Lazy Player

Lazy Player
chapter 7


__ADS_3

keseharian arsya setelah ke akademi untuk mengambil seragam nya, hanya makan, melatih control mana, tidur, makan ,melatih control mana, tidur, siklus ini berulang-ulang hingga 3 hari kemudian saat hari masuk ke akademi tiba,


arsya bangun di pagi hari ,dia di bangunkan maid pribadi nya sendiri, dan ibu nya juga ikut terlibat karena arsya sangat berat untuk mengangkat badan nya sendiri ke kamar mandi, sehingga maid di suruh ersa untuk mengangkat nya ke kamar mandi,


setelah mandi, dia memakai seragam, dan di tata rapi oleh ibu nya,



"hmm ternyata memang cocok emblem keluarga itu di rambutmu sayang"


"wahh perpaduan tampan dan kecantikan menyatu di tuan muda, gadis siapa aja pasti akan jatuh hati melihat mu tuan muda"


ars melihat kecermin untuk memeriksa hasil dari ibu nya dan maid,


"kenapa aku harus memakai ini di kepala seperti bros bu, aku ini seorang cowo"


"tidak apa-apa, itu bagus untuk mu, kamu keren"


mata berbinar ibu dan maid yang tiba tiba mimisan ketika melihat nya,


'mungkin ini di sebut keren di dunia ini, mungkin begini tipe cowo idaman cewe di sini huhhh'


ars menghela nafas,


"sudahlah, mari sarapan dulu"


kata ersa,


sarapan pagi keluarga duke agra pun di mulai ketika semua keluarga duduk di kursi dan makanan mulai datang,


mereka menyantap dengan antusias sambil menatap ars,


"itu cocok untuk mu ars"

__ADS_1


"ayah mengejek ku ya?"


ars menjawab datar kepada ayah nya yang benar benar memuji penampilan diri nya,


ars masuk ke kereta kuda pribadi nya , dan berangkat menuju akademi,


ketika tiba di akademi ars turun dari kereta kuda, dan melangkah memasuki gerbang,


tidak terlihat 1 orang pun yang seperti dirinya yaitu sebagai murid baru di halaman depan akademi dan hanya ada 1 orang yang menjaga di depan gerbang masuk,


"permisi, apakah anda Arsya D agra?"


arsya menjawab orang itu,


"ya, itu aku"


"ah maaf sebelumnya atas ketidaksopanan saya yang tidak bisa mengenali dirimu, saya murid tahun ke 2 yang di tugaskan untuk mengarahkan mu ke aula tempat acara penyambutan murid baru di akademi, nama saya kelvin Fredrick, putra pertama dari count alves fredrick, salam kenal tuan"


"iya salam kenal, aku arsya, panggil saja ars, apa aku terlambat untuk acara itu?"


"ayo"


kelvin berjalan di depan , dan ars mengikutinya di belakang dengan wajah datar seakan akan dia ingin tidur,


sesampainya di aula , kelvin mempersilahkan ars duduk dan dia pergi setelah memberi hormat pada ars dengan menunduk, kelvin naik ke atas panggung di aula,


'pangkat bangsawan memang sangat berpengaruh di dunia ini, untunglah aku terlahir sebagai putra seorang duke, jika tidak aku harus belajar cara melayani bangsawan yang pangkatnya lebih tinggi'


gumam ars yang bersandar santai di bangkunya,


murid murid yang di sekitar nya menegang ketika melihat kelvin fredrick memberi hormat pada murid baru yang tidak mereka ketahui, sedangkan kelvin sendiri sudah terkenal kelihaian nya sebagai penyihir angin dan pengguna tombak, dan menjadi seorang juara di kompetisi skill di akademi, setelah mengalahkan angakatan dan senior nya,


'siapa anak itu?, dia membuat senior kelvin memberi hormat '

__ADS_1


'yang pasti dia memiliki pangkat di atas count, dan tidak mungkin dia lebih hebat dari sang juara kompetisi tahun dulu yang bisa mengalahkan para senior lainnya'


'bla bla......'


'bla....'


pembicaraan berbisik antar murid baru yang melihat itu terus di terjadi,


"hei lisa, dia benar benar datang sebagai murid baru terlebih lagi dia berada dibangku spesial yang artinya kemampuan sihir dan bertarung nya di atas rata rata atau bisa di bilang jenius"


"somiii, diamlah, sambutan sedang di lakukan senior kelvin sekarang, jangan membuat keributan "


lisa fokus memperhatikan pidato


"itu ars lisaaa..... coba lihat dulu"


somi menarik muka lisa ke arah kursi ars duduk,


lisa terkejut ketika melihat itu benar benar ars,


"hmm sepertinya kamu tadi terlalu fokus dengan acara sambutan sehingga tidak melihat sekitar mu"


"itu benar benar ars, dia duduk di barisan kursi murid spesial, terlebih lagi dia duduk di barisan pertama dari 5 orang yang disana"


"nah aku juga terkejut melihat ini lisa, aku kira dia hanya hebat dalam bertarung, ternyata sihir nya juga hebat, dia di kursi pertama murid spesial, terlebih lagi senior kelvin yang tidak pernah menunduk kepada putra atau pun putri bangsawan yang pangkatnya sama atau pun diatas nya, malah menunduk padanya, siapa ars itu sebenarnya?"


"dia pria yang hebat, "


"apa kita akan mengobrol dengan nya nanti ketika acara ini selesai?"


"ah tidak, dia berada di kelas spesial yang di sediakan untuk murid yang kemampuan nya di atas rata rata, aku malu menemui nya karena aku hanya seorang pemanah"


"jangan begitu liss, kemampuan mu memanah itu di atas semua orang disini, keluarga mu itu adalah penghasil sniper terbaik kerajaan avalon, kamu harus bangga akan itu, dan temuilah dia nanti bersama ku"

__ADS_1


omongan 2 gadis ini terus berlanjut .....


sedangkan arsya yang tidak tau apa -apa bahwa dirinya akan di masukan ke kelas spesial ayah duduk dengan santai sambil memejamkan matanya,...


__ADS_2