
dihari ini kebetulan hari libur nasional, dan kesempatan ini Ahmad mau memastikan semua yang telah terjadi belakangan ini,pagi yang begitu cerah ia berencana untuk ke hutan rimbun di atas bukit seberang sungai,disana ia dapat memastikan sesuatu itu tanpa melukai atau membahayakan orang lain,bergegas Ahmad mencari tas dengan membawa bekal nasi tempe buatan ibunya,dan ia berkata "buuu aku mau keluar ya...."dan dibalas ibunya yang sedang mencuci pakaian didekat sumur "iyaaaaa '' dan Ahmad pun langsung berangkat sendiri di tengah kampung dekat lapangan ia melihat temannya yang sedang bermain di lapangan,namun ia bersembunyi,dia tidak mau teman yang lain tau tentang semua ini, pelan-pelan ia beranjak pergi.
__ADS_1
setelah ditengah jalan di hutan yang rimbun banyak hewan seperti monyet yang diatas pohon seperti melihat kearah nya lalu ada juga ular dan burung yang memperhatikan nya,mulai disepanjang jalan ia merasa ada yang janggal dengan semua ini,anak yang dikenal nakal oleh para warga dikampung sepertinya mengalami perubahan mental dan pola pikirnya,dengan udara yang sejuk,tidak lama kemudian ia sampai disebuah gubuk tengah hutan yang kelihatannya sudah lama tidak ada orang yang datang ksna,ia pun istrahat dan melihat aliran air yang cukup untuk mandi dan berendam atau mungkin ada ikan yang bisa ia dapatkan disana,lalu ia meletakan tas dan melepas baju untuk segera berendam di air yang nampak sangat jernih dan segar itu,benar saja saat tangannya dimasukan ke air,airnya sangat sejuk dan segar,sambil berendam santai ia merasa semua capek dalam perjalanan ini hilang setelah berendam,setelah cukup lama berendam di air itu dia kembali ke darat dan mencoba untuk mengeluarkan pisau kecil yang sengaja ia bawa tadi,dengan perasaan yang gugup ia menguatkan hati sambil berkata " kalau aku tidak mencoba maka aku tidak akan tau apa-apa" Ahmad mulai menggoreskan pisau itu ke jari jempolnya dan dengan sedikit merasa perih dia pun meletakkan darahnya diperutnya dan hening seketika lalu ia merasa ini semua sia sia tidak ada yang terjadi,namun seketika kilat kuning dan diiringi angin kencang yang menerpanya ia merasa canggung dan tidak percaya ini terjadi lagi,dengan suasana yang canggung dan Drake muncul kembali dihadapannya, langsung Ahmad bertanya "Drake tua aku ingin mendengarkan apa itu takdir gelap?dan biarkan aku mengetahui semuanya!!!!" Drake pun menatapnya dengan sangat tajam lalu berkata "mungkin tidak masalah jika kau tau tentang takdirmu" dengan suasana yang dingin dan angin yang terus menerus semakin kencang Drake mulai menjelaskan " dahulu ada seseorang yang mampu memisahkan kegelapan dan cahaya,dia mempunyai kekuatan gelap namun tidak bertujuan untuk menghancurkan kedamaian,dia melakukan apapun dengan bebas serta menjadi ancaman bagi banyak kerajaan di Nusantara,bahkan sebelum dia hilang sekitar tujuh puluh tahun yang lalu,ia sempat membuat lima orang yang berpengaruh didunia yang menyebut diri mereka sebagai dewa hampir sekarat" Ahmad bertanya " lalu apa hubungannya dengan takdirku yang sekarang" dan Drake evil melanjutkan "akulah yang menyebabkan gemparnya peradaban dunia pada masa itu,dan dalam dirimu terdapat takdirku yang harus kau lanjutkan bocah " lalu Ahmad berkata " berisikkkkk bukan kau yang menentukan takdirku,dan jangan pernah menceritakan omong kosong mu" Drake pun diam sejenak dan menjawab " jika kau terlambat untuk memulai langkah ku pastikan kau akan mengalami tersiksanya sebuah kehilangan" dengan angin yang berdesir di bulu kuduknya ia pun melihat bayangan orang tua,adik serta teman-teman,lalu percakapan itupun selesai sampai disitu,Drake menghilangkan dan ahmad pun masih terdiam dan membatu seperti orang kebingungan,padahal sekarang umurku baru sebelas tahun tapi apakah secepat ini takdir yang harus ku jalani pikir Ahmad,sambil arah pulang kerumah ia berjalan seperti orang yang tak punya keinginan dan tak tau arah dengan langkah lambat dan tertatih tatih, ada suara teriakan temannya Jodi memanggil dari lapangan bola "boyyyyyy ayo maiinn!!!!" tapi Ahmad tanpa sadar mengabaikan panggilan dan sautan mereka, mereka pun kebingungan dengan apa yang terjadi belakangan ini kepada Ahmad,dan pada malamnya Ahmad baru saja mau tidur namun semua warga disana panik dan keluar rumah dan adik serta ibunya memanggil " kak cepat keluar gawattt!!!!" lalu Ahmad dengan cepat langsung membuka jendela dan melihat kalau semua orang sedang ada ditengah jalan dan melihat ke atas seperti terjadi sesuatu,ahmad bergegas keluar dan dia begitu kaget ada benda terang yang sangat besar akan menuju kemereka dan langsung datang pihak kepolisian semuanya disuruh untuk di ungsikan ke tempat yang jauh,semua dipindahkan dalam mobil sehingga dengan keadaan yang berdesakan itu Ahmad terpisah dari adik ibu dan ayahnya namun ia tetap digendong oleh seorang polisi namun ia merasa ada yang mencurigakan dan langsung memaksa untuk turun dan melarikan diri kembali ke dalam rumah dan mengambil jubah hitam yang panjang langsung dipakai dan membawa topeng hitam dengan corak halilintar yang diberikan oleh Drake tadi siang di pertemuan mereka,lalu dengan cepat Ahmad lari ke belakang rumah lalu dia melihat bayangan yang waktu itu menyerangnya pada malam hari,lalu bayangan itu mengatakan "sepertinya kau sudah mengetahuinya bocah" Ahmad membalas "cihhh dasar pengecut "namun dengan senyuman sinis dan agak menahan rasa kesalnya si bayangan hitam itu menjawab " mari kita lihat sejauh mana kau bertahan bocah" lalu Ahmad pergi berlari dengan tanpa sadar dia berlari dengan sangat cepat bahkan seperti tidak menginjak tanah pikir Ahmad,lalu ketika sudah sampai ditengah jalan dimana orang-orang sudah pergi ketempat yang lebih aman,dia pun sambil menatap kelangit lalu berpikir apakah itu semacam batu besar yang terbakar,lalu dia mencoba memanggil Drake yang ada di dalam alam sadarnya "Drake aku akan melihat apa yang bisa dilakukan olehku ini " dan tiba-tiba ada suara yang terdengar "bocah cobalah untuk memusatkan fokus mu ketelapak tangan mu dan lihat apa yg terjadi" lalu Ahmad dengan cepat melakukan apa yang diberitahukan Drake kepadanya dan dia mengeluarkan pancaran listrik tidak lebih tepatnya itu halilintar merah yang punya daya kuat yang sangat membahayakan,lalu tanpa disadari Ahmad kekuatan itu seperti tidak terkendali dan beberapa pencaran halilintar yang ditangannya menyebar ke beberapa rumah disana yang mengakibatkan rumah itu hancur dan tanpa basa-basi lagi Ahmad mengangkat tanganya dan melebarkan jangkauan serangannya ke arah sisi kanan badannya yang menyebabkan aliran halilintar itu mengeluarkan suara yang sangat tajam dan berisik,dari kejauhan bayangan itu melihat lalu berkata dalam pikiran nya "cukup mengesankan untuk ukuran seorang bocah mampu mengeluarkan kekuatan itu" dengan tatapan tajam memusatkan seranganya ke arah meteor itu.
__ADS_1
continued
__ADS_1