
ketika Ahmad mendapatkan anggota yang berjumlah enam orang termasuk dirinya, sekarang sudah waktunya untuk membagi tugas sesuai dengan skill yang mereka miliki, setelah kedatangan Alex briggs yang menyebabkan kelompok mereka pun semakin lengkap.
__ADS_1
dengan latihan yang keras mereka pun mulai menunjukan beberapa perubahan disisi kekuatan dan insting mereka,namun Ahmad akan menguji mereka dengan cara menyuruh semua temanya untuk menghadapi nya dalam waktu lima menit mereka harus mampu menyentuh ahmad,kalau mereka tidak berhasil mereka akan berenang sepuluh kali bolak balik di kolam renang yang penuh balok es,lalu Khalid mengatakan " apakah hal ini tidak berlebihan evolusi Drake?" lalu di jawab oleh Alex " tentu saja ini bukan apa-apa untuk nya,kau ingat dia hanya melihat sejauh apa kita berkembang" lalu Ahmad mengatakan " aku hanya ingin melihat tekad yang terkumpul dari semangat perjuangan kalian beberapa hari ini" lalu dengan sedikit merasa tidak enak Asiyah mengatakan " baik aku akan berjuang dengan keras" lalu semua pun berkumpul baris sejajar berhadapan dengan Ahmad yang hanya memakai topeng walaupun tidak memakai jubahnya.
__ADS_1
dengan cepat Alex berlari menuju Ahmad yang sedang berdiri,lalu disusul dengan Antonio dibelakang alex, sepertinya mereka berdua sedang melakukan combo namun tidak mau kalah Al Fatih juga ikut serta berlari ke arah berlawanan dari Alex dan Antonio dengan cepat Asiyah dan Khalid datang berlari menujur arah lurus tepat ke hadapan Ahmad,dengan begitu mereka berlima menyerang dengan secara bersamaan,tapi mereka tidak bermaksud menyerang melainkan untuk mengepung lalu berlari memutar melawan arah jarum jam,dengan seksama Ahmad melihat gerakan mereka lalu berkomentar " aku kira kalian tidak bisa bekerja sama sebagai sebuah team" lalu Alex membalas " kau salah Evolusi Drake!" lalu mereka pun dengan sangat cepat Antonio menyerang lewat kaki bawah dengan menendang bagian kaki Ahmad,disusul dengan Khalid dan Al Fatih menyerang lewat udara dengan melompat lalu menggenggam pukulan tangan mengarah ke wajah Ahmad,
__ADS_1
lalu dengan sigap alex mengeluarkan belatih dan melemparkannya lagi ke arah Ahmad,tapi kali ini dia berlari kearah mata belatih itu,dan dari sisi kanan Ahmad ia lari melingkar ke arah kiri Ahmad,dengan mengeluarkan belatih satu lagi ia menangkis belatih tadi yang dihindari dengan mudah oleh ahmad,lalu belatih itu pun terlempar ke atas,dia pun tidak membuang waktu sehingga ia meluncurkan tusukan ke arah Ahmad dan tidak di sangka Khalid langsung lompat dan mengambil belatih yang melayang terlempar tadi,dengan sigap ia melempar sekali lagi ke arah Ahmad dengan serangan kejutan kedua orang yang berambisi dengan tekad yang kuat,namun sangat disayangkan Ahmad bahkan seperti bisa melihat sedikit cela menghindari serangan mereka berdua dengan melompat dan memutarkan badanya sehingga Serangan keduanya mampu dilewati dengan baik,Al Fatih mengatakan " sial dia seperti mampu membaca serangan kita dengan baik" lalu Antonio mengatakan " jangan hanya mengeluh ayo bantu mereka" lalu Asiyah dengan cepat menyimpulkan analisis " dia melewati serangkaian serangan kita karena ia melihatnya dengan jelas " lalu ia pun melempar gas asap untuk sekali lagi dan semua gelap karena asap yang tebal,Asiyah mengatakan " mari kita selesaikan ini dengan tekad kita" lalu Ahmad didalam kabut iku mengatakan " tunjukan tekad kalian!!!!" lalu dengan serentak semua menyerang dengan belatih meski terlihat lelah sekali,namun mereka dengan satu teriakan satu irama yang saling menyemangati satu sama lain yang membangun kepercayaan dan rasa saling melindungi,dan disitu Ahmad hanya terdiam tidak melakukan apapun dan menerima serangan itu,namun ketika semua terkejut karena mereka telah menusukan belatih ke tubuh temannya sendiri,dan dengan gemetar,lalu tanpa menunggu lama ternyata yang mereka tusuk itu perlahan menjadi hitam dan butiran pasir besi dan mereka tidak menyangka akan ditipu oleh ahmad,dan Ahmad sendiri telah keluar berdiri di jembatan Ampera dan mengatakan " tekad kalian sudah cukup untuk mengenggam takdir.." lalu di tumpukan pasir itu ada secarik kertas yang di beri tanda segel melingkar dari pasir besi itu,dan sekejap muncul makanan yang enak daging,ikan goreng,dan telur rendang yang membuat mereka semua senang,dan Asiyah berpikir" dia cukup manis walaupun dingin namun mengerti kondisi kami" lalu yang lain pun langsung menyantap makanan itu dan dengan lahap dan bahagia mereka memakan itu semua,dan Ahmad pun duduk diatas jembatan Ampera yang sangat tinggi,simbol dari suatu kota yang cukup jauh dari rumah rahasianya,dan ketiak ia memikirkan teman temanya yang berlatih dengan keras, tiba tiba ada buih yang semakin lama semakin banyak keluar dari dalam sungai itu,namun dengan santai Ahmad melihat dan mengamati apa yang akan terjadi dan apa yang menyebabkan buih itu keluar dari dasar sungai, walaupun banyak hewan buas seperti buaya besar dan dengan banyak jenis ular tapi apakah mungkin hewan itu yang menyebabkan buih dan seperti tampak gelombang dari dasar sungai,dengan bayangan hitam yang cukup besar seukuran orang dewasa,lalu makhluk itu melompat sampai ke hadapan Ahmad,dengan diiringi oleh percikan air yang meluncur ke atas bersamaan dengan datangnya makhluk itu,dan mengakibatkan Ahmad pun terkena air yang meluncur kearahnya,dengan rambut panjang dan mata hijau serta wajah pucat ia tersenyum dengan suara serak basah,dan tertawa "haaahaaahhaa" lalu mengatakan " evolusi Drake yaa!!!" lalu Ahmad dengan tetap diam memperhatikan makhluk itu,namun makhluk itu mengatakan " mata yang sangat mengerikan sama seperti dulu..!" lalu Ahmad pun mengingat makhluk ini,lalu mengatakan " oi cacing tanah,ku kira kau sudah tidak ingin bertemu dengan ku lagi..." lalu makhluk itu menjawab " lancang dan tanpa tata Krama..hahhhhaaaahh!!!!"
__ADS_1
continued
__ADS_1