
Di gedung balai Camp tempat team Alpa berisitrahat untuk sementara, Hanna memeriksa komputer yang tersabung dengan seluruh System Camp ini, dalam data tersebut nama dari Camp ini adalah Camp Raden Patah. Walau Hanna tidak mendapatkan perintah untuk mencari tentang data digital di Camp ini namun karena hobinya dalam system komputer ia melakukanya dan ini tidak di larang oleh rekan team atau kapten Alpa. Dari sana Hanna dapat mengetahui apa saja yang selama ini terjadi di dalam Camp, termasuk arsip CCTV.
“ Ngapain Hanna ? “ tanya Vina
“ Ngilangin stres “ Hanna tersenyum
“ Jangan keseringan di depan komputer, di luar sana banyak laki laki tampan “ Vina
“ Vina sayang, Komputer itu bagi ku dunia yang tak terbatas dari sini aku bisa melihat apa yang aku inginkan “
“ Sayangnya komputer gak bisa puasin hasrat wanita mu kan “ sindir Vina
“ Biarin “ balas Hanna
Mereka pun tertawa bersama. Roni berkeliling Camp bersama dengan Higin.
“ Kapten tempat ini kenapa ya di tinggalkan, aku merasa ada yang aneh “ Roni
“ ISR pasti mengevakuasi semua, lagi pula tidak ada tanda tanda bekas mayat atau Infected disini “ Higin
“ Tapi tempat ini terlalu tenang, harusnya BOW menambahkan sebagai rute pelarian kita bukan “ Roni
“ Setidaknya jangan di laporkan lokasi ini, aku punya firasat lain “ Higin
“ Dari semua Camp kecil baru kali ini aku melihat Camp yang memiliki tembok yang kokoh dan tebal padahal tidak ada infected disini “ Roni
Deva sedang asik merawat senjatanya sambil bersiul dan meminum Kopi. Ralp membangun sebuah monumen dengan tulisan R,I,P LUCY beserta tanggalnya. Siang itu Higin memanggil semua orang. Dan Hanna tiba tiba menangis seperti anak kecil melihat monumen tersebut. Walau hanya sebuah nama tidak ada fhotonya tapi dalam kepalanya penuh akan kenangan dengan Lucy.
“ Disini akan kita jadikan monumen peristirahatan Lucy Arc Philia, ia seorang tentara dengan pangkat Sersan Dua, Salut ! “ Higin dengan nada tegas
Mereka pun memberikan hormat di depan monumen peristirahatan, Hanna menahan suara tangisnya dan turut memberikan hormat.
“Otdyelyeneye, Smirnah ! “ Higin
[Squad perhatian !]
__ADS_1
Semua orangpun dalam posisi siap.
“ K’nahg Ye “ Higin kembali memberikan perintah
[Siapkan Senjata ]
Setiap orang mengambil senjatanya masing masing yang ada pada mereka, ada yang menggunakan pistol, dan senapan yang di rubah modenya menarik triger untuk satu tembakan.
“ Ogon ! “ Higin
Triger pun di tarik hingga terdengar suara tembakan.
“ Halt “ Higin
Semua orang disana pun berhenti namun tetap dalam ke adaan siap menembak ke udara.
“ Ogon ! “ Higin
Kedua kalinya mereka menarik triger senjata
“ Halt “ Higin
“ Ogon ! “ Higin
Senjata di tembakan kembali, ini merupakan pemakaman militer yang di lakukan oleh mereka, dengan air mata yang membasahi pipi masing masing orang yang ada disana kecuali Higin.
“ Na Plye Cho ! “ Higin
Mereka kembali ke barisan dan mengunci senjata api mereka lagi. Dan kembali dalam posisi siap.
“ Silahkan maju ke depan untuk mengucapkan salam terakhir “ Higin
Pertama adalah Vina yang maju ia mengatakan apa yang ada di hatinya bahkan ada beberapa kata makian karena ia sangat kesal Lucy duluan pergi meninggalkan neraka dunia ini, lalu di lanjutkan dengan yang lain hingga terakhir adalah Hanna.
“ Lucy.. Aku tidak tahu mau mulai dari mana, kamu salah satu orang yang aku anggap seperti adik ku sendiri, kamu juga sangat jahil dan kini aku sangat merindukan kejahilan mu, setidaknya disana jangan lupa mandi ya soalnya kamu itu sangat sulit untuk di suruh mandi, dan kamu juga sangat manja, aku ingin sekali memeluk mu. Kita tahu malaikat maut sewaktu waktu memeluk kita dan pada akhirnya kamu duluan, padahal kita berharap kalo bisa kita sama sama di peluk oleh malaikat maut dan jika tidak seperti yang pernah kita bicarakan dulu, jika salah satu kita duluan bertugas ke tempat yang jauh, maka kita harus tetap berusaha hidup demi orang yang bertugas ke tempat yang jauh tersebut, jadi jangan khawatir aku tidak akan melanggar janji kita “
__ADS_1
Vina pun menangis lagi tersendu sendu hingga kedua lututnya terasa lemas teman temanya membairkan Hanna sendirian.
“ Aku tau kamu sangat ke hilanganya “ Bisik Deva dalam hatinya
Seharian menangisi Lucy di Monument yang di buat khusus, Hanna pun kembali tersenyum, semangat dan mentalnya sudah pulih. Matahari mulai terbenam lampu penerangan di nyalakan. Alaran jika ada infected juga telah di nylakan oleh Hanna lewat system kendali jarak jauh pada komputer server yang ada di Camp Hal.
Sementara itu Lena dan Team Fox terus bekerja dalam memodifikasi mobil dan truck yang nanti akan mereka gunakan untuk keluar dari Camp ini. Higin datang menghampiri Lena, sesuai dengan janji Lena mereka mulai minum sambil merokok. Begitu juga teman teman yang lain. Sedangkan Hanna masih di depan komputer mengawasi sekitar dan membuat pemetaan dengan Drone. Tiang pemancar di sambungkan ke Drone untuk menambah jarak tempuhnya begitu juga batre yang digunakan, drone tersebut memiliki tehnologi dalam mengenali Infected lewat kameranya dan juga dapat bergerak sendiri sesuai jalur yang sudah di buat.
“ Rekaman audio ?” Hanna
Ia memutar file tersebut
“ Aku Artur, unit kami sudah dikalahkan, aku bersama dengan seorang anak kecil yang penting tapi kami terkurung dan terdesak, kami mohon tolonglah kami di city hal “
Audio tersebut berdurasi selama sepuluh menit dengan kata kata permintaan tolong dari seorang bernama Artur. Melihat tanggal yang sudah lama tersebut, Hanna mencari file rekaman cctv Camp ini pada tanggal yang sama dengan file audio tersebut, disana terlihat ISR sedang sibuk dengan mengevakuasi, karena ini rekaman cctv tidak memiliki suara jadi hanya bisa menganalisa dari gambar.
Hanna pun menemukan catatan di sebuah file dalam komputer, sepertinya orang yang mengoperasikan komputer ini dengan rutin membuat catatan dan ini terlihat dalam berbagai macam jenis file dengan folder yang di sembunyikan. Didalam folder tersebut Hanna menemukan informasi tentang Camp ini. Dan disana di tulis bahwa Infected setiap dua hari sekali akan menyerang Camp ini, dan berkali kali orang orang bertahan dengan membunuh Infected tapi jenis Infected disini sangat berbeda dengan Infected yang ada disana.
Infected yang bisa terbang dengan tubuh besar, di tengah tengah tubuhnya ada mayat manusia yang telah menjadi infected, lalu Infected dengan tubuh besar yang bisa menyemburkan racun, Infected perempuan yang bisa mengambil benda apapun di sekitarnya lalu melemparkan kepada orang orang, beberapa infected juga bisa melompat dan menerjang serta menggunakan senjata tumpul sebagai senjatanya.
“ Semua, sepertinya kalian harus ke sini “ Hanna lewat radio komunikasi
“ ada apa Hanna ? “ Higin
“ Aku menemukan catatan harian dalam bentuk digital di dalam komputer “ Hanna
“ Semua ayo ke tempat Hanna “ Higin
“ Copy “
Sesampainya di temapt Hanna, Hanna menunjukan file tersebut dimana Higin membacanya agar dapat di dengar semua orang, dalam file tersebut juga di katakan bahwa Infected dapat bekerjasama dalam penyerangan, karena mereka memiliki pola yang sangat rapi, tapi masih belum di ketahui bagaimana caranya mereka berkomunikasi. Itu terlihat dari setiap susunan mereka menyerang dan cara mereka menyerang target dengan arahan dan itu dapat di lihat pada cctv dengan folder System yang sengaja di sembunyikan karena pada saat itu ISR menghapus informasi dengan alasan mencegah sebuah kepanikan jadi file file ini di simpan agar tidak di ketahui untuk orang orang yang datang ke tempat Camp ini jika mereka beruntung menemukan informasi penting dalam pertahanan Camp.
Pada serangan Infected biasanya terjadi pada hari ke tiga saat malam matahari terbenam, pada saat itu jenis jenis infected bermunculan dan mereka sangat agresive, bahkan mereka dapat berlari seperti layaknya manusia normal. Radio yang terdengar bernama Artur adalah orang yang berhasil diselamatkan namun ISR tidak memperbolehkan Camp ini untuk bergerak hingga tidak ada kabar lagi terhadap Artur.
Virus Osiris memiliki daya tahan yang tidak pernah di berikan informasinya dimana Virus O tersebut dapat bertahan di terbuka selama dua puluh empat jam, kecuali terhadap air, dari semua hewan di gunung yang tidak terjangkit oleh Virus Osiris adalah Rusa dan Beruang tapi mereka menjadi agresive jika di serang. Aku sarankan kalian untuk bertahan selama semalaman suntuk untuk membunuh Infected atau keluar dari tempat ini selama kalian sempat.
__ADS_1