L'M FINNE

L'M FINNE
BAB 5. NOTE 5


__ADS_3


BUNGA FORGET ME NOT.


Bunga yang melambangkan rasa sedih yang terus menerus dihindari. Bunga ini menyampaikann pesan mengenai kesengajaan mengabaikan rasa sedih dan duka untuk menghindari ketidak nyamanan. Pesan lain dari bunga forget me not adalah sekecil apapun sesuatu yang ada, tuhan tidak akan melupakanya dan tetap menerimanya.


●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●~


Ternyata bunga ini juga mempunyai cerita. Bunga ini termasuk kesukaan Grera. Entah aneh atau tidak tapi bunga ini ia sukai. Sangat sayang ia tidak pernah menyentuhnya secara nyata. Hanya bisa melihat secara jauh.


●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●~


Oke balik ke cerita.👇


Didalam rumah kecil itu terdengar teriakan dan cacian yang saling menyahuti. Entah orang orang disekitar atau tetangganya tidak ada yang melihat. Mungkin mereka menebak jika didalam rumah itu terdapat pertengkaran.


"Anak tak tau diri, aku sudah membesarkanmu tapi kau berani melawannku !!."ucap seorang lelaki yang pergi ke belakang.


Ia kembali membawa sapu, dan yap sapu itu melayang tepat di punggung anak kecil tersebut.


"Hiks hiks hiks ."suara isak an tentu terdengar. bagaimana tidak sapu yang keras di pukulkan kepunggung anak tersebut. tentu saja sakit.


"Diam, aku bilang diam !!!" teriaknya lagi dihadapan anak tersebut.


"Pak, dia duluan yang megangguku, hiks hiks !." Tunjuknya kearah anak lelaki yang duduk tenang di kursi.


"Ck menyebalkan !."ucapnya sambil memutar matanya.


"Jangan berbohong ,aku tak pernah mengajarimu berbohong.ujarnya sambil melayangkan sapu tersebut kembali.

__ADS_1


"Aaaaaarggg ,sakit hiks sakit hiks hiks !." Jerit Grera.


Ia meringkuk lantaran kepalanya yang terkena pukulan sapu tersebut.


Siapa lagi jika bukan Grera dia dipukul lantaran ia membuat kakaknya terjatuh dan luka di bagian lututnya.


Ia benci ketika ia yang selalu disalahkan.Andai kakaknya tak meganggunya mana mungkin ia akan melukai kakaknya. Untuk apa ia melukai kakaknya. Jika saja melukai kakaknya mendapatkan uang tentu dia akan melukai kakaknya.


Jika di ingat ingat ,menggapa ia yang selalu dipukul ?.


Apa bapaknya itu tak pernah merasakan pukulan hingga tak tau bagaimana rasa sakitnya, yang menjalar ke tubuh. Apa lagi bapak sendirilah yang memukulnya tentu saja sakit hati yang mendalam.


Sedangkan sang kakak hanya berdiam diri menonton segalanya. Ia menonton seperti sedang menonton televisi saja.


"Apa kau tuli Grera ?." Tanya nya pada Grera.


"Hiks sakit pak, a--ku juga gak tuli hiks hiks !." Ucap Grera sambil menahan isak tangis walaupun ia tak mampu menahan tangisan itu.


Tapi lihatlah ibunya,ia sendiri takut melihat amukan suaminya ke anaknya. Kapan ia akan disayang?, Kapan ia akan di manja seperti anak lain. Kapan kapan kapan terus seperti itu yang ia dapatkan.


Lantas bapaknya menatap anaknya sekilas berlalu keluar, dan menaiki motornya. Memang dasar bapak tidak becus. Jika tidak bisa membesarkann anak anak minimal gak usah buat anak.


Apa di pikir anak anak hanya pelampiasan dan tempat samsak.Padahal anak anak tercipta karena ulang ayah dan ibunya bukan?. Kenapa seakan akan anaklah yang selalu bersalah di mata orang tua. Menyebalkan sekali bukan.


"Ra ara, ara gak papakan,mana yang sakit biar ibu bersihkan ?." Ibunya berjongkok dan memapah anaknya kedalam kamar.


"Punggung dan kepalaku yang sakit hiks hiks !." Jawab Grera.


"Bu kenapa bapak selalu kayak gitu ke aku ?." Tanya Grera.

__ADS_1


"Kenapa bu kenapa,jika aku bukan anak nya kenapa bapak mau membesarkan aku bu hiks hiks sakit bu sakit ?."Tanya nya lagi.


"Yang sabar ya Ara,Ara kan anak kuat jangan nangis lagi yaa !. "Ucap ibunya mencoba menenangkan Grera.


Selena selaku sang ibu membantu membuka baju Grera dan membasuh dengan air secara pelan pelan .


Karena sudah lama Grera menangis akhirnya ia tertidur di samping Selena.


"Maaf Grera, ibu tak bisa membantumu !." Ujarnya sambil menepuk tepuk pelan pantat sang anak.


Selena akui jika suaminya sangat temperamen. Ia selalu mementingkan anak laki lakinya dari pada anak perempuan. Apa lagi dirinya hanya mampu melihat putrinya di sakiti oleh bapaknya sendiri .


Grera tertidur karena saking lelahnya ia menangis dan menahan rasa sakit ini.


Pov besok pagi di sekolah.


Ia menyusun bukunya di loker sambil meringis menahan sakit di punggungnya. Jika teringat ia ingin menangis sekeras kerasnya. Kenapa hidup Grera selalu seperti ini. Terbuang, tersakiti, sehina itukah dirinya sampai sampai ia mengalami hal ini ?.


aaaaaargh, hah haaah hah, a teriak dan menahan tangisan yang akan keluar. Sesak menjalar bagai duri mawar, namun mawar masih bisa terjaga adanya duri tersebut.


Bagaimana dengan dirinya, durinya selalu menusuk ke tulang tulang hingga ke renung jiwa terdalam.


Sabaaaaar Grera sabaaar Grera, roda akan berputar dan buktikan jika dirimu ini tidak pantas mendapatkan hal ini. Tapi merekalah yang pantas. Bentuk manusia sifat kayak hewan gambaran yang cocok bukan.


Berselingnya waktu, hari berlalu, bulan tergantikan, tahun juga tergantikan. Grera sudah terbiasa menerima segala sesuatu yang di lakukan oleh orang orang kepadanya. Sekarang Grera berusia 11 tahun yang berarti ia sudah kelas 5. Ia sebentar lagi akan naik ke kelas 6.


#Kata kata hari ini


●Jika hidupmu tak berwarna maka coba pakai warna hitam, agar tak ada yang bisa menodainya, mencemarinya. Ia akan tetap seperti itu tidak akan pernah berubah.

__ADS_1


●BABAY SEMOGA BERTEMU KEMBALI DI BAB SELANJUTNYA 🖑🖐.


●Jangan lupa like nya, dan juga komen😁.


__ADS_2