
di episode lalu Ahmad berhasil mencegah erebus dan menyelesaikan ujian nasional nya dengan cukup baik,dan kali ini Ahmad mulai beranjak mengambil tindakan untuk mencari informasi, apa saja yang akan dihadapi dan makhluk yang pernah ia temui kemarin berasal dari mana?,lalu selesai ujian nasional dia pulang kerumah menganti pakaian dan pergi ke ruang rahasianya yang tidak jauh dari belakang rumahnya yang sempat dia rapihkan selama seharian,dan ketika ia masuk dan sambil mengambil makanan kaleng dan minuman bersoda ia duduk di sofa ruang tengah dan mulai berpikir untuk memanggil Drake evil,lalu ia mengira ujung tanganya dan menempelkan darah nya ke perutnya lalu mengatakan " pemanggil Drake evil" Drake evil pun tiba dihadapannya lalu ia pun merasa " ini bocah terlalu sering memanggil ku ! apa dia kira aku tidak sibuk? menganggu saja" lalu Ahmad mengatakan " hei aku ingin bertanya kakek tua" lalu dengan wajah geram ia mengatakan " aku masih tampan meski umurku sudah hampir seratus tahun" lalu dengan wajah datar dan tidak respon dengan omongan Drake evil,sambil ingin menanyakan " hei aku ingin bertanya siapa dan dari mana mereka semua" lalu Drake evil menjawab " kau sejauh ini telah bertemu dengan dua makhluk aneh itu" lalu di jawab oleh Ahmad " ya! dan makhluk yang seperti memiliki tubuh bayangan hitam itu adalah erebus" dibalas kembali oleh Drake evil " ya dia berasal dari ras iblis,dan makhluk mempunyai badan ular di sungai kemarin lalu ia berasal dari ras setengah setan" dan Ahmad mulai serius menanggapi hal itu lalu berkata " apa cuma dua ras itu yang akan menjadi musuhku untuk kedepannya ?" lalu Drake evil mengatakan " tentu tidak! masih ada ras manusia ikan penghuni bawa air" dan semua ras tadi ialah musuh abadi dari manusia semenjak pertarungan di masa lampau",lalu Ahmad mengatakan " apa yang terjadi di masa lampau sehingga menyebabkan semua makhluk yang bermusuhan hingga saat ini" ,namun Drake evil mengatakan " semua hanya tentang kekuasaan dan keadilan yang membutakan Indra semua makhluk" lalu Ahmad pun menanyakan " lalu apakah ada renkarnasi mu sebelum aku" Drake evil mengatakan " ada,namun mereka terlalu takut untuk mengenggam takdir yang diberikan" lalu Ahmad menjawab " takdir atau sebuah kutukan?" lalu Drake evil menatap tajam lalu berkata " entah keduanya sama mampu diubah dengan tekad yang kuat" lalu Ahmad pun bertanya " lalu seberapa banyak yang harus ku lawan?" Drake pun menjawab " entahlah semuanya terlalu sulit untuk diperkirakan" dan Drake pun menanyakan " apa kau merasa bisa dan mampu mengalahkan semuanya?" lalu sedikit lama terdiam dan tertunduk Ahmad pun menoleh ke atas melihatnya dengan senyum penuh keyakinan " aku tak perlu mengalahkan semuanya ! aku hanya ingin semua kebebasan dirasakan oleh makhluk mana pun" lalu Drake tersenyum lalu berkata " kau mengingatkan ku pada suatu hal" lalu Drake pun pamit dan menghilang karena ia tidak bisa terlalu lama dan terlalu banyak memberikan bocoran informasi kepada Ahmad,itu mungkin akan membuat kisah akhirnya akan berubah,lalu Ahmad mulai duduk bersantai di sofa dan melanjutkan minum soda kaleng,lalu tak lupa berpikir untuk membuat suatu kelompok atau beberapa orang dan akan menamai organisasi nya,karena Ahmad tau jika ia masih lemah dan tidak bisa mengalahkan semuanya sendiri,dan juga dia mengerti betul kalau erebus kamren hanya awal dari banyaknya pertarungan yang akan ia hadapi,terutama ia menginginkan sebuah keadilan yang benar adil untuk semuanya tanpa adanya tolak ukur atau batasan dari apapun,lalu setelah berpikir dan ia pun berencana pulang kerumah namun sepertinya ibu dan adik serta bapaknya sangat menyukai ikan kemarin,makanya Ahmad mulai ke lantai paling dasar dan menangkap ikan secukupnya,lalu ia pun pulang dan disambut oleh adiknya yang sangat imut lalu setelah mandi mereka makan malam satu keluarga lalu ibu dan ayahnya saling memandang dan mengatakan " nak ada yang ingin bapak dan ibu bicarakan..." lalu Ahmad pun menjawab dan berhenti makan untuk sesaat " iya ibu pak,mau ngomong soal apa?" ibunya mengatakan sebentar lagi kamu akan punya adik kecil dan lucu seperti adikmu Mela yang cantik ini" dengan wajah tersenyum lalu dengan perasaan yang bahagia Ahmad pun mengatakan " alhamdulilah benarkah Bu,pak? aku sangat menyukai adik ku" dan tatapan adiknya sinis dan berkata " suka menjahili ya kak" sambil tertawa ahmad dan semua keluarganya sangat bahagia menyambut kedatangan adik baru,lalu setelah makan malam yang hangat itu adiknya nonton tv dan Ahmad pamit untuk tidur lebih awal," Bu aku tidur duluan" lalu di jawab oleh ibunya " iya nak" lalu Ahmad pun kembali ke kamarnya yang tidak terlalu bagus namun ternyata ia bukan untuk tidur,saat pintu di kunci ia mengeluarkan jubah dan topeng besinya, lalu ternyata ia mengingatkan saat didalam sungai ketika ia tengelam itu,ia mengeluarkan butiran partikel besi atau baja dan memukul ke arah makhluk ular itu namun saat itu jaraknya terlalu jauh,tapi tidak di duga ternyata ia pun mengeluarkan aliran arus listrik, jadi dapat ia simpulkan bahwa teknik atau kekuatan yang ia miliki sekarang adalah element halilintar dan pengendalian besi atau baja,dan setelah ia flashback ia pun mengeluarkan partikel besi dan mengubahnya menjadi seperti jarum yang cukup panjang dan menancapkan di lantai kamarnya lalu ia memfokuskan pikirannya kepada titik tegangan besi yang ada di luar rumahnya dan ia dengan sekejap mata berpindah tempat keluar didekat tower antena jaringan,lalu ia berdiri dengan tegak lalu melihat sekelilingnya dan berkata " aku harus merekrut setidaknya sepuluh anggota inti dalam organisasi ku ini" lalu ia terus berpindah dari tiang listrik yang satu ke yang lain sangat cepat sampai mata biasa tidak akan bisa melihat pergerakan nya,lalu Ahmad pun memikirkan untuk langsung saja ke inti pusat kota terdekat disana yaitu kota pagar alam,dengan sekejap mata ia pindah ke atas bangunan tengah kota itu, walaupun itu bukan kota besar namun disana sudah banyak terlihat pemulung yang tidak beruntung dalam hidupnya,namun setelah sampai di kota ia mengunakan jubahnya menutupi kepala sampai ke ujung kaki lalu berjalan menyelusuri kota itu,padahal disana sangat ramai namun dilihatnya banyak orang kelaparan disana terbaring kaku di pinggir jalan,dan tak lama kemudian hujan dengan rintiknya mulai datang,suasana jalan yang basah dan hujan terus semakin deras menyebabkan orang banyak berteduh atau langsung pulang kerumahnya masing-masing,namun ketika itu Ahmad mendapati orang penjaga toko nasi melemparkan anak kecil dari tokonya,lalu mengatakan " hei kau bocah pemulung jangan mencuri lagi disini" lalu anak kecil itu berdiri dengan baju basah dan berteriak " berisiikkk!!! didunia yang kejam ini tidak akan membuatku lemah...orang seperti kalian hanya mementingkan diri sendiriiiii!!!"
continued