan untuk kembali esok..dengan wajah senang aku menerima sebuah amplop yang aku yakini adalah gaji hari pertama ku,memang ditoko ini gajinya harian...


Dengan mengucapkan Alhamdulillah,aku menerima amplop tersebut...


Aku berlanjut menanti bus yang sama dengan arah rumahku...didalam bus aku sudah tidak sabar membuka dan menunjukkan gaji hari pertama ku kepada ibuku...


Kaget bukan kepalang.....


"ini nggak salah masukin uangnya,apa keliru warna kah?".ucap heranku


2 lembaran uang kertas dengan nominal 5000/pcs nya..


"haaaaa 10.000 gaji sehari penuh aku angkat barang begitu banyak begitu beratnya?".gumamku


Tanpa ada kata kata lagi,aku selipkan uang yang masih didalam amplop tersebut didalam ranselku..dan kembali melamun,apa aku mimpi....sesusah itu kah mencari uang...


"mbak....mbak...mbak...jajan ayo jajan mbak!".seru adik adikku


"mbak kan udah kerja."ucap mereka sambil muka imut.


"iyaa ganteng,mbak kasih uang nih buat jajan kalian."ucapku


2lembaran uang 5rbuan aku bagi rata di kedua adikku...betapa senangnya mereka


Tanpa ada pertanyaan yang menyangkut dengan nominal gajiku,ibu hanya terdiam serta menyuruhku untuk membersihkan diri...


setelah aktivitas ku sepulang bekerja selesai...aku dan keluarga makan bersama..


Sekalipun ibu ku tidak bertanya bagaimana pekerjaan ku,aku yang memulai bercerita...dari awal sampai akhir...


Sampai cerita dimana aku membuka amplop yang berisi uang tersebut.

__ADS_1


Ibu hanya terdiam,dengan senyumnya.


"Alhamdulillah...itu hasil pertama mu nduk, disyukuri yaa."ucap syukur ibu ku


Hanya senyuman yang aku perlihatkan kepada ibu.


Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar


Adzan magrib berkumandang...segera kami berangkat ke mushola dekat rumah kami.


Alhamdulillah untuk hari ini Ya Allah...gumamku


Aku menantikan telepon dari bapak,,


semua ingin tahu kondisi bapak...


Semakin lama aku menunggu,tidak ada telepon masuk... seketika itu aku mengambil benda kotak agak memanjang sih,besar sedikit...seperti pengganjal pengganjal pintu kayu tempo dulu...


Saat itu hanya itu yang kami punya...


tut...Tut...Tut...


"halo assalamualaikum...".salam dari teman bapak yang selalu menemani bapak selama bapak masa penyembuhan.


"wa'alaikumsalam paman .. bagaimana keadaan bapak?".ucapku tanpa basa basi


"Alhamdulillah keadaan bapak Ali sudah membaik,saat ini harus istirahat agar segera pulih kembali."ucap teman bapak


"Alhamdulillah... terimakasih untuk kebaikan paman semua,sudah merawat dan menemani bapak saya, wassalamualaikum paman,saya tutup dulu teleponnya."ucapku


"sama sama nduk,iya wa'alaikumsalam."ucap terakhir beliau sebelum menutup telepon..


Dengan kabar baik barusan,aku semua keluarga tenang dan sangat bersyukur atas kesembuhan yang diberikan Allah kepada bapak..tak henti2nya kami mengucap syukur..

__ADS_1


__ADS_2