Lazy Player

Lazy Player
chapter 2


__ADS_3

arsya yang menghilang karena di paksa untuk pergi ke ibu kota solia untuk masuk akademi,


'ah aku tidak ingin hidup formal seperti itu, sudah cukup di kehidupan ku dulu belajar dan bersosialisasi, terus ketika aku tiba tiba di panggil ke dunia paralel, aku di nobatkan menjadi pahlwan karena tidak secara sengaja mencabut pedang suci yang ada di halaman istana, berlatih pedang dan control mana hingga di tingkat tidak ada yang bisa mengalahkan aku, tapi aku malah mati karena cursed death dari raja iblis, sekarang aku ingin di kehidupan melakukan apa yang ku mau, seperti tidur siang yang lama, berguling guling di kamar sambil makan cemilan , membaca buku terus tidur ,ahhh aku ingin kedamaian diri", gumam arsya di pikiran nya sambil bersembunyi di lemari gudang bekas gaun ibunya,


untuk memeriksa sekitar ars menggunakan mana nya dengan cara menyebar nya ke seluruh kastel agar dia tau apa yang di lakukan semua orang,


di ruangan kerja sang duke agra yaitu ayah arsya sedang pusing memikirkan dimana anaknya bersembunyi,


"dimana anak itu bersembunyi, apa selama beberapa tahun hidup malas malasan masih tidak cukup baginya hah"


ariel menghela nafas panjang,

__ADS_1


"tenanglah sayang, kita tidak boleh memaksa nya, seharusnya kita mendukung apa yang dia putuskan"


"itu tidak bisa sayang, keluarga duke agra terkenal karena keahlian pedang nya seantero benua ini, aku memerlukan penerus yang kompeten, agar tidak membuat malu nama dan gelar duke ini"


"menurut ku ars itu sangat kompeten, keahlian berpedang nya sudah teruji di umur 10 tahun dia bisa mengalahkan seorang paladin dan jenderal istana, terus dia berhasil mengimbangi mu dalam adu pedang murni, sedangkan keahlian berpikir nya , kamu sudah tau bagaimana selama ini ars sayang"


"ya ya aku salah, dia sangat kompeten, aku tau dia begitu, tapi dia perlu setidaknya bersosialisasi dengan bangsawan lain dan anak anak yang seumuran nya"


"kalau kamu ingin begitu, semangat sayang, kamu harus menemukan nya hehe"


'ini seperti cara seorang asassin untuk memantau daerah nya, biasanya penyihir menyebutnya sihir pencarian atau pengamatan' gumam ariel di pikiran nya , sambil melacak di mana sumber mana itu berasal, di pura pura sakit perut agar bisa keluar dari ruangan tanpa gelagat yang mencurigakan, dia tidak ingin membuat sang pemantau ini mengetahui bahwa dia sedang melacak nya,

__ADS_1


ariel berjalan dari lantai 2 ke lantai 4 kastel terus menuju gudang pakaian dan membuka gudang itu , ada banyak lemari disana,


arsya melihat ada yang datang , dia langsung menenangkan nafas dan mengatur mana nya agar menyatu dengan daerah sekitar seperti kamuflase,


"keluar lah kamu, aku tau kamu di dalam sini bersembunyi, jika kamu tidak keluar dengan sendiri aku akan menebasmu kalau tidak bisa aku akan membakar tempat ini"


teriak ariel di ruangan itu,


-gulp


ars menelan ludah karena ancaman dari ayahnya,

__ADS_1


'ini bahaya jika ayah melakukan itu, kalau aku keluar artinya aku yang kalah, hmm'


arsya memikirkan sebuah cara untuk keluar dari situasi nya sekarang,


__ADS_2